shadow

Surat Edaran Disdik Diprotes Ortu Siswa

Surat Edaran Disdik Diprotes Ortu Siswa

Surat Edaran Disdik Diprotes Ortu Siswa

Surat Edaran Disdik Diprotes Ortu Siswa
Surat Edaran Disdik Diprotes Ortu Siswa

Orang tua (Ortu) siswa Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud)

di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyayangkan surat edaran keluaran Dinas Pendidikan (Disdik) KBB.

Pasalnya dalam surat bernomor 500/4403-bid.SD/2018 tanggal 21 Nopember 2018 tersebut meminta seluruh guru dan kepala sekolah mengikuti gerak jalan untuk memperingati Hari PGRI ke-73, di Kantor Pemkab Bandung Barat Ngamprah pada hari ini, Kamis (22/11), serta memberi dispensasi siswa SD diberikan tugas belajar di rumah.

Hal ini menuai protes orang tua siswa. Mereka menilai tak selayaknya Dinas Pendidikan meliburkan sekolah hanya karena agenda seremonial. Guru seharusnya tak meninggalkan tugas pokok mengajar dan KBM berjalan normal.

Agus Hariyanto (46), salah satu orang tua siswa SD negeri di Ngamprah menilai,

sebaiknya jika kegiatan melibatkan semua guru dilaksanakan pada hari libur sekolah.

“Saya juga tahunya anak saya libur karena gurunya nggak ada,” ucapnya, Kamis (22/11).

Senada dengan Agus, Kepala UPT Pendidikan Cililin, Hidayat mengatakan, saat akan meliburkan sekolah, timbul pertanyaan dari sejumlah komite sekolah dan orang tua siswa yang menyayangkan KBM mesti terhenti.

Atas dasar itu dirinya memerintahkan KBM tetap berjalan seperti biasa.

Hanya perwakilan tiap sekolah saja yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Khusus untuk wilayah UPT Cililin kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasa, kami hanya mengirim perwakilan sebanyak 150 orang. Kalau untuk meliburkan sekolah demi acara tersebut saya kira kurang baik karena tugas pokok ditinggalkan,” ungkapnya.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/c0jbsCdefue2OHhUvmiEl