shadow

Stan Kemendikbud Raih Penghargaan AMH 2018

Stan Kemendikbud Raih Penghargaan AMH 2018

Stan Kemendikbud Raih Penghargaan AMH 2018

Stan Kemendikbud Raih Penghargaan AMH 2018
Stan Kemendikbud Raih Penghargaan AMH 2018

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang berpartisipasi

dalam Public Expose and Public Service Exhibition, Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2018 berhasil meraih penghargaan Anugerah Media Humas (AMH) 2018 sebagai Stan dengan Pelayanan Terbaik. Pengumuman peraih penghargaan untuk kategori stan pameran tersebut dilakukan pada malam penganugerahan AMH 2018, Selasa (4/12/2018) di Kota Tangerang, Banten. Trofi diterima oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud, Ari Santoso.

“Prestasi ini merupakan kerja keras kita semua. Tentu ini bukan akhir dari perjuangan karena sesungguhnya yang utama adalah mempertahankan dan meningkatkan kerja baik, kerja cepat, dan kerja yang penuh rasa melayani yang tinggi,” ujar Ari usai menerima penghargaan.

Dalam ajang tersebut, Kemendikbud juga berhasil masuk sebagai nominator untuk dua kategori, yaitu media sosial dan pelayanan informasi melalui internet (website). Penghargaan AMH menjadi lambang supremasi bagi insan humas pemerintah yang diselenggarakan setiap tahun oleh Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Stan Kemendikbud sendiri mengetengahkan tema “Cerdas Digital Berkarakter”

yang menampilkan sejumlah layanan yang dapat diakses masyarakat dengan mudah. Layanan tersebut antara lain simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), informasi kebijakan yang dapat diakses secara digital melalui layar sentuh dan bahan-bahan cetakan, aplikasi pemanfaatan hasil ujian nasional (UN), simulasi UN berbasis komputer, serta tutorial penggunaan portal Rumah Belajar dengan sensor tiga dimensi.

Selain itu, pengunjung pameran juga dapat menjajal diri layaknya pembawa acara pada TV Edukasi, berfoto pada sampul depan Majalah Jendela, dan mengamati replika rangka manusia yang ditemukan di situs Gua Harimau, Sumatra. Stan Kemendikbud juga diramaikan dengan permainan virtual yang mengasah kemampuan dalam mencetak gol pada pertandingan sepak bola. Area permainan ini tampak selalu penuh dengan pengunjung pria.

Beragam kuliner hasil olahan peserta didik SMK Negeri 3 Kota Tangerang juga disuguhkan untuk para pengunjung pameran. Salah satu makanan yang menarik untuk dicoba adalah olahan ubi ungu yang diberi bumbu gurih dengan campuran bihun dan potongan ayam. Rasanya mirip dengan risoles namun dengan sensasi rasa ubi yang memikat.

Ada pula pojok kreasi yang dihasilkan oleh siswa-siswi SMA Negeri 61 Jakarta

. Salah satunya adalah kreasi dari clay tepung. Di area ini, pengunjung diajak mengolah tepung menjadi adonan yang dapat dibentuk menjadi berbagai macam kreasi, seperti bentuk hewan maupun aksesoris tertentu. Ada pula pojok menggambar yang disiapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas) bagi pengunjung cilik yang ingin berkreasi lewat media kertas.

Dalam pelaksanaan pameran SAIK 2018, Kemendikbud melibatkan seluruh unit utama di lingkup Kementerian. Area stan sepanjang 27 meter digunakan untuk memublikasikan kebijakan pendidikan dan kebudayaan yang telah, sedang, dan akan dilakukan Kemendikbud

 

Sumber :

http://devitameliani.blog.unesa.ac.id/makna-proklamasi-bagi-indonesia

Racer Resmi Akuisisi Perusahaan Audio Terkenal THX

Racer Resmi Akuisisi Perusahaan Audio Terkenal THX

Racer Resmi Akuisisi Perusahaan Audio Terkenal THX

Racer Resmi Akuisisi Perusahaan Audio Terkenal THX
Racer Resmi Akuisisi Perusahaan Audio Terkenal THX

Razer™, merek lifestyle terkemuka untuk para gamer

hari ini mengkonfirmasi akuisisi mayoritas aset THX Ltd. serta seluruh karyawan dan manajemen. Informasi detil mengenai jumlah transaksi yang telah diselesaikan awal bulan ini tidak disertakan.

“Razer memiliki visi untuk berinovasi di setiap level hiburan yang sejalan dengan visi THX sejak berdiri lebih dari 30 tahun yang lalu,” kata Min-Liang Tan, Co-Founder dan CEO Razer dalam keterangan resminya, Rabu (19/10/2016)

 

Menurutnya Akuisisi ini semakin menguatkan posisi Razer

sebagai pemimpin dalam industri game dan memperluas jangkauan Razer pada level hiburan sembari mengembangkan THX menjadi perusahaan global yang kuat dan independen.THX akan beroperasi sebagai startup independen dengan manajemen terpisah dari induk perusahaan. Bidang teknologi audio diizinkan untuk menjalin kerjasama dengan produsen produk, penyedia layanan dan rekanan finansial selain Razer.

“THX telah mempertahankan posisi sebagai salah satu pemimpin di bidang sertifikasi teknologi audio terdepan di dunia selama lebih dari 30 tahun. Razer yang memiliki fokus pada kualitas, desain dan inovasi, sejalan mendukung visi kami untuk mengoptimalkan dan menghadirkan audiovisual terbaik untuk audiens kami di seluruh dunia,” kata Laurie Fincham, senior vice president Audio Research & Development THX.

 

Sementara Ty Ahmad-Taylor, CEO THX mengungkapkan

pihaknya akan fokus selalu memastikan bahwa semua orang dapat memiliki kualitas hiburan terbaik terlepas dari media pilihannya. Kini bersama Razer kami dapat terus melanjutkan dan memperkuat lini usaha kami sembari memberikan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

“Sebagai perusahaan yang berdiri sendiri, THX akan bekerjasama dengan Razer dan tetap melanjutkan pelayanan terhadap rekanan industri kami untuk menghadirkan produk-produk terbaik kepada konsumen,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Tan, “THX memiliki nilai yang kuat dalam kompetensi dengan sertifikasi, audio optimisasi dan pengembangan property intelektul. Kami berharap Ty, Laurie, segenap tim dan karyawan THX terus memimpin teknologi dan inovasi audiovisual di dunia.”

Baca Juga : 

I Fashion Festival Persembahkan Lifestyle

I Fashion Festival Persembahkan Lifestyle

I Fashion Festival Persembahkan Lifestyle
I Fashion Festival Persembahkan Lifestyle

Selain pagelaran busana oleh para desainer Indonesia

acara bertajuk I Fashion Festival (IFF) yang digelar MNC Fashion bersama dengan MNC Channels dan MNC Lifestyle juga mempersembahkan berbagai penghargaan. Ada dua penghargaan yang diberikan dalam event ini, yaitu Lifestyle Award dan Fashion Award.

Untuk Lifestyle Award memiliki enam kategori, yakni Artis Film, Musik, Olahraga, Pendidikan, Sosial, dan Kecantikan. Sementara untuk Fashion Award memiliki dua kategori, yakni Best Fashionista dan Lifetime Achievement.

“Tujuan award ini untuk memotivasi mereka

dan memberikan apresiasi kepada mereka. Karena setiap orang itu kan kalau diapresiasi itu pasti mempunyai tantangan lebih. Jadi dengan apresiasi itu dapat memberikan sesuatu yang baik buat mereka untuk berkarya lebih baik lagi,” ujar Chairwoman MNC Channels & HighEnd Magazine Liliana Tanoesoedibjo.

Tahun ini, Lifestyle Award dan Fashion Award dianugerahkan kepada sejumlah tokoh dan selebritas wanita yang sudah tidak asing lagi. Mereka semuanya berprestasi dan juga bisa memberikan inspirasi bagi semua orang. Berikut para pemenang Lifestyle Award dan Fashion Award.

Lifestyle Award:
Artis Film: Cut Mini
Musik: Lea Simanjuntak
Olahraga: Sri Wahyuni
Pendidikan: Alyssa Soebandono
Sosial: Maria Harfanti
Kecantikan: Heidy Kandou

 

Fashion Award:

IFF Fashion Award
Best Fashionista: Maria & Elizabeth Rahajeng
Lifetime Achievement: Rima Melati

Sementara, fashion show IFF menampilkan karya dari enam desainer ternama Indonesia. Opi Bachtiar, Rinda Salmun, Deden Siswanto, Barli Asmara, Ali Charisma, dan Ghea Panggabean memamerkan karya terbaik mereka yang banyak menggunakan warna-warni dan kain khas Nusantara sesuai tema IFF kali ini, The Colors of Indonesia.

Salah satu desainer, Rinda Salmun, menampilkan koleksi spesial dengan menggunakan kain tenun Garut. “Di IFF malam ini saya menampilkan koleksi spring summer 2017 yang sebenarnya belum pernah ditampilin di Jakarta. Jadi spesial di IFF ini untuk pertama kalinya. Dan yang makin special ini saya menggunakan kain yang berbeda. Ini pertama kalinya saya pakai kain tenun, tenun Garut,” kata dia.

Sumber : https://how.co.id

Manjakan Penggemar Setia, UBS GOLD

Manjakan Penggemar Setia, UBS GOLD

Manjakan Penggemar Setia, UBS GOLD

Manjakan Penggemar Setia, UBS GOLD
Manjakan Penggemar Setia, UBS GOLD

sejak 1981 di Surabaya, PT UBS dikenal sebagai UBS GOLD

Pusat Emas Model Baru yang terbaik, terlengkap, dan terpercaya di kalangan industri serta pebisnis perhiasan emas di Indonesia dan dunia selama 36 tahun.

Selama tiga dekade lebih, UBS GOLD terus mengalami pembaharuan dalam segi desain produk, teknologi, manajemen, dan aktivitas pemasarannya sambil mengikuti perkembangan zaman. Hingga saat ini perhiasan emas UBS tersedia di jaringan toko-toko emas di Indonesia dan telah diekspor ke mancanegara.

UBS GOLD aktif berkomunikasi dengan para Sahabat Emas di seluruh Indonesia melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram untuk memperkenalkan tren-tren perhiasan emas terbarunya. Seiring makin tumbuh dan aktifnya komunitas Sahabat Emas ini, mereka telah berulang kali meminta UBS GOLD untuk menghadirkan online store sebagai pelengkap jaringan distribusi yang sudah ada.

Untuk menjawab permintaan tersebut, UBS GOLD

menghadirkan UBS Lifestyle.com. Melalui UBS Lifestyle.com inilah, Sahabat Emas dapat melihat dan membeli langsung koleksi perhiasan emas dari UBS dengan cara yang nyaman serta aman.

UBS GOLD menjadi besar karena dukungan para toko emas konvensional. Maka lahirnya online store ini diharapkan tidak mengambil alih konsumen yang biasa belanja di toko emas konvensional. Justru diharapkan bisa memperluas basis konsumen UBS dengan memenuhi kebutuhan belanja online.

Saat ini UBS telah menjadi produk ternama di pasar perhiasan emas di Indonesia dan terpandang di dunia internasional. Pada 2009, UBS mendapat kepercayaan dari perusahaan batu permata terbesar dunia yaitu Swarovski Gems untuk bekerja sama secara resmi. Kedua perusahaan ini mengeluarkan koleksi perhiasan emas putih 18K Swarovski Simulated Diamonds dengan merek “StarShine”.

 

Secara eksklusif

UBS menjadi satu-satunya perusahaan perhiasan emas yang mengantongi izin memakai logo Swarovski Simulated Diamonds dalam packaging maupun aktivitas promosi dan iklannya. Sejak 2009 pula, UBS adalah sponsor resmi mahkota emas Miss Indonesia serta perhiasan emas yang dikenakan pada ajang Miss World.

Demi mendekatkan perhiasan emas dengan dunia fashion Indonesia, maka UBS GOLD turut menjadi sponsor resmi dari Jakarta Fashion Week 2017 serta LPM 2016 & LPA 2017. Tak berhenti di situ, UBS GOLD melanjutkan misi mulianya yakni mengajak para wanita Indonesia untuk tampil cantik dan bijak dengan perhiasan emas karena emas mempunyai nilai investasi kekal.

Sumber : https://merekbagus.co.id/

Zuckerberg Sumbang $120 Juta untuk Sekolah Negeri di San Fransisco

Zuckerberg Sumbang $120 Juta untuk Sekolah Negeri di San Fransisco

Zuckerberg Sumbang $120 Juta untuk Sekolah Negeri di San Fransisco

Zuckerberg Sumbang $120 Juta untuk Sekolah Negeri di San Fransisco
Zuckerberg Sumbang $120 Juta untuk Sekolah Negeri di San Fransisco

Sejumlah $5 juta pertama dari $120 juta akan diberikan kepada sekolah

di kawasan Ravenswood and Redwood City, San Francisco untuk membantu proses transisi siswa dari tingkat 8 ke tingkat 9.
CEO Facebook Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, memberikan sumbangan $120 juta kepada sekolah negeri di kawasan teluk San Francisco. Sumbangan yang dibahas pasangan ini Selasa dalam wawancara ekslusif dengan Associated Press, akan diberikan dalam periode lima tahun ke depan.

Sumbangan ini merupakan alokasi terbesar dari $1.1 milyar nilai saham Facebook yang tahun lalu dijanjikan pasangan ini untuk lembaga non profit Silicon Valley Community Foundation.

“Pendidikan sangat mahal dan sumbangan ini hanya sedikit dari jumlah besar yang dibutuhkan,”

kata Chan, seorang dokter anak, dalam wawancara di Menlo Park, California, kantor pusat Facebook. “Apa yang kami coba lakukan adalah menjembatani perubahan dengan menjajaki dan mendukung promosi pengembangan model dan terobosan baru.”

$5 juta pertama dari $120 juta akan diberikan kepada sekolah di kawasan Ravenswood and Redwood City, San Francisco dan akan berpusat pada pelatihan dasar, teknologi ruang kelas dan membantu proses transisi siswa dari tingkat 8 ke tingkat 9. Pasangan ini dan yayasannya yang disebut “Startup: Education”, menentukan prioritas keperluan, berdasarkan diskusi-diskusi dengan staf administrasi sekolah dan tokoh setempat.

Chan yang berusia 29, dan Zuckerberg, 30, menjalankan kegiatan filantropi sebagai tema

utama kehidupan rumah tangga mereka. Keduanya memberikan sumbangan dengan rekor tertinggi pada 2013. Sumbangan $1.1 milyar ini mengalahkan sumbangan sebesar $500 juta yang diberikan pasangan ini tahun sebelumnya kepada Yayasan Silicon Valley, yang membantu para donor mengalokasi bantuan mereka.

Tahun lalu, Zuckerberg tercatat sebagai orang terkaya nomer 21 berdasarkan daftar yang dikeluarkan majalah Forbes tentang orang terkaya di dunia, dibawah Jeff Bezos dari Amazon dan diatas sejumlah milyarder ternama lainnya seperti investor Carl Icahn dan filantropis George Soros. Ia memiliki saham Facebook bernilai lebih dari $27 milyar.

Pada 2013, disaat rata-rata gaji tahunan CEO Amerika melampaui batas $10 juta ditengah membesarnya jurang perbedaan pendapatan, Zuckerberg mengambil gaji simbolik tahunannya yaitu sebesar $1.

 

Baca Juga :

 

 

Waktu, Kemampuan Membaca Anak-anak di AS Menurun

Waktu, Kemampuan Membaca Anak-anak di AS Menurun

Waktu, Kemampuan Membaca Anak-anak di AS Menurun

Waktu, Kemampuan Membaca Anak-anak di AS Menurun
Waktu, Kemampuan Membaca Anak-anak di AS Menurun

Sebuah laporan di AS menunjukkan bahwa waktu untuk membaca sebagai aktivitas santai

dan kemampuan membaca anak-anak di AS telah menurun dalam 30 tahun terakhir.
Meski anak-anak Amerika masih menghabiskan bagian dari harinya untuk membaca, waktu untuk membaca sebagai aktivitas santai berkurang dibandingkan berpuluh tahun lalu, dan kemampuan membaca pun turun signifikan, menurut laporan yang dirilis Senin (12/5).

Lembaga nirlaba Common Sense Media di San Francisco, yang fokus pada efek-efek media dan teknologi pada anak-anak, menerbitkan laporan tersebut, yang mengumpulkan informasi dari beberapa studi dan basis data nasional.

“Laporan ini membawa peringatan,” ujar Vicky Rideout, penulis utama laporan tersebut.

“Kami melihat penurunan yang sangat besar dalam hal membaca di kalangan remaja dan kecepatan penurunannya pun lebih cepat.”

Laporan itu menunjukkan bahwa presentase anak umur 9 tahun yang membaca untuk santai sekali atau lebih setiap minggu telah turun dari 81 persen pada 1984 menjadi 76 persen pada 2013, berdasarkan studi-studi pemerintah. Bahkan ada penurunan lebih besar di antara anak-anak berusia di atas itu.

Sebagian besar jarang membaca untuk kesenangan. Sekitar sepertiga

dari anak berusia 13 tahun dan setengah dari remaja 17 tahun dalam sebuah studi mengatakan mereka membaca untuk santai kurang dari dua kali per tahun.

Dari mereka yang membaca atau dibacakan, anak-anak cenderung menghabiskan rata-rata antara 30 menit dan satu jam setiap hari dengan aktivitas tersebut, menurut laporan tersebut. Anak-anak yang lebih tua dan remaja cenderung membaca untuk santai dengan waktu yang sama setiap hari.

Rideout memperingatkan bahwa mungkin ada perbedaan dalam bagaimana orang melihat teks dan studi-studi yan gdisertakan mungkin tidak memasukkan cerita-cerita yang dibaca di Internet atau di media sosial.

Laporan itu juga menemukan bahwa banyak anak-anak yang kesulitan membaca.

Hanya sekitar sepertiga dari murid-murid kelas empat yang sudah lancar membaca dan sepertiga lagi mendapat nilai di bawah “basic” dalam hal kemampuan membaca.

Meski demikian, nilai kemampuan membaca anak-anak telah meningkat sejak 1970an, menurut salah satu tes yang mengukur kemampuan membaca.

Namun nilai membaca di antara remaja berusia 17 tahun relatif sama sejak 1970an.
Sekitar 46 persen anak-anak kulit putih dianggap lancar membaca, dibandingkan dengan 18 persen pada anak kulit hitam dan 20 persen pada anak-anak Hispanik.

“Dua puluh tahun berlalu tanpa kemajuan adalah sesuatu yang memalukan,” ujar Rideout.

Laporan itu mengatakan bahwa supaya anak-anak lebih sering membaca, para orangtua harus lebih sering meluangkan waktu dan memberi contoh sebagai pembaca. (Reuters)

 

Sumber :

https://publiclab.org/profile/ojelhtcmandiri

Mahasiswa Indonesia Ikuti Kompetisi Peradilan Semu Internasional di AS

Mahasiswa Indonesia Ikuti Kompetisi Peradilan Semu Internasional di AS

Mahasiswa Indonesia Ikuti Kompetisi Peradilan Semu Internasional di AS

Mahasiswa Indonesia Ikuti Kompetisi Peradilan Semu Internasional di AS
Mahasiswa Indonesia Ikuti Kompetisi Peradilan Semu Internasional di AS

Kompetisi peradilan semu internasional ‘The Philip C. Jessup Law Moot Court’ sedang berlangsung di Washington DC dari 6-13 April 2014. Acara ini diikuti para mahasiswa fakultas hukum dari 84 negara, termasuk dua tim dari Indonesia yang mengikuti kompetisi resmi, dan satu tim yang mengikuti eksibisi.
WASHINGTON DC —

Kompetisi peradilan semu internasional Philip C. Jessup Cup yang sudah diadakan selama 55 tahun selalu menarik minat mahasiswa fakultas hukum dari seluruh dunia. Para mahasiswa mulai dari Asia, Amerika, Eropa hingga Afrika mengasah kemampuan dan pengetahuan mengenai proses hukum, argumen dan beracara dalam persidangan internasional.

Ribuan mahasiswa dari sekitar 600 perguruan tinggi berlomba dalam simulasi peradilan internasional yang menyidangkan kasus-kasus yang menjadi sengketa antar negara setelah menang kompetisi di masing-masing negara.

Lesley A. Benn Direktur Eksekutif Internasional Law Student Association (ILSA) mengatakan tahun ini ada tiga tim peserta dari Indonesia.

“Ada dua Fakultas Hukum dari Indonesia yang berkompetisi, Universitas Indonesia dan Universitas Pelita Harapan dan satu fakultas hukum dari Universitas Udayana yang kami sebut tim eksibisi, kami memiliki 10 tim tersendiri yang tidak ikut dalam putaran Jessup Cup tapi berkesempatan melakukan sidang pendahuluan,” katanya.

Lesley Benn menambahkan kompetisi peradilan semu internasional tahun ini makin ketat karena tim unggulan hampir dua kali lipat jumlah tahun-tahun sebelumnya yang kini mencapai 40-45 tim unggulan.

Miftahul Khairi ketua tim Jessup Cup dari Universitas Indonesia

yang tahun lalu masuk kelompok 10 besar untuk berkas memori dan 16 besar untuk kategori presentasi tim, berharap bisa melaju ke final setelah bertanding melawan tim dari University of Queensland, Australia.

“Tahun lalu kami juga pernah melawan Australia, melawan Sydney dan kami menang mudah-mudahan tahun ini menang lagi,” kata Miftahul.

Miftahul Khairi bersama tiga anggota tim lainnya secara bergilir menyampaikan argumen serta pembelaan. Ia mengatakan kasus yang dibahas tahun ini lebih sulit dibandingkan tahun lalu karena banyak menyertakan isu-isu kecil sementara waktu argumen sangat terbatas.

I Wayan Alit Sudarsana ketua tim dari Universitas Udayana mengatakan isu

dan kasus yang diangkat Philip C Jessup Moot Court tahun ini menarik karena membahas kasus hukum kelautan internasional.

“Hal yang baik karena kita adalah negara kepulauan di mana tahun 2002 kita pernah melawan Malaysia dalam kasus Sipadan – Ligitan di Mahkamah Internasional, jadi ini seperti mempersiapkan generasi-generasi muda yang mencoba mengawal 17.584 pulau yang ada di Indonesia,” papar I Wayan.

Gede Bagus Ananda Pratama anggota tim Universitas Udayana lainnya mengatakan meskipun mereka masih tim eksibisi tapi dihadapkan dengan Ukraina yang sudah dua kali ikut menjadi peserta.

“Jadi meskipun tim eksibisi, lawan kami lebih senior, itu yang pertama, yang kedua tim eksibisi

juga bersaing meskipun hanya di persidangan awal. Secara keseluruhan akan dikalkulasi dan ada tiga penghargaan yang diperebutkan tim eksibisi,” ujar Gede Bagus.

 

Sumber :

https://www.edocr.com/v/pnxvgw53/ojelhtcmandiri/Evolusi-Dan-Implementasi-Teknik-SEO-Sebagai-Traffi

Tentang Peristiwa Solo Tanggal 2 April 1948

Tentang Peristiwa Solo Tanggal 2 April 1948

Tentang Peristiwa Solo Tanggal 2 April 1948
Kemerdekaan Penerangan terhadap tanggal 2 April 1948 mengemukan tentang moment di solo lebih lanjut sbb: Sejak sebagian lama, keamanan masyarakat Surakarta dan sekelilingnya kerap di ganggu oleh pengacau – pengacau yang bersembunyi di belakang suatu golongan atau badan. Soal itu tidak terlepas dari perhatian Pemerintah, dan Pemerintah insyaf pula, bahwa kondisi sedemikian tidak sanggup dibiarkan merajalela. Agar agar pembasmian anasir – anasir yang merugikan itu sanggup dijelaskan bersama langkah pas dan terhadap selagi pas pula, pemerintah belum sampai sekaligus bertindak.

Pada era ini Pemerintah berpikiran udah sampai waktunya untuk mobilisasi – mobilisasi konsep pembersihan selanjutnya diatas.

Berkat ketangkasan – ketangkasan pemuda – pemuda kami di tangkap 3 orang yang di anggap menjadi pemegang rol penting di dalam kejahatan yang menimpa terhadap rakyat Surakarta dan sekelilingnya bersama tidak membawa korban yang bermakna yakni: Pihak pemuda 1 orang yang tewas, pihak orang – orang yang dipergunakan oleh pengacau 4 orang tewas. Mendapat luka – luka pihak pemuda 1 orang , pihak lain selanjutnya 3 orang. Meskipun udah di ambil suatu hal langkah untuk menghindarikan perkelahian, masih terhitung berlangsung korban, karena orang – orang menjadi sasaran pembersihan mempergunakan markas – markas, bersembunyi dan memerintahkan kepada anak – anak yang tidak tahu – menahu duduknya soal memang untuk mengadakan perlawanan.

Pemerintah menunjukkan terlampau menyesal, bahwa orang – orang yang tidak berdosa di paksa turut menjadi korban. Kepada pemuda Suranto tewas, dan kawannya yang luka di di dalam mobilisasi kewajiban yang suci, menunjang Pemerintahan melepas masyarakat surakarta dari rasa kekuatiran dan tidak aman, disampaikan terimakasih dan penghargaan pemerintah atas jasanya.

Perlu kami tegaskan sekali lagi, bahwa tindakan pembersihan selanjutnya di atas dan yang sedang dilaksanakan terus tidak bersangkut paut bersama soal – soal politik, namun semata – mata tentang perbuatan –perbuatan yang di ancam oleh hukum belaka. Pemerintah tidak menunjuk instansi – instansi resmi yang diwajibkan mobilisasi pembersihan yang di pimpin oleh Jaksa Tentera Agung . Di luar instansi – instansi tersebut, lain – lain golongan / pihak di larang untuk turut campur di dalam tindakan pembersihan ini. Terhadap pelanggaran – pelanggaran ini dapat diadakan tindakan keras menurut undang – undang yang berlaku. (Antara, 2 April 1948)

Sumber : kumpulansurat.co.id

Baca Juga :

Reconstruksi Dan Koordinasi Kepolisian – Kepolisian Tahun 1948

Reconstruksi Dan Koordinasi Kepolisian – Kepolisian Tahun 1948

RECONSTRUKSI DAN KOORDINASI KEPOLISIAN – KEPOLISIAN
Kini telah di terasa usaha reconstruksi dan koordinasi di kalangan – kalangan kepolisian ketenteraraan. Dengan penetapan wakil presiden / Menteri Pertahanan a.i., maka terasa tgl. April 1948 dihapuskan susunan:

Polisi Tentara (PT);
Polisi Tentara Laut (PTL);
Polisi Angkatan Udara (PAU);
Pengawas TNI.
Sejak itu, bagian – bagian badan – badan berikut disatukan di dalam satu “Corp Polisi Militer”.Badan ini terbagi menjadi 2 corpsen:
Corp Polisi Militair di Jawa;
Corp Polisi Militair di Sumatera
Lingkungan kekuasaan CPM sementara tetap seperti di dalam badan – badan kepolisian –kepolisian ketentaraan dulu. Pada biasanya lingkungan kekuasaan itu tidak meliputi kembali badan – badan / orang bukan militer. Jadi yang juga di dalam lingkungan kekuasaannya ialah perihal perkara –perkara pelanggaran / kejahatan yang dijalankan seseorang / badan militair. Dengan sendirinya badan – badan kepolisian atau badan – badan pengawas kepunyaan badan perjuangan, yang telah dileburkan di dalam keliru satu bagian di dalam Angkatan Perang, tidak kembali diperbolehkan lakukan tugas kepolisian, seperti menangkap orang tersangka, menghambat dan memeriksa.

Dengan pergantian berikut di atas, saat ini hanya tersedia dua alat kepolisian Negara:
Polisi Negara;
Corps Polisi Militair.
Adapun ban tanda badan kepolisian ketentaraan baru ini ialah : Huruf P dan M berwarna hitam diatas basic putih. Di pada dua huruf terkandung bintang hitam. Panjangnya ban ini 30 cm, tengah lebarnya 12 cm. (Antara, 1 April 1948)

Baca Juga :

Penelusuran Informasi Digital Online

Penelusuran Informasi Digital Online

Penelusuran Informasi Digital Online

Penelusuran Informasi Digital Online
Penelusuran Informasi Digital Online

Penelusuran Informasi Digital/Online

Adapun penelusuran informasi digital atau elektronik, seperti disebutkan di atas merupakan satu metode penelusuran informasi yang menggunakan teknologi informasi dan computer terutama untuk keperluan penelusuran koleksi atau sumber-sumber informasi yang berupa file elektronik atau digital. Sehingga pada penelusuran informasi digital atau elektronik ini, apa yang dicari dan alat yang digunakan untuk dicaripun sama-sama merupakan hasil dari sebuah pengembangan teknologi informasi dan komputer yang berupa digital atau elektronik.
Sumber-sumber digital sendiri sebetulnya sangat beragam, akan tetapi setidaknya ada beberapa yang mungkin sering digunakan oleh para praktisi dan akademisi yakni:

a) OPAC (Online Public Access Catalog)

OPAC merupakan alat penelusuran informasi yang bersifat elektronik dan digital yang dapat digunakan untuk menemukan informasi pustaka/koleksi baik dalam bentuk tercetak maupun elektronik/digital. Namun memang pada kenyataannya untuk saat ini OPAC ini masih banyak digunakan ‘hanya’ untuk keperluan temu kembali informasi pustaka terutama yang tercetak atau dengan kata lain fungsinya tak lain hanya sebagai pengganti katalog tercetak.

b) E-Journal (Electronic Journal)

Journal elektronik atau orang sering menyebut sebagai e-journal merupakan satu bentuk sumber digital yang dapat digunakan dalam penelusuran informasi yang berasal dari jurnal ilmiah atau popular, baik jurnal tercetak yang dielektronikan maupun jurnal yang memang ‘hanya’ terbit secara elektronik.

c) E-Book

E-book atau buku elektronik merupakan satu sumber digital atau elektronik yang dapat digunakan oleh pengguna yang ingin mendapatkan informasi dari sebuah buku yang dikemas dalam format elektronik atau digital. Pengguna dapat melakukan penelusuran sekaligus membaca bahkan mendownload file buku elektronik yang tersedia di banyak situs di internet. Buku elektronik ini bisa berasal dari buku tercetak yang dielektronikan atau didigitalkan, atau bisa juga hanya terbit dalam versi digital/elektronik.
d) E-Publications
E-Publications atau publikasi elektronik merupakan sumber informasi digital yang diterbitkan oleh berbagai institusi atau penerbit atau organisasi atau bahkan perorangan baik yang bersifat ilmiah atau tidak. Bentuknya dapat apapun seperti e-news, e-newspaper, e-bulletine, e-gallery dan sebagainya.
e) Online Database
Online Database atau Basis Data Online merupakan sumber informasi digital/elektronik yang berisi berbagai macam jenis informasi digital seperti e-journal, e-book, e-proceeding, e-articles, abstracts, images, dan publikasi lainnya yang dapat diakses dari satu situs web atau pangkalan data elektronik. Basis data ini seringkali mengalami distorsi pengertian dengan e-journal, hal ini dikarenakan memang sebagian besar informasi yang ada di dalamnya berupa jurnal elektronik. Namun perlu ditekankan bahwa basis data online (database online) ‘berbeda’ dengan e-journal.