shadow

Ependymoma Dan Cowden syndrome

Cowden syndrome

Ependymoma Dan Cowden syndrome

Cowden syndrome
Cowden syndrome

Cowden syndrome

Sindrom Cowden (CS) merupakan bagian dari PTEN sindrom hamartoma tumor. Hamartomas bersifat jinak ,bukan kanker pertumbuhan seperti tumor.8 Hampir semua orang dengan sindrom Cowden mengembangkan hamartomas. Pertumbuhan ini yang paling sering ditemukan pada kulit dan selaput lendir (misalnya lapisan mulut dan hidung), tetapi mereka juga dapat terjadi di usus dan bagian lain dari tubuh.

Pertumbuhan hamartomas pada kulit dan selaput lendir biasanya menjadi jelas pada akhir dua puluhan seseorang. Sindrom Cowden dikaitkan dengan peningkatan risiko mengembangkan beberapa jenis kanker, terutama kanker payudara, kelenjar di leher rendah yang disebut tiroid, dan lapisan rahim (endometrium). Kanker lain yang telah diidentifikasi pada orang dengan sindrom Cowden termasuk kanker kolorektal, kanker ginjal, dan bentuk kanker kulit yang disebut melanoma. Dibandingkan dengan populasi umum, orang dengan sindrom Cowden mengembangkan kanker ini di usia muda, sering dimulai pada usia tiga puluhan atau empat puluhan. Penyakit lain dari payudara, tiroid, dan endometrium juga umum pada sindrom Cowden.9

Ependymoma

Ependymoma adalah tumor gilal yang berasal dari sel ependymal dalam sistem saraf pusat (SSP). Ependymoma muncul dari sel-sel ependym pada ventrikel otak sebagai massa intraventrikular dengan sering ekstensi ke dalam ruang subrachnoid dan medulla spinalis sebagai massa intramedulla yang timbul dari kanal pusat atau massa aksofitik di konus dan cauda equina.10 Ependymoma merupakan tumor dengan pertumbuhan lambat.. Tumor ini umumnya menyerang anak-anak 75% dan 25% menyerang orang dewasa. Gejala dari epedymoma yaitu sering sakit di bagian belakang. Munculnya berbagai gejala neurologis seperti gangguan neurologis dan masalah orang di bagian panggul seperti kandung kemih dan usu. Penanggulangan ependymoma dapat dilakukan dengan kombinasi operasi, terapi radiasi dan chemotherapy.11

Sumber : https://www.prfree.org/@theeacher/dosenpendidikan-releases-abrand-new-article-onthe-respiratory-system-of-different-animals-6rm584677kw4