shadow

SEJARAH, KRONIK DAN PERIODIASI

SEJARAH, KRONIK DAN PERIODISASI

SEJARAH, KRONIK DAN PERIODIASI

SEJARAH, KRONIK DAN PERIODISASI

  1. Kronik:

Kronik sejarah adalah cara penyajian sejarah secara kronologis (kejadiannya ditulis berdasarkan urutan waktu).

Tujuan Kronik:
-Membantu menghindarkan terjadinya kerancuan dalam pembabakan waktu sejarah.
-Merekonstruksi peristiwa sejarah dimasa lalu berdasarkan urutan waktu dengan tepat.
-Menghubungkan dan membandingkan kejadian sejarah di tempat lain dalam waktu yang sama.

v  CONTOH-CONTOH KRONIK:
 1. 17 Agustus 1945 – Pada tanggal inilah proklamasi kemerdekaan Indonesia dilakukan.
2. 18 Agustus 1945 – Pengesahan UUD
3. 26 Maret 1966    – Pada waktu ini, para pejuang lain menolak memberikan Kota Bandung ke tangan sekutu. Akhirnya, mereka memutuskan untuk membakar kota tersebut, sehingga muncullah istilah Bandung Lautan Api.

Pokoknya bentuk penyajiannya itu waktu dan kejadian. Biasanya sejarah-sejarah kronik ditulis pendek-pendek, karena ditulisnya per tanggal kejadian.
Sejarah itu tidak ada yang objektif, sejarah iyu subjektif, tergantung kepada penulisnya siapa dan kepentingannya apa.

 

  1. Periodisasi:
    Untuk memudahkan mempelajari sejara, maka para sejarawan membuat periodisasi atau kronologi berdasarkan pada aspek-aspek tertentu. Periodisasi dalam sejarah adalah tingkat perkembangan masa dalam sejarah atau pembabakan masa dalam sejarah. Periodisasi dalam sejarah ditentukan berdasarkan peristiwa yang sejenis yang terjadi dalam kurun waktu tertentu serta bergantung pada penafsiran para sejarawan

v  CONTOH-CONTOH PERIODISASI
SEJARAH INDONESIA

1.….-400        : zaman prasejarah Indonesia
2.400-1500     : zaman pengaruh Hindu-Budha dan pertumbuhan Islam
3. 1500-1670  : Zaman kerajaan Islam dan mulai masuknya pengaruh Barat serta       perluasan pengaruh VOC.
4. 1670-1800  : Masa penjajahan oleh VOC
5. 1800-1811  : Masa pemerintahan Herman W. Daendels
6. 1811-1816  : Masa pemerintahan Thomas Stamford Raffles (Inggris).
7. 1816-1830  :Masa pemerintahan Komisaris Jenderal dan perlawanan terhadap     Pemerintahan Kolonial Belanda.
8. 1830-1870  : Sistem tanam paksa oleh Gubernur Van den Bosch.
9. 1870-1942  : Sistem ekonomi Liberal Kolonial dan Politik Etis.
10.1908          : Masa Pergerakan Nasional
11.1942-1945 : Masa pendudukan Jepang.
12.1945-1949 : Perjuangan mempertahankan Kemerdekaan.
13.1949-1950 : Masa pemerintahan RIS.
14.1950-1959 : Penerapan sistem Liberal Parlementer
15.1959-1966 : Masa demokrasi terpimpin
16.1966-1998 : Masa Orde Baru
17.1998-Kini  : Era Refarmasi


Sumber: https://penirumherbal.co.id/