shadow

Tumbuhkan Minat Baca Anak, Ini Yang Dilakukan Indonesia-Singapura

Tumbuhkan Minat Baca Anak, Ini Yang Dilakukan Indonesia-Singapura

Tumbuhkan Minat Baca Anak, Ini Yang Dilakukan Indonesia-Singapura

Tumbuhkan Minat Baca Anak, Ini Yang Dilakukan Indonesia-Singapura
Tumbuhkan Minat Baca Anak, Ini Yang Dilakukan Indonesia-Singapura

Indonesia dan Singapura memiliki semangat yang sama dalam memajukan pendidikan. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan meningkatkan minat baca. Kali ini sasarannya untuk anak-anak di Jogjakarta.

Singapore International Foundation (SIF) bekerja sama dengan Badan Perpustakaan

dan Arsip Daerah (BPAD DIY) Daerah Istimewa Jogjakarta, menggagas perpustakaan keliling Words on Wheels (WoW) SIF kepada lebih dari 5 ribu siswa. Program ini akan dilakukan selama tiga tahun.

Singapore International Volunteers (SIV) memperkenalkan alat pembelajaran interaktif kepada anak-anak, serta melakukan pelatihan kepada staf dan pustakawan BPAD DIY.
Tumbuhkan Minat Baca Anak, Ini Yang Dilakukan Indonesia-Singapura
Program perpustakaan keliling Words on Wheels (WoW) (Istimewa)

WoW merupakan suatu program unggulan SIF yang diluncurkan pertama kali pada tahun 2011

dan telah dilaksanakan di Hanoi dan Ho Chi Minh Vietnam, Jaffna Sri Lanka dan Bandung Indonesia.

“Menghadirkan kegembiraan dalam kegiatan membaca dan konsep pembelajaran yang mampu menjangkau sekolah-sekolah di Yogyakarta. Hal ini juga menghubungkan anak-anak Yogyakarta ke dunia yang lebih luas di luar lingkungan sekitar mereka,” kata Direktur Eksekutif SIF, Jean Tan dalam keterangan tertulis, Senin (13/11).

Selama tiga tahun ke depan, empat kali dalam sepekan, WoW Yogyakarta akan memberikan akses gratis terhadap materi pendidikan berbahasa Inggris dan berbahasa Indonesia, bahan pelajaran di bidang teknologi informasi dan fasilitas pembelajaran kepada 10 sekolah di Yogyakarta.

Lebih dari 150 Singapore International Volunteers (SIV) akan melakukan kunjungan bulanan s

elama tiga tahun yang ditujukan untuk menumbuhkan minat baca. Kegiatan WoW secara resmi diluncurkan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Singapura Yaacob Ibrahim, Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta Budi Wibowo menjelaskan dengan bergabung bersama untuk berbagi sumber daya dan keahlian dalam memecahkan tantangan bersama, tentu bisa meraih tujuan yang lebih besar. Hasilnya yaitu dengan mewujudkan gerakan membaca menjadi budaya.

“Badan Perpustakaan dan Arsip Yogyakarta selalu berusaha memperkuat pendekatan kami agar anak-anak tertarik untuk membaca dan merasakan cara baru dalam mengakses pengetahuan, dan kami menyambut baik kerja sama ini,” paparnya.

 

Baca Juga :