shadow

Nilai Kepahlawanan Meredup

Nilai Kepahlawanan Meredup

Nilai Kepahlawanan Meredup

Nilai Kepahlawanan Meredup
Nilai Kepahlawanan Meredup

Para pahlawan masa lalu telah menumpahkan darah dan air untuk memperjuangkan

kemerdekaan Indonesia. Semua itu dilakukan agar rakyat dan bangsa Indonesia bebas menentukan nasib sendiri serta menjadi negara yang adil dan makmur. Kini, nilai-nilai kepahlawan itu kian meredup.

Pahlawan masa kini bukan lagi mati di medan tempur, melainkan mereka yang habis-habisan memperjuangkan pluralisme, keadilan, membela kebenaran, mengurangi kemiskinan, memberantas kebodohan, mengangkat harkat dan martabat bangsa melalui prestasi, serta tidak ikut-ikutan menebarkan kebencian yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai kepahlawanan seperti itu yang harus kita perjuangkan terus untuk mewujudkan keadilan sosial.

Ekonom dari Universitas Surakarta, Jawa Tengah, Agus Trihatmoko mengatakan

, Perjuangan generasi bangsa di era mmoderen saat ini tidak kalah penting dibandingkan dengan para pejuang masa penjajahan dan kemerdekaan. Bagi generasi sekarang, makna Perjuangan bukan lagi untuk mengusir penjajah.

“Pahlawan masa kini berjuang untuk meneruskan cita-cita luhur para pejuang masa lalu, yaitu menegakkan kedaulatan hidup bangsa Indonesia agar sejajar dengan bangsa maju di dunia,” ujar Agus kepada BeritaSatu.com di Jakarta, Jumat (9/11).

Dikatakan, kedaulatan hidup bangsa dari perspektif ekonomi adalah kedaulatan ekonomi,

karena perekonomian menjadi alat utama untuk memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara. Memperjuangkan perekonomian Indonesia sebenarnya telah diamanatkan oleh konstitusi pada Pasal 33 UUD 1945, yaitu untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Saat ini, kata dia, masih ada ketimpangan antara kelompok kaya dan miskin serta pengusaha besar dan kelompok usaha mikro-kecil. “Oleh sebab itu, jiwa kepahlawan generasi sekarang diharapkan tetap bergelora untuk ambil bagian sebagai pejuang-pejuang ekonomi untuk mewujudkan amanat konstitusi kita,” ujarnya.

Dikatakan, perjuangan terhadap pembangunan ekonomi nasional diharapkan dapat mengatasi isu-isu kemiskinan, pengangguran, kebodohan, termasuk isu-isu sosial dan politik. Partisipasi aktif oleh setiap warga negara dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, pemberdayaan ekonomi kelas menengah-bawah, penciptaan pemerintahan yang bersih, serta meredam liberaliasi ekonomi dan politik merupakan contoh praktik mengamalkan jiwa kepahlawan masa kini.

 

Baca Juga :