shadow

Mantap! APWMI Tawarkan Sekolah Gratis di Bogor

Mantap! APWMI Tawarkan Sekolah Gratis di Bogor

Mantap! APWMI Tawarkan Sekolah Gratis di Bogor

Mantap! APWMI Tawarkan Sekolah Gratis di Bogor
Mantap! APWMI Tawarkan Sekolah Gratis di Bogor

Kabar gembira datang untuk para orang tua murid yang memiliki anak sekolah di tingkat SMK.

Asosiasi Pengusaha Wanita Mandiri Indonesia (APWMI) menawarkan sekolah gratis bagi masyarakat kurang mampu untuk mengenyam pendidikan. APWMI menjamin biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) setiap bulannya.

Tawaran itu sendiri terlontar dari CEO APWMI, Nurhayati beserta rombongan saat melakukan audiensi dengan Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim di Ruang Paseban Narayana, Balaikota Bogor pada Selasa (15/10). Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menekan jumlah angka pengangguran dan putus sekolah yang setiap tahunnya terus meningkat.

“Kian meningkatnya angka pengangguran dan putus sekolah tentu perlu ditekan,

salah satunya dengan cara menggratiskan biaya sekolah kejuruan. Mengapa kejuruan, agar para pelajar yang telah lulus nanti telah miliki soft skill atau memiliki kemampuan di bidangnya masing-masing bisa langsung mencari kerja,” kata Nurhayati.

Nurhayati menjelaskan, melihat kondisi meningkatnya pengangguran dan tingginya angka kemiskinan, APWMI ingin berkontribusi nyata serta berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Salah satu upayanya ialah dengan menawarkan sekolah gratis bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Program sekolah SPP gratis yang saat ini telah berjalan, yakni SMK Labschool Tangerang Raya. Untuk di Kota Bogor sendiri program sekolah SPP gratis sudah ada dan baru berjalan tiga bulan, yaitu di SMK Putra Pena, Jalan Darul Quran, Bogor Barat,” ucap dia.

Di sekolah tersebut, sambungnya, para pelajar dibekali dengan keterampilan Tata Busana,

Tata Boga dan Tata Kecantikan. Dari hasil keterampilannya itu, para siswa bahkan bisa mengantongi uang saku sendiri dengan cara menjual baju seragam yang dibuatnya.

“Untuk sistem sekolah gratis biaya SPP di kami itu mereka diajarkan Tata Busana yang menghasilkan suatu produk, yakni seragam sekolah. Seragam tersebut dijual kembali dan hasil penjualannya dikonversi pada biaya SPP. Jika banyak lebih tak jarang para siswa memiliki uang saku sendiri,” imbuhnya.

Menanggapi tawaran itu, Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim menyambut baik dan sangat mengapresiasi program tersebut. Ia berharap, tak hanya program sekolah gratis biaya SPP saja yang dikolaborasikan, melainkan juga dapat bersinergi terhadap program Sekolah Ibu.

 

Sumber :

https://education.microsoft.com/Story/CommunityTopic?token=Ue57v