shadow

Wapres Ma’ruf Anjurkan Santri Belajar Sungguh-sungguh Agar Jadi Wakil Presiden

Wapres Ma'ruf Anjurkan Santri Belajar Sungguh-sungguh Agar Jadi Wakil Presiden

Wapres Ma’ruf Anjurkan Santri Belajar Sungguh-sungguh Agar Jadi Wakil Presiden

Wapres Ma'ruf Anjurkan Santri Belajar Sungguh-sungguh Agar Jadi Wakil Presiden
Wapres Ma’ruf Anjurkan Santri Belajar Sungguh-sungguh Agar Jadi Wakil Presiden

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta masyarakat, khususnya santri di lingkungan itu tak putus asa untuk belajar. Dia juga berharap akan ada lagi warga Tangerang, Banten, yang bisa menjabat sebagai wakil presiden seperti dirinya.
Berita Terkait
Xiaomi Siap Kembangkan Smart Pesantren
PGRI Respon Positif Kebijakan Menag Hapus Materi Khilafah di Buku Agama Islam
Pemerintah China Menawarkan Beasiswa untuk Santri Indonesia

“Belum pernah orang Banten jadi wakil presiden, apalagi orang Tangerang

. Makanya jangan putus asa, saya bisa jadi wakil presiden. Makanya kudu belajar,” kata Wapres ketika menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan haul sang ayah di Tangerang, Sabtu (9/11/2019).

Kemudian Ma’ruf bercerita bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajaknya untuk menjadi wakil presiden pada 2019-2024. Beruntung, lanjut Ma’ruf, ia dan Jokowi memenangkan pemilihan presiden (pilpres).

“Alhamdulillah berkat dukungan doa bapak ibu sekalian Pak Jokowi dan saya terpilih. Lalu saya jadi wakil presiden,” jelasnya.

Lebih lanjut Ma’ruf menyampaikan, santri bisa jadi apapun, seperti bupati, gubernur, atau bahkan presiden. Contohnya saja Gus Dur yang menjadi Presiden ke-4.

“Saya anjurkan ke santri belajar sungguh-sungguh

. Saya oleh saya tidak diniatkan menjadi wakil presiden, tapi kyai,” pungkasnya.

Selain itu dirinya juga menyarankan kepada orang tua yang memiliki tiga anak untuk mengirimkan satu anaknya belajar di pesantren. Hal ini agar sang anak bisa menjadi santri hingga kyai ke depannya.

“Yang dikirim ke pesantren yang paling pintar supaya jadi kyai cerdas.

Jangan yang paling bodoh, karena nanti kan bimbing umat,” tegas Ma’ruf.

Disebutkan Ma’ruf, kyai di muka bumi ini terus menularkan ilmunya ke santri-santri agar ada regenerasi ulama ke depannya. Menurutnya, ulama adalah penerus nabi untuk menghilangkan jahiliah di dunia.

“Makanya terus lahirkan ulama-ulama supaya ada generasi yang melanjutkan,” ujar Ma’ruf.

 

Sumber :

https://connect.barton.edu/ICS/Academics/BUS/CIS_PLA/Special_Courses-CIS_PLA-CIS_1/Blog_1.jnz?portlet=Blog_1&screen=View+Post&screenType=next&Id=66dee9a0-de10-48a4-b22c-5480945b5945