shadow

Teknologi Penyimpanan Digital

Media penyimpanan digital memasuki era baru. Sementara di masa lalu kami hanya tahu tentang media penyimpanan seperti hard drive pada laptop atau flash drive portabel, kami sekarang telah mengembangkan teknologi yang menawarkan media penyimpanan online yang dikenal sebagai Cloud Storage.

Tidak seperti media offline, yang membutuhkan peralatan khusus, hari ini dan teknologi kami saat ini dapat memfasilitasi akses ke data digital secara paksa menggunakan alat akses Internet. Manfaat yang ditawarkan oleh Cloud Storage jelas lebih banyak.

Selain data yang kami simpan, kami juga tidak perlu khawatir tentang masalah dengan perangkat elektronik kami. Semua data penting yang Anda miliki disimpan dengan aman di penyimpanan cloud. Ingin mempelajari lebih lanjut tentang penyimpanan cloud? Ulasan ini untuk Anda.

Pemahaman dan sejarah teknologi penyimpanan cloud

Cloud Storage adalah teknologi penyimpanan digital yang menggunakan keberadaan server virtual sebagai media penyimpanan. Tidak seperti media penyimpanan perangkat keras konvensional, seperti CD atau hard drive, teknologi Cloud Storage tidak memerlukan peralatan tambahan. Yang Anda perlukan untuk mengakses file digital adalah komputer atau gadget yang memiliki layanan Internet.

Istilah Cloud Storage yang diinstal untuk media penyimpanan online dapat dijelaskan dari dua kata penyusun, Cloud dan Storage. Awan dalam bahasa Indonesia berarti awan seperti kata-kata dari internet. Internet dibandingkan dengan cloud yang luas, di mana Anda dapat mengakses banyak hal dari informasi hingga program di satu tempat dan dapat digunakan oleh banyak orang.

Meskipun kata sandi berarti memori atau media penyimpanan, satu-satunya hal yang dapat disimpan adalah data digital mulai dari tertulis, audio, data visual hingga program atau aplikasi digital. Secara umum, penyimpanan cloud dapat diartikan sebagai teknologi yang menggunakan internet sebagai media untuk menyimpan data digital yang kita miliki.

Pada dasarnya, teknologi penyimpanan cloud adalah apa yang dikembangkan oleh sistem komputasi awan atau yang disebut komputasi awan. Cloud Computing adalah konsep dasar layanan penyimpanan cloud. Dengan aplikasi Cloud Computing, penyedia Cloud Storage dapat membangun media penyimpanan online. Sejauh menyangkut cloud computing, ini adalah teknologi jaringan internet yang memiliki sejarah panjang pengembangan.

Sederhananya, sistem komputasi awan menggunakan beberapa komputer server yang telah dioptimalkan oleh sistem penyimpanan untuk membuat beberapa server virtual atau situs penyimpanan. Data yang disimpan di server virtual akan tetap berada di server pusat dan jika pengguna membutuhkannya, itu hanya akan memerlukan akses ke sana dan akan disimpan sementara di perangkat kami.

Teknologi ini sebenarnya diperkenalkan sekitar tahun 1960-an oleh seorang insinyur komputer dari MIT bernama John McCarthy. Pada saat itu, sistem belum didirikan di Internet, tetapi hanya pada jaringan infrastruktur sistem seperti listrik dan air. John McCarthy kemudian memperkenalkan konsep sistem terintegrasi dalam media khusus, yang akhirnya dikembangkan menjadi komputasi awan.

Pengembangan sistem penyimpanan berbasis cloud pertama kali diperkenalkan oleh perusahaan modern Amazon eCommerce pada tahun 2000. Amazon adalah salah satu pelopor dalam menggunakan sistem sebagai jembatan untuk semua layanan e-commerce, termasuk Amazon Web Service.

Itu hanya diperlukan untuk menetapkan waktu sebelum pengembangan sistem komputasi awan berkembang, seperti yang dilakukan Google melalui salah satu layanan Google Drive. Sekarang ada cukup penyedia layanan penyimpanan cloud yang bisa menjadi opsi penyimpanan data. Beberapa dari mereka adalah layanan gratis yang dapat digunakan oleh siapa saja, dan beberapa layanan berbayar yang kadang-kadang dirancang untuk menyediakan kebutuhan penyimpanan data dari perusahaan besar atau bisnis.

Baca juga: