shadow

Segera Operasikan Bus Premium Bogor – Jakarta

Segera Operasikan Bus Premium Bogor - Jakarta

Segera Operasikan Bus Premium Bogor – Jakarta

Segera Operasikan Bus Premium Bogor - Jakarta

Pemerintah Kota

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor rencananya akan mengoperasikan moda transportasi yang diperuntukkan bagi warga Bogor ke Jakarta dalam bentuk bus premium dengan jalur khusus, namun pengoperasian ini akan terlebih dahulu di ujicoba dari mal ke mal di Kota Bogor. Hal ini disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya seusai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono di Kantor BPTJ, jalan MT Haryono, Cikoko Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (17/10/2017).

“Nantinya bus ini akan beroperasi dari titik pusat Kota Bogor ke titik pusat kota di Jakarta dalam waktu tempuh yang lebih cepat dan harga tiket yang lebih terjangkau.  Mudah-mudahan ini segera terealisasi,” kata Bima yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Rakhmawati.

Bus premium

Bus premium ini nantinya kata Bima akan melewati jalur khusus melewati jalan Tol Jagorawi. Dengan adanya bus ini secara tidak langsung sebagai bentuk implementasi dari salah satu dari enam misi Kota Bogor dalam menangani permasalahan transportasi di Kota Bogor, khususnya mengurangi pemakaian kendaraan pribadi. “Saya meminta kepada pihak terkait untuk segera di koordinasikan agar bisa segera diluncurkan,” terang Bima.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kota Bogor Erna Hernawati menerangkan, untuk rutenya sendiri akan diuji coba terlebih dahulu dari Mall to Mall. Di Kota Bogor, mal yang ujicoba adalah Mal Botani Square dan untuk Jakarta di kawasan Senayan. ”Yang pasti nantinya akan diuji coba dulu sebanyak 3 bus. Nantinya pihak BPTJ akan bekerjasama dengan pihak Botani Square terkait rencana ini,” ujar Erna.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono

Sementara itu Kepala BPTJ Bambang Prihartono seusai rakor menjabarkan, bahwa rencana pengoperasian bus premium ini juga untuk mendukung peningkatan mobilitas warga Bogor dan sekitarnya yang bekerja di Jakarta melalui sarana transportasi yang handal, karena menurut Bambang saat ini moda transportasi KRL sudah cukup padat, dimana untuk pengguna Commuter line hampir melebihi target.

”Disamping sebagai respon dari banyaknya keluhan masyarakat, berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) yang kami miliki bahwa untuk memberikan pelayanan dari satu titik ke titik lain diusahakan tidak lebih dari 1,5 jam,” kata Bambang.

Bambang menyebut, kebijakan ini sebelumnya telah diterapkan di Bekasi dan Jakarta, selanjutnya diperluas ke wilayah Bogor. Menurutnya rencana pelaksanaan uji coba bus premium dengan jalur khusus akan diusahakan pada pekan depan.

“Tahapannya harus uji coba dulu dua atau tiga kali, sehingga diketahui kendalanya dan diperbaiki. Jika sudah tidak ada masalah maka langsung implementasi. Saat ini kerangka regulasinya sudah ada, jadi tinggal teknis implementasinya saja,” pungkasnya.

 

Artikel terkait :

Pengembang Tol Bocimi Bahas Relokasi Tahap II

Pengembang Tol Bocimi Bahas Relokasi Tahap II

Pengembang Tol Bocimi Bahas Relokasi Tahap II

 

Pengembang Tol Bocimi Bahas Relokasi Tahap II

Menjelang relokasi pipa tahap II

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menjalin koordinasi dengan pengembang proyek pembangunan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi). Pertemuan berlangsung di ruang rapat utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Senin (16/10/2017).

Dirtektur Utama

Hadir dalam pertemuan tersebut Dirtektur Utama (Dirut) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya, Direktur Umum (Dirum) Rino Indira Gusniawan, Direktur Teknik (Dirtek) Ade Syaban Maulana, dan jajaran dari Direktorat Teknik. Sementara dari pengembang Tol Bocimi diwakili Wasisto (PT Waskita Karya),  Imam Soejarwo (PT Trans Jabar Tol), Ibnu S. (PPK) dan Sarjiyono (Konsultan).

Koordinasi ini merupakan hasil rapat internal yang berlangsung pekan lalu

Dirut PDAM menginginkan jajaran Direktorat Teknik berbicara dengan pengembang tol Bocimi yang akan memindahkan pipa baru sepanjang 700 meter tersebut.

Dalam pertemuan tersebut

Ade Syaban Maulana meminta pengembang tol Bocimi agar mempersiapkan seluruh rencana kegiatan relokasi pipa secara matang. Ini karena pemindahan jaringan pipa transmisi Tangkil tersebut berhubungan dengan 17.000 pelanggan PDAM di zona layanan 1.

“Kami minta persiapkan dengan matang. Pipanya, asesorisnya, lahannya, tenaganya, semuanya harus benar-benar ready. Jangan sampai seperti kegiatan tahap pertama kemarin, karena terburu-buru yang dirugikan kami (PDAM). Pelanggan kami sampai tidak ada air seminggu lebih. Kami tak ingin hal itu terjadi kembali pada tahap II ini,” kata Ade Syaban.

PDAM, lanjut Direktur Teknik

Pada prinsipnya mendukung penuh pembangunan tol Bocimi yang tujuannya memudahkan akses transportasi dari ibukota ke Sukabumi dan sekitarnya. Kendati demikian, direksi menginginkan relokasi pipa HDPE diameter 600 mm tersebut tidak berdampak buruk bagi masyarakat Kota Bogor, khususnya pelanggan PDAM di zona 1.

Hal senada dituturkan Dirum PDAM Kota Bogor Rino Indira Gusniawan

Rino menginginkan adanya surat jaminan dari pengembang tol Bocimi mengenai lahan baru yang menjadi titik koneksi dan jalur pipa transmisi yang baru. Rino tak menginginkan lahan baru tersebut menimbulkan masalah baru di kemudian hari. “Jangan sampai lahan baru yang disediakan Bocimi menjadi sengketa. Harus benar-benar clear, karena lahan itu menjadi aset bagi PDAM,” kata Rino.

Rencana pada pekan-pekan ini

PDAM kembali bertemu dengan jajaran pengembang tol Bocimi untuk membahas secara detail teknis pengerjaan relokasi. “Mungkin Rabu ini kita bertemu kembali. Sekalian meninjau langsung lokasi relokasi,” kata Imam Soejarwo dari PT Trans Jabar Tol.

 

Sumber : https://pakdosen.co.id/

Ponpes Mampu Hadirkan Moralitas Kuat Bagi Umat

Ponpes Mampu Hadirkan Moralitas Kuat Bagi Umat

Ponpes Mampu Hadirkan Moralitas Kuat Bagi Umat

 

Ponpes Mampu Hadirkan Moralitas Kuat Bagi Umat

GARUT

Pondok Pesantren (Ponpes) tertulis dalam tinta sejarah emas bangsa ini. Kontribusi nyata para ulama dan santri Ponpes mampu menghadirkan kedigdayaan negeri Indonesia, sehingga mampu keluar dari penjajahan di masa perjuangan.

Kontribusi tersebut masih berlangsung hingga saat ini

Ponpes dinilai mampu menghadirkan cara mendidik generasi kuat secara ilmu dunia dan akhirat. Cara mendidik seperti ini jarang dimiliki lembaga pendidikan lainnya di Indonesia. Hasilnya, Pondok Pesantren mampu menghadirkan genersi yang kuat secara rohani dan jasmani, juga kuat dari aspek karakter dan moral sebagai insan manusia.

Di hadapan para santri juga para pengurus Ponpes Muhammadiyah dari seluruh Indonesia, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjelaskan mengenai konsep cara mendidik yang dihadirkan ponpes sejak lama. Menurut Aher, Ponpes satu-satunya lembaga pendidikan yang berhasil memadukan dua kutub keilmuan, yaitu ‘Ulum dan Funun.

‘Ulum adalah jenis-jenis keilmuan beraneka ragam yang bersumber dari Wahyu, Al-Quran, dan Sunah Rasulullah SAW. Output atau keluarannya adalah nilai-nilai kehidupan yang mengajak manusia hidup lurus menuju titik akhir, yaitu akhirat. Namun, kata Aher ilmu saja itu tidak cukup, karena kita hidup di dunia untuk berkemajuan. Perlu ada kutub lain, yaitu Funun.

Funun adalah jenis-jenis keilmuam yang bersumber dari ayat-ayat alam semesta ciptaan Allah, kemudian digunakan oleh manusia untuk memudahkan kehidupan. Terarah dan mudah adalah sebuah keinginan dalam kehidupan. Hidup kita terarah karena ‘Ulum yang bersumber dari Wahyu, juga hidup kita mudah karena Funun, aspek Ilmu Pengetahuan dan Iptek yang berkembang untuk kemajuan yang kita inginkan bersama.

“Itulah dua kutub keilmuan yang seimbang dan ternyata setelah kami berfikir, berfikir, dan berfikir, ternyata yang bisa memadukan dua kutub ilmu ini adalah pesantren-pesantren di Indonesia,” kata Aher saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-2 Pondok Pesantren Muhammadiyah di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Jl. Ciledug No. 284, Kabupaten Garut, Selasa (17/10/17) sore.

“Oleh karena itu, pesantren sebagai tulisan sejarah harus berkembang dengan ajaran di negeri kita. Karena kekhasan Indonesia dengan penjagaan moral yang sangat kuat selama ini, itu karena salah satunya kehadiran pesantren-pesantren,” lanjutnya.

Ada sekitar 12.000 ponpes di seluruh Jawa Barat

Pesantren memiliki cara pendidikan khas yang tidak dimiliki tempat-tempat lain. Cara mendidik yang menghadirkan keseimbangan kehidupan antara dunia dan akhirat, serta keseimbangan materi dan rohani.

Untuk itu, Aher menyambut baik atas digelar Rakornas Pondok Pesantren Muhammadiyah di Kabupaten Garut. Bagi dirinya, adalah kehormatan dan kebanggaan Muhammadiyah menunjuk Jawa Barat sebagai tuan rumah. Rakornas tersebut sekaligus juga napak tilas perjalanan Muhammadiyah di Jawa Barat yang berawal dari Garut. Garut memiliki kedekatan historis dengan perjalanan Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat terbesar di Indonesia. Menurut Aher, Muhammadiyah telah memberikan kontribusi bagi sektor kehidupan yang sangat beragam di negeri ini.

“Teriring harapan Rakornas ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti, serta dapat menghasilkan program-program strategis yang senantiasa mengedepankan kepentingan dan kemaslahatan umat dan mampu memberikan manfaat besar bagi warga Pondok Pesantren Muhammadiyah khususnya, dan umat Islam serta masyarakat pada umumnya, khususnya di Jawa Barat,” harap Aher.

Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Menurut data BPS (2010), penduduk Muslim di Indonesia mencapai 207 juta jiwa. Dengan jumlah penduduk Muslim yang besar, serta peran Pondok Pesantren, Presiden Jokowi berharap Indonesia mampu menghalau dan mengantisipasi segala potensi negatif, seperti hoax, ujaran kebencian, dan provokasi.

“Sekarang telah terjadi transisi perubahan. Landscape ekonomi, interaksi sosial, dan politik global berubah. Kenapa terjadi perubahan seperti ini. Karena pola komunikasi sosial kita berubah. Adanya gawai, smartphone itu mengubah pola interkasi sosial yang ada,” ungkap Jokowi dalam sambutannya di pembukaan Rakornas ke-2 Pondok Pesantren Muhammadiyah.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, perubahan-perubahan seperti ini harus bisa disadari oleh masyarakat Indonesia. Termasuk interkasi sosial dalam media sosial. Beragamnya informasi yang ada di sosial media – baik informasi negatif atau positif harus bisa diwaspadai masyarakat. Hal tersebut, kata Jokowi bisa mempengaruhi generasi saat ini.

“Siapa yang bisa menyaring (segala informasi di media sosial atau mainstream) saat ini? Ya pembangunan karakter santri-santri kita, pembangunan karakter anak-anak didik kita. Dengan nilai-nilai agama, dengan nilai karakter Indonesia, sehingga mereka tidak terpengaruh oleh arus informasi yang akan merubah budaya, perilaku, budi pekerti, yang telah dimiliki bangsa kita,” papar Jokowi.

“Ini bukan sesuatu yang gampang untuk diselesaikan. Semua mengeluh hal yang sama. Kata salah satu kepala negara bilang ke saya bahwa media mainstream bisa kita kuasasi, tapi kalau media sosial tidak bisa kita kuasai. Apabila media sosial tidak ada yang membentengi, tidak yang memagari. Ya inilah fungsinnya, pentingnya pondok-pondok Pesantren Muhammadiyah memberikan pemahaman yang benar kepada anak didik, kepada santri-santrinya,” jelasnya.

Muhammadiyah

Ada 1.094 santri ada di Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Kabupaten Garut. Sementara Muhammadiyah memiliki sebanyak 230 pesantren di seluruh Indonesia. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haidar Nashir mengungkapkan, bahwa Muhammadiyah menyambung mata rantai dari sistem pendidikan Islam Indonesia sebelumnya yang dahulu basis kuatnya adalah pondok pesantren lama.

Kemudian digagas oleh KH. Ahmad Dahlan pada 11 Desember 1911, ketika itu berdiri Madrasah Diniyah Al Islamiyah. Namun dengan format baru. Di satu pihak menyerap nilai-nilai kepesantrenan di masa lalu yang kuat di basis ilmu-ilmu keagamaan atau Diniyah. Namun, menurut KH. Ahmad Dahlan memandang tidak cukup arus baru modernisme awal-awal abad ke-20.

“Maka digagaslah sebuah sistem pendidikan Islam modern yang memadukan ilmu agama dan ilmu umum secara terintegrasi. Kemudian tidak sekadar teori tapi juga menanamkan keahlian. Dan itulah yang menjadi cikal bakal dari sistem pendidikan Muhammadiyah yang basisnya pada sistem modern kelanjutan dari masa lampau yang diperbaharui. Bentuknya ada Pondok Pesantren, Sekolah, Madrasah, serta Boarding School. Apabila digabungkan, bentuk-bentuk sekolah tersebut akan menjadi sebuah pondok pesantren yang cukup besar di Indonesia,” papar Haidar.

Momentum Rakornas ini diharapkan mampu memberikan kekuatan bagi Muhammdiyah untuk bekerja bersama semua elemen bangsa. Mencerdaskan kehidupan bangsa, termasuk moral, dan nilai-nilai keagamaan. Selain itu, pada kesempatan ini dilakukan pula peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit PKU Darul Arqam Muhammadiyah.

Usai berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Arqam, pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Garut ini, Jokowi juga membagikan sebanyak 5.500 sertifikat tanah di Lapangan Olahraga Kerkof, Jl. Merdeka Kabupaten Garut, Selasa sore (17/10/17). Penerima sertifikat berasal dari Kabupaten Garut (2.500 penerima sertifikat), Kabupaten Sumedang (2.500), dan Kabupaten Bandung (500).

 

Sumber : https://solopellico3p.com/

BNN Jabar Sita 20 Kg Sabu

BNN Jabar Sita 20 Kg Sabu

BNN Jabar Sita 20 Kg Sabu

BNN Jabar Sita 20 Kg Sabu
BNN Jabar Sita 20 Kg Sabu

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat

mengungkap peredaran narkotika jenis sabu jaringan antar provinsi. Dalam pengungkapan tersebut, BNNP Jabar menyita sabu sebanyak 20 kilogram, yang diperoleh dari empat tersangka.

Kepala BNNP Jabar Brigadir Jenderal (Pol) Sufyan Syarif mengatakan, pengungkapan ini merupakan pengembangan dari kasus lama yang ditangani oleh pihaknya.

Menurutnya, dua dari empat tersangka merupakan residivis kasus narkoba, yakni AG dan LI. Sementara, dua orang lainnya merupakan tangan kanan AG, yaitu AJ dan GI.

“Jadi ini merupakan pengembangan dari kasus ganja 2,2 ton

di Cianjur yang ditangani oleh BNNP Jabar pada 2016. AG ini merupakan DPO (daftar pencarian orang), dan tersangka utama kasus tersebut,” kata Sufyan kepada wartawan di kantor BNNP Jabar, Senin (11/3/2019).

Sufyan menuturkan, AG ini mendapatkan pesanan sabu

tersebut dari J, yang sedang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Medaeng, Surabaya. AG diperintahkan mengambil barang di daerah Dumai untuk dibawa ke Pekanbaru, Riau.

“Kemudian, AG bersama tiga rekannya bergerak ke Pekanbaru, dari Sukabumi, Bogor melalui Bakaheuni,” ujarnya.

Petugas terus mengikuti pergerakan para tersangka yang membawa barang haram itu menggunakan dua unit mobil. Kemudian, petugas menangkap keempat tersangka ini di wilayah Sukabumi. Jo

 

Baca Juga :

 

 

Bawaslu Temukan pelanggaran ribuan APK

Bawaslu Temukan pelanggaran ribuan APK

Bawaslu Temukan pelanggaran ribuan APK

Bawaslu Temukan pelanggaran ribuan APK
Bawaslu Temukan pelanggaran ribuan APK

Sejak diberlakukannya masa kampanye hingga 5 Maret 2018 tercatat ada 6.280 pelanggaran

yang bersumber dari temuan dan laporan. Dari jumlah itu, diketahui pelanggaran APK atau alat peraga kampanye adalah temuan terbanyak.

“Paling banyak adalah pelanggaran administrasi yang didominasi oleh pelanggaran APK yakni 4.695 kasus,” kata Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo seusai menjadi pemateri pada Sosialisasi Akreditasi Pemantau Pemilu di Jawa Barat kepada wartawan di Bandung, Senin (11/3/2019).

Selanjutnya, urutan kedua yaitu pelanggaran pidana pemilu sebanyak 485

dan ketiga Bawaslu kategorikan pelanggaran lainnya seperti pelanggaran ASN dan juga kepala daerah.

Ratna yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu RI ini mengungkapkan, dari 485 pelanggaran pidana pemilu, kata dia, sebanyak 43 kasus sudah dinyatakan berkekuatan hukum tetap atau inkrah, salah satunya kasus politik uang oleh calon anggota legislatif (caleg) DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) yakni artis Mandala Shoji alias Mandala Abadi.

“Jadi memang, untuk pidana pemilu itu tidak hanya kami saja dari Bawaslu

yang terlibat tapi juga ada dari unsur kejaksaannya,” pungkasnya. Jo

 

Sumber :

https://blog.fe-saburai.ac.id/kulit-berfungsi-sebagai-alat-ekskresi-karena/

Deklarasi Kampanye Damai

Deklarasi Kampanye Damai

Deklarasi Kampanye Damai

Deklarasi Kampanye Damai
Deklarasi Kampanye Damai

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Agung Budi Maryoto melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas sekaligus kegiatan

Deklarasi Bersama Caleg DPR RI Dapil Jabar, DPD RI Jabar dan DPRD Tk I Prov. Jabar Dalam Rangka Pemilu Damai 2019 di Provinsi Jawa Barat bertempat di Sudirman Grand Ballroom Jl. Jendral Sudirman No. 620 Bandung, Senin (11/3/2019).

Kegiatan ini juga dihadiri Sekda Provinsi Jabar, Pangdam III Siliwangi, Ketua KPU Provinsi Jabar, Ketua Bawaslu Provinsi Jabar dan FKPD Provinsi Jawa Barat lainnya serta para Ketua Parpol Provinsi Jabar.

Kapolda Jabar mengatakan pada kegiatan ini, Caleg DPR RI Dapil Jabar

, DPD RI Jabar dan DPRD TK. I Provinsi Jabar hadir dan bersepakat serta berkomitmen untuk melaksanakan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 secara Lancar, Aman dan Damai.

“Kegiatan ini bukan kali ini saja dilaksanakan. Sebelumnya dilaksanakan pada putaran Pilkada serentak dengan Kodam, Bawaslu, KPU dan pemerintah,” ujarnya.

Kapolda Agung Budi mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan

dengan harapan agar para Caleg DPR RI Dapil Jabar, DPD RI Jabar dan DPRD TK. I Provinsi Jabar serta para pimpinan parpol dalam kegiatan Pemilu 2019 tetap rukun, Guyub dan tidak menjadikan perbedaan itu menjadi suatu Konflik, harus tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan tali silaturahmi khususnya sesama caleg agar tetap rukun dan tidak memandang perbedaan yang memicu konflik,” tuturnya. Jo

 

Sumber :

https://blog.fe-saburai.ac.id/peranan-tumbuhan-paku/

Mengenal Manajemen Produksi dan Operasi

Mengenal Manajemen Produksi dan Operasi

Mengenal Manajemen Produksi dan Operasi

Mengenal Manajemen Produksi dan Operasi
Mengenal Manajemen Produksi dan Operasi

Istilah-istilah

Produksi adalah penciptaan atau penambahan faedah, bentuk, waktu dan tempat atas faktor-faktor produksi, sehingga lebih bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan manusia.

Produk adalah hasil dari kegiatan produksi yang berwujud barang dan jasa.

Produsen adalah orang atau badan ataupun lembaga lain yang menghasilkan produk.

Produktivitas adalah suatu perbandingan dari hasil kegiatan yang sesungguhnya dengan hasil kegiatan  yang seharusnya.

Luas Produksi adalah kapasitas yang digunakan oleh perusahaan dalam suatu periode tertentu. Dapat diukur dengan kapasitas mesin, penyerapan bahan baku, jumlah tenaga kerja, jumlah jam kerja, jumlah jam mesin dan unit keluaran.

Bill of Material adalah daftar dari seluruh bahan baku, bahan lain, onderdil dan komponen untuk memproduksi dalam perusahaan.

Job Lot Shop adalah perusahaan yang akan berproduksi atau pesanan yang masuk dalam perusahaan.

Moss Production Shop adalah perusahan-perusahaan yang berproduksi untuk persediaan atau untuk pasar. Produksi tidak konstan, kadang bertambah, kadang berkurang.

Luas Perusahaan adalah kapasitas yang tersedia atau terpasang dalam suatu perusahaan.

Perencanaan adalah serangkaian keputusan yang diambil sekarang untuk dikerjakan pada waktu yang akan datang.

Faktor – Faktor Produksi :

  1. Alam
  2. Modal
  3. Tenaga kerja
  4. Teknologi

Proses Produksi adalah cara atau metode untuk menciptakan atau menambah guna suatu barang atau jasa dengan memanfaatkan sumber yang ada.

Macam – Macam Wujud Proses Produksi :

  1. Proses kimia : adalah proses produksi yang menggunakan sifat kimia. 
  2. Proses perubahan bentuk : adalah proses produksi dengan merubah bentuk. 
  3. Proses asembling : adalah proses produksi menggabungkan komponen-komponen mejadi produk akhir. 
  4. Proses transportasi : adalah proses produksi menciptakan perpindahan barang. 
  5. Proses penciptaan jasa-jasa administrasi : adalah proses produksi berupa penyiapan data informasi yang diperlukan.

Jenis – Jenis Proses Produksi :

  1. Proses produksi terus-menerus : adalah proses produksi yang terdapar pola atau urutan yang pasti sejak dari bahan baku sampai menjadi barang jadi.
  2. Proses produksi terputus-putus : adlah proses produksi yang tidak terdapat urutan atau pola yang pasti sejak dari bahan baku sampai menjadi barang jadi.

Ruang Lingkup Manajemen Produksi

Perencanaan sistem produksi Sistem pengendalian produksi Sistem informasi produksi
● Perencanaan produksi ● Pengendalian proses produksi ● Struktur organisasi
● Perencanaan lokasi produksi ● Pengendalian bahan baku ● Produksi atas dasar pesanan
● Perencanaan letak fasilitas produksi ● Pengendalian tenaga kerja ● Produksi untuk persediaan
● Perencanaan lingkungan kerja ● Pengendalian biaya produksi
● Perencanaan standar produksi ● Pengendalian kualitas pemeliharaan

Definisi Manajemen Produksi

  1. Merupakan proses kegiatan untuk mengadakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dari produksi dan proses produksi.(Agus Ahyari)
  2. Merupakan usaha mengelola dengan cara optimal terhadap faktor-faktor produksi atau sumber seperti manusia, tenaga kerja, mesin dan bahan baku yang ada. (Sukanto)

Tujuan Manajemen Produksi, adalah memproduksi atau mengatur produksi barang-barang dan jasa-jasa dalam jumlah, kualitas, harga, waktu serta tempat tertentu sesuai dengan kebutuhan.

Penelitian Produksi, adalah penelitian tentang produk apa dan bagaimana yang disukai konsumen.

Pengembangan Produksi, adalah penelitian terhadap produk yang telah ada untuk dikembangkan lebih lanjut agar mempunyai kegunaan yang lebih tinggi dan lebih disukai konsumen.

Liniear Programming, adalah salah satu cara atau metode untuk menentukan kombinasi produksi yang paling optimal. Problem yang dapat diselesaikan terbatas pada problem yang mempunyai batasan liniear, serta mempunyai fungsi yang lancar.

Luas Produksi,adalah jumlah atau volume output yang seharusnya diproduksi oleh suatu perusahaan dalam suatu periode.

Akibat Luas Produksi :

  1. Luas produksi yang terlalu besar berakibat biaya yang besar dan investasi yang besar pula.
  2. Luas produksi yang terlalu kecil berakibat tidak dapatnya perusahaan memenuhi permintaan pasar.

Luas Perusahaan Dapat Diukur Dengan :

  1. Bahan dasar yang digunakan
  2. Barang yang dihasilkan
  3. Peralatan yang digunakan
  4. Jumlah pegawai yang dipekerjakan

Hubungan Luas Produksi Dengan Biaya

  1. Biaya variabel : adalah biaya yang berubah-ubah tergantung volume produksi.a. Biaya variabel progresif
    b. Biaya variabel proporsional
    c. Biaya variabel regresif
  2. Biaya tetap : adalah biaya yang tidak terpengaruh dengan perubahan volume produksi.
  3. Biaya persatuan : adalah biaya total dibagi jumlah barang yang diproduksi.

Semakin besar jumlah yang diproduksi, maka biaya persatuan makin kecil, dan begitu sebaliknya.

Kendala Dalam Mencapai Luas Produksi Maksimal

  1. Faktor tidak dapat dibagi-bagi alat produksi tahan lama
  2. Berlakunya hukum hasil yang bertambah dan berkurang
  3. Berlakunya hukum guna batas yang berkurang

Penentuan Luas Produksi

  1. Pendekatan konsep MC dan MR
    • Marginal cost adalah tambahan ongkos sebagai akibat dari adanya tambahan satuan produk.
    • Marginal revenue adalah tambahan penghasilan sebagai akibat tambahan satuan produk.

    Perbandingan antara besarnya tambahan biaya MC dengan tambahan penghasilan MR dapat membantu menentukan luas produksi yang paling menguntungkan.

  2. Pendekatan konsep BEP, dalam konsep ini terdapat hubungan volume produksi, biaya dan laba.
  3. Metode simplek, adalah metode untuk menentukan kombinasi dua atau lebih barang yang dihasilkan perusahaan agar keuntungan maksimal.

Faktor – Faktor Yang Membatasi Luas Produksi

  1. Kapasitas mesin
  2. Bahan dasar
  3. Uang kas yang tersedia
  4. Permintaan

Pola Produksi adalah penentuan bagaimana kebijakan perusahaan untuk melayani penjualan.

Macam – Macam Pola Produksi

  1. Pola produksi konstan atai horizontal : adalah dimana jumlah yang diproduksi setiap periode tetap sama. 
  2. Pola produksi bergelombang : adalah jumlah yang diproduksi setiap periode tidak sama mengikuti perubahan tingkat penjualan dalam perusahaan.
  3. Pola produksi moderat : adalah gelombang produksi tidak tajam, sehingga mendekati konstan.

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pola Produksi

  1. Pola penjualan
  2. Pola biaya ;a. biaya perputaran tenaga kerja
    b. biaya simpan
    c. biaya lembur
    d. biaya subkontrak
  3. Kapasitas maksimum fasilitas produksi.

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Lokasi Pabrik

  1. Lingkungan masyarakat
  2. Sumber alam
  3. Tenaga kerja
  4. Transportasi
  5. Pembangkit tenaga listrik
  6. Tanah untuk ekspansi

Metode Pemilihan Lokasi Pabrik

  1. Metode kuantitatif : adalah menilai secara kuantitatif baik buruknya suatu daerah untuk pabrik sehubungan dengan faktor-faktor yang terdapat didaerah tersebut, sehingga perusahaan dapat membandingkan keadaan daerah satu dengan daerah lain.
  2. Metode kualitatif : adalah konsep biaya tetap dan biaya variabel dari lokasi yang berbeda dapat menciptakan hubungan antara biaya dan volume produksi yang berlaku bagi masing-masing lokasi.
  3. Metode transportasi : adalah suatu alat untuk memecahkan masalah yang menyangkut pengiriman barang, dari suatu tempat ke tempat yang lain.

Tujuan transportasi, adalah dari mana dan berapa jumlah yang harus didistribusikan pada masing-masing lokasi, sehingga biaya distribusi minimum.

Perencanaan Layout, adalah perencanaan dari kombinasi yang optimal antara fasilitas produksi serta semua peralatan dan fasilitas terlaksananya proses produksi.

Tujuan Pelaksanaan Layout, adalah untuk mendapatkan kombinasi yang paling optimal antara fasilitas-fasiltas produksi.

Layout Diperlukan Dalam Perusahaan Karena :

  1. Adanya perubahan desain produk
  2. Adanya produk baru
  3. Adanya perubahan volume permintaan
  4. Lingkungan kerja yang tidak memuaskan
  5. Fasilitas produksi yang ketinggalan jaman
  6. Penghematan biaya
  7. Adanya kecelakaan dalam proses produksi
  8. Pemindahan lokasi pasar/konsentrasi terhadap pasar

Kriteria Penyusunan Layout :

  1. Jarak angkut yang minimum
  2. Penggunaan ruang yang efektif
  3. Keselamatan barang-barang yang diangkut
  4. Fleksibel
  5. Kemungkinan ekspansi masa depan
  6. Biaya diusahakan serendah mungkin
  7. Aliran material yang baik

Langkah-Langkah Perencanaan Layout :

  1. Melihat perencanaan produk yang menunjukkan fungsi-fungsi dimiliki produksi tersebut
  2. Menentukan perlengkapan yang akan dibutuhkan dan memilih mesin-mesinnya.
  3. Analisa dan keseimbangan urutan pekerjaan, flow casting dan penyusunan diagram blok daripada layout.

Klasifikasi Perencanaan Layout

  1. Adanya perubahan-perubahan kecil dari layout yang ada
  2. Adanya perubahan-perubahan fasilitas produksi yang baru
  3. Merubah susunan layout karena adanya perubahan fasilitas produksi
  4. Pembangunan pabrik baru

Macam – Macam Layout

  1. Produk layout, adalah berurutan sesuai dengan jalannya proses produksi dari bahan mentah sampai menjadi barang jadi.
  2. Proses layout, adalah kesamaan proses atau kesamaan pekerjaan yang mempunyai fungsi yang sama dikelompokkan dan ditempatkan dalam ruang tertentu.
  3. Fixed position (layout kelompok), adalah susunan komponen untuk proses produksi diletakkan didekat tempat proses produksi dilaksanakan.
  4. Material handling, adalah ilmu untuk memindahkan, membungkus dan menyimpan bahan-bahan dalam segala bentuk.

 

(Sumber: https://weareglory.com/)

Mengenal Sistem Produksi dan Operasi

Mengenal Sistem Produksi dan Operasi

Mengenal Sistem Produksi dan Operasi

Mengenal Sistem Produksi dan Operasi
Mengenal Sistem Produksi dan Operasi

Manajemen produksi dan operasi merupakan manajemen dari suatu sistem informasi yang mengkonversikan masukan (inputs) menjadi keluaran (outputs) yang berupa barang atau jasa.  Hal ini berkaitan dengan pelaksanaan fungsi produksi dan operasi yang memerlukan serangkaian kegiatan dan merupakan suatu sistem.

Sistem produksi mempunyai unsur-unsur yaitu masukan, pentransformasian dan keluaran. Sedang produksi dan operasi merupakan suatu sistem untuk meyediakan barang-barang dan jasa-jasa yang dibutuhkan dan akan dikombinasi oleh anggota masyarakat.
Yang dimaksud dengan sistem adalah merupakan suatu rangkaian unsur-unsur yang saling terkait dan dan tergantung serta saling pengaruh-mempengaruhi satu dengan yang lainnya, yang keseluruhannya merupakan suatu kesatuan bagi pelaksanaan kegiatan bagi pencapaian suatu tujuan tertentu.
Sedangkan yang dimaksud dengan sistem produksi dan operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara terpadu, menyatu dan menyeluruh dalam pentransformasian masukan menjadi keluaran.
Sistem produksi tidak hanya terdapat pada industri manufaktur, tetapi juga dalam industri jasa seperti perbankan, asuransi, pasar swalayan dan rumah sakit. Sistem produksi dan operasi dalam industri jasa menggunakan bauran yang berbeda dari masukan yang dipergunakan dalam industri manufaktur.
Sebagai contoh suatu perusahaan telekomunikasi dalam pengoperasiannya membutuhkan modal untuk suku cadang dan komponen elektronik serta peralatan yang terdapat dalam suatu bangunan, disamping peralatan transmissi suara melalui sistem kabel, menara microwave, station, computers dan operator telepon.
Sistem produksi mempunyai masukan yang dapat berupa, bahan baku, komponen atau bagian dari produk, barang setengah jadi, formulir-formulir, para pemesan atau langganan dari para pasien. Keluaran dari sistem produksi dapat berupa barang jadi, barang setengah jadi, bahan-bahan kimia, pelayanan kepada pembeli dan pasien, formulir-formulir yang telah selesai diisi dan diproses.

Sistem produksi yang sering dipergunakan dapat dibedakan atas 2 macam yaitu :

  1. Proses produksi yang kontinue (continuous process) – dimana peralatan produksi yang digunakan disusun dan diatur dengan memperhatikan urut-urutan kegiatan atau routing dalam menghasilkan produk tersebut, serta arus bahan dalam proses telah distandardisir.
  2. Proses produksi yang terputus-putus (intermitten process) – dimana kegiatan produksi dilakukan tidak standar, tetapi didasarkan produk yang dikerjakan, sehingga peralatan produksi yang digunakan disusun dan diatur yang dapat bersifat lebih luwes ( flexible ) untuk dapat dipergunakan bagi menghasilkan berbagai produk dan berbagai ukuran.
  3. Proses produksi yang bersifat proyek – dimana kegiatan produksi dilakukan pada tempat dan waktu yang berbeda-beda, sehingga peralatan produksi yang digunakan ditempatkan di tempat atau lokasi dimana proyek tersebut dilaksanakan dan pada saat yang direncanakan.
Setiap sistem terdiri dari subsistem yang lebih kecil, sehingga dalam perusahaan sebagai suatu organisasi, sistem pengorganisasiannya terdiri dari beberapa subsistem, yang merupakan subsistem fungsional.

Ada 3 macam subsistem dalam perusahaan yang dapat dibedakan yaitu :

  1. Sistem Perumusan Kebijaksanaan (Policy Formulating System) – Fungsinya adalah menyelarakan kebijaksanaan organisasi perusahaan yang mendasar dan menyeluruh dengan memproses dan mengolahserta menganalisis informasi yang mencerminkan keadaan perusahaan dan lingkungan sekarang ini , keadaan di masa depan bagi pencapaian tujuan dan sasaran perusahaan jangka pendek maupun jangka panjang.
  2. Sistem Pengendalian Umum (General Control System) – Fungsi utamanya adalah mengubah dan mentransformasikan informasi untuk dasar pengukuran, pengevaluasian dan pemantauan terhadap keberhasilan pelaksanaan kebijakan, strategi dan program perencanaan serta sekaligus memberikan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk perbaikan atau koreksi agar tujuan dan sasaran yang direncanakan dapat tercapai.
  3. Sistem Pengorganisasian Antara (Intermediate Organisasi System) – Fungsinya adalah untuk memberikan dukungan pelayanan yang dibutuhkan oleh subsistem yang terdapat dalam organisasi perusahaan atau sekaligus mendukung sistem organisasi perusahaan. Dukungan pelayanan yang tekait dengan fungsi dari sistem ini termasuk pengendalian, pelimpahan wewenang, penyampaian saran dan keputusan serta dukungan pelayanan lainnya.
Pentransformasian informasi dalam sistem produksi dan operasi dapat dilakukan dengan menggunakan model-model matematis, terutama guna menggambarkan dan memprediksi hubungan fungsi-fungsi yang ada dalam sistem produksi dan operasi. Sebagai contoh penggunaan model-model matematis dalam sistem produksi dan operasi terdapat dalam pemecahan optimisasi produksi, optimisasi biaya produksi, optimisasi persediaan, optimisasi keseimbangan kapasitas dan lain-lain. Model-model yang digunakan sangat bermanfaat bagi penganalisisan dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.

Proses Produksi

Kegiatan utama yang bersangkutan dengan manajemen produksi adalah proses produksi. Sebelum membahas proses produksi, ada baiknya kita perlu mengetahui arti dari proses dan produksi.
Proses adalah cara, metode dan teknik bagaimana sesungguhnya sumber-sumber (tenaga kerja, mesin, bahan dan dana) yang ada diubah untuk memperoleh suatu hasil.
Sedangkan produksi adalah kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa. Jadi proses produksi dapat diartikan sebagai cara, metode dan teknik untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan sumber-sumber (tenaga kerja, mesin, bahan-bahan dan dana) yang ada.

Jenis-jenis proses produksi itu sangatlah banyak, tetapi yang umum terdapat 2 jenis proses produksi yaitu :

  1. Proses produksi terus-menerus (continuous processes) adalah suatu proses produksi yang mempunyai pola atau urutan yang selalu sama dalam pelaksanaan proses produksi di dalam perusahaan.
  2. Proses produksi terputus-putus (intermitten processes) adalah suatu proses produksi dimana arus proses yang ada dalam perusahaan tidak selalu sama.

Ciri-ciri proses produksi terus-menerus adalah :

  1. Produksi dalam jumlah besar (produksi massa), variasi produk sangat kecil dan sudah distandardisir.
  2. Menggunakan product lay out atau departementation by product.
  3. Mesin bersifat khusus (special purpose machines)
  4. Operator tidak mempunyai keahlian/skill yang tinggi.
  5. Salah satu mesin /peralatan rusak atau terhenti, seluruh proses produksi terhenti.
  6. Tenaga kerja sedikit
  7. Persediaan bahan mentah dan bahan dalam proses kecil
  8. Dibutuhkan maintenance specialist yang berpengetahuan dan pengalaman yang banyak
  9. Pemindahan bahan dengan peralatan handling yang fixed ( fixed path equipment ) menggunakan ban berjalan ( conveyor ).

Kebaikan proses produksi terus-menerus adalah :

  1. Biaya per unit rendahbila produk dalam volume yang besar dan distandardisir.
  2. Pemborosan dapat diperkecil, karena menggunakan tenga mesin.
  3. Biaya tenaga kerja rendah.
  4. Biaya pemindahan bahan di pabrik rendah karena jaraknya lebih pendek.

Sedangkan kekurangan proses produksi terus-menerus adalah :

  1. Terdapat kesulitan dalam perubahan produk.
  2. Proses produksi mudah terhenti, yang menyebabkan kemacetan seluruh proses produksi
  3. Terdapat kesulitan menghadapi perubahan tingkat permintaan.

Ciri-ciri proses produksi yang terputus-putus adalah :

  1. Produk yang dihasilkan dalam jumlah kecil, variasi sangat besar dan berdasarkan pesanan.
  2. Menggunakan process lay out (departementation by equipment).
  3. Menggunakan mesin-mesin bersifat umum (general purpose machines) dan kurang otomatis.
  4. Operator mempunyai keahlian yang tinggi.
  5. Proses produksi tidak mudah berhenti walaupun terjadi kerusakan di salah satu mesin.
  6. Menimbulkan pengawasan yang lebih sukar.
  7. Persediaan bahan mentah tinggi
  8. Pemindahan bahan dengan peralatan handling yang flexible (varied path equipment) menggunakan tenaga manusia seperti kereta dorong (forklift).
  9. Membutuhkan tempat yang besar.

Kelebihan proses produksi terputus-putus adalah :

  1. Flexibilitas yang tinggi dalam menghadapi perubahan produk yang berhubungan dengan,
    • process lay out
    • mesin bersifat umum (general purpose machines)
    • sistem pemindahan menggunakan tenaga manusia.
  2. Diperoleh penghematan uang dalam investasi mesin yang bersifat umum.
  3. Proses produksi tidak mudah terhenti, walaupun ada kerusakan di salah satu mesin.

Sedangkan kekurangan proses produksi terputus-putus adalah :

  1. Dibutuhkan scheduling, routing yang banyak karena produk berbeda tergantung pemesan.
  2. Pengawasan produksi sangat sukar dilakukan.
  3. Persediaan bahan mentah dan bahan dalam proses cukup besar.
  4. Biaya tenaga kerja dan pemindahan bahan sangat tinggi, karena menggunakan tenaga kerja yang banyak dan mempunyai tenaga ahli.

(Sumber: https://balad.org/)

7 Contoh Surat Keterangan (Memperlancar Beragam Urusan)

7 Contoh Surat Keterangan (Memperlancar Beragam Urusan)

7 Contoh Surat Keterangan (Memperlancar Beragam Urusan) – Adakalanya urusan administrasi atau prosedur spesifik memerlukan surat keterangan. Tujuan pembuatannya pun bermacam-macam, pada lain menerangkan domisili, penghasilan, ahli waris, konfirmasi kepegawaian, dan masih banyak lagi.

Jelasnya, lebih dari satu semisal surat info sanggup Anda menyaksikan di bawah ini.

Contoh Surat Keterangan Kerja

PT. Pejuang Aksara

Jl. Karet Belakang III No: 12, Setiabudi-Kuningan Jakarta Selatan

Telp: 081122334455

email: manajemen@pejuangaksara.com

Surat Keterangan Kerja

No : 232/HRD/XI/2018

Nama: Adrian Darmawan

Jabatan: Direktur Utama

Alamat: Jl. Karet Belakang III No: 12

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

dengan ini menerangkan bahwa yang perihal di bawah ini:

Nama: Diva Renata

Jabatan: Staf Kreatif

Alamat: Jl. Komando III No:13

memang benar bekerja sebagai karyawan PT Pejuang Aksara juga sejak tanggal 1 September 2018 sampai pas ini. Saudara/i Diva bekerja sebagai staf Kreatif PT. Pejuang Aksara.

Demikian surat info kerja ini dibuat sebagai wujud konfirmasi kepegawaian Saudara/i yang bersangkutan.

Surakarta, 8 September 2018

Direktur

Adrian Darmawan

Contoh Surat Keterangan Penghasilan

PT. Gudang Gula Indonesia

Jl. Woltermongisidi No. 78 Surabaya, Indonesia

Surabaya, 01 Mei 2018

Perihal: Surat Keterangan Gaji

No.: 204/Juli/HRD/2018

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Briana Ramadhan

Jabatan: Manajer Personalia

Menerangkan bersama dengan memang bahwa:

Nama: Indra Adikusuma

Jabatan: Staff Promosi

Hingga pas ini tanggal 01 Mei 2018 masih aktif bekerja dan perusahaan memberi tambahan penghasilan bersama dengan rincian sebagai berikut:

Gaji Pokok: Rp. 3.000.000

Tunjangan Makan: Rp. 500.000

Tunjangan Perumahan: Rp. 500.000

Tunjangan Transportasi: Rp. 200.000

Sehingga total gaji yang diperolehnya ialah sebesar Rp. 4.200.000,- (empat juta dua ratus ribu rupiah).

Demikian surat info penghasilan ini sebagai konfirmasi penghasilan staf kami.

Hormat Kami,

Briana Ramadhan

 

Sumber : https://www.kumpulansurat.co.id/

7 Contoh Surat Pengantar (Untuk Beragam Keperluan)

7 Contoh Surat Pengantar (Untuk Beragam Keperluan)

7 Contoh Surat Pengantar (Untuk Beragam Keperluan) – Setiap instansi, lembaga, perusahaan, apalagi lingkup RT samasekali pasti pernah mengeluarkan surat pengantar. Mereka kebanyakan udah punya perumpamaan format terdahulu.

Namun, bagi Anda yang baru pertama kali ditugaskan untuk menuliskannya, tidak tersedia salahnya menyaksikan beraneka perumpamaan surat pengantar berikut ini sebagai referensi.

Contoh Surat Pengantar Proposal

Surat Kuasa

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama: Ari Rahman, S.Mat.

Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 11 Maret 1995

NIM: 13610029

Jurusan: Matematika

Fakultas: Sains dan Teknologi

Alamat: Jl. Ulujami Raya no:12, Jakarta

Dengan ini mengimbuhkan kuasa kepada:

Nama: Imah Samirah, S.H.

Tempat, Tanggal Lahir: Tangerang, 10 Agustus 1990

Nomor KTP: 22829929270011

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Jl. Ciputat Raya no: 13, Tangerang Selatan

untuk mengambilkan ijazah asli dan transkip nilai, beserta fotokopi yang udah dilegalisir dan juga menandatangani berkas-berkas yang perihal bersama dengan perihal tersebut.

Apabila di kemudian hari terdapat keslaahan maupun perihal lain akan menjadi tanggung jawab aku semuanya selaku pemberi kuasa.

Demikian Surat Kuasa ini aku bikin agar sanggup dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kulon Progo, 14 Agustus 2018

Penerima Kuasa

Imah Samirah, S.H

Pemberi Kuasa

Ari Rahman, S.Mat

 

Baca Juga: