shadow

Kuota SNMPTN Berkurang Jadi 20 Persen

Kuota SNMPTN Berkurang Jadi 20 Persen

Kuota SNMPTN Berkurang Jadi 20 Persen

Kuota SNMPTN Berkurang Jadi 20 Persen
Kuota SNMPTN Berkurang Jadi 20 Persen

Seleksi masuk perguruan tinggi tahun ini, baik SNMPTN maupun SBMPTN

, mengalami sejumlah perubahan. Kepala Seksi Pembelajaran dan Teknologi Kemenristek Dikti, Fajar Priautama, mengatakan, perubahan tersebut bertujuan memfasilitasi PTN memperoleh calon mahasiswa berkualitas.

”Pemerintah selalu berupaya memfasilitasi perguruan tinggi memperoleh calon mahasiswa berkualitas. Kebijakan yang kami tetapkan adalah pengembangan model dan proses seleksi calon mahasiswa baru,” ujar Fajar.

Perubahan tersebut salah satunya mengenai penyelenggara seleksi.

Untuk meningkatkan tata kelola manajemen seleksi perguruan tinggi tahun ini, kata Fajar, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dilakukan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Sementara dari sisi jalur seleksi, adanya penurunan kuota daya tampung. “Mahasiswa melalui jalur SNMPTN dari 30 persen pada 2018 menjadi 20 persen tahun ini,”ungkap Fajar. Menurut dia, penurunan persentase tersebut dilakukan untuk melihat efektivitas penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN yang tahun ini sistem pelaksanaannya mengalami perubahan yang cukup signifikan.

“Selain mengubah sistem ujian menjadi berbasis komputer, sistem penilaian

dan periode pelaksanaan pun berubah,”terangnya. Jika dulu ujian SBMPTN dilaksanakan satu kali, kini ujian dapat dilakukan dua kali melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan waktu yang dapat ditentukan sendiri peserta.

Hal ini bisa dilakukan karena ujian berlangsung beberapa kali selama periode SBMPTN 2019 berlangsung sejak Maret – Mei 2019. Selain itu, siswa juga bisa mendaftarkan diri ke PTN setelah mendapatkan nilai dari SBMPTN

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/LHPDD3W