shadow

  Silsilah Nabi Muhammad SAW

  Silsilah Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW lahir dari keturunan bangsawan kabilah Quraisy. Beliau mempunyai silsilah yang jelas, sebagaimana layakya keluarga Arab terhormat pada masa itu. Beliau sendiri menyatakan bahwa keturunannya adalah keturunan pilihan diantara kabilah-kabilah Arab, yaitu keturunan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, dari keturunan Ismail terpilih Kinanah, dari keturunan Kinanah terpilih Quraisy, dari keturunan Quraisy terpilih Hasyim dan dari keturunan Hasyimlah beliau lahir.

Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul-Muth­thalib (nama aslinya Syaibah), bin Hasyim, bin Abdu Manaf (nama aslinya Al-Mughirah), bin Qushay, bin Kilab, bin Murrah, bin Ka’b, bin Lu’ay, bin Gha­lib, bin Fihr (nama aslinya Quraisy dan menjadi cikal bakal nama kabilah), bin Malik, bin An-Nadhr (nama aslinya Qais), bin Kinanah, bin Khuzaimah, bin Mudrikah (nama aslinya Amir), bin Ilyas, bin Mudhar, bin Nizar, bin Ma’ad, bin Adnan. bin Add bin Humaisi’, bin Salaman, bin Aush, bin Bauz, bin Qimwal, bin Ubay, bin Awwam, bin Nasyid, bin Haza, bin Baldas, bin Yadlaf, bin Tha­bikh, bin jahim, bin Nahisy, bin Makhy, bin Aidh, bin Abqar, bin Ubaid, bin Ad-Da’a, bin Harridan, bin Sinbar, bin Yatsriby, bin Yahzan, bin Yalhan, bin Ar’awy, bin Aidh, bin Daisyan, bin Aishar, bin Afnad, bin Aiham, bin Muqshir, bin Nahits, bin Zarih, bin Sumay, bin Muzay, bin Iwadhah, bin Aram, bin Qaidar, bin Isma’il Alaihi-Salam, bin Ibrahim Alaihi-Salam bin Tarih (nama aslinya Azar), bin Nahur, bin Saru’ atau Sarugh, bin Ra’u, bin Falakh, bin Aibar, bin Syalakh, bin Arfakhsyad, bin Sam, bin Nuh Alaihi-Salam, bin Lamk, bin Mutwashyalakh, bin Akhnukh atau ldris Alaihis-Salam, bin Yard, bin Mahla’il bin Qainan, bin Yanisya, bin Syits Alaihi-Salam, bin Adam Alaihis-Salam. Ibunya bernama Aminah binti Wahab bin Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah.

Abdullah adalah putra kesayangan Abd. Al-Mutthalib. Dia kawin dengan Aminah binti Wahab pada usia sekitar 24 tahun. Keduanya adalah pasangan yang serasi, pemuda tampan dan gadis jelita. Abd. Al-Mutthalib dan Wahab menurunkan keluarga yang terpandangan di kalangan kabilah-kabilah Arab. Kurang lebih 3 bulan setelah pernikahannya, Abdullah berangkat ke Negeri Syria untuk berdagang. Pada waktu itu Aminah telah memperlihatkan tanda-tanda kehamilah. Dalam perjalanan pulang di kota Yastrib mendadak Abdullah jatuh sakit dan akhirnya meninggal.

Aminah melahirkan Nabi pada tanggal 12 Rabiul awal bertepatan dengan 20 April, 571 tahun setelah kelahiran Nabi Isa as. Pada hari ketujuh setelah kelahiran Rasulullah, kakeknya menyembelih hewan kurban untuknya dan mengundang seluruh suku quraisy. Di tengah menikmati jamuan itu, mereka bertanya, “Wahai Abdul Mutthalib, kau beri nama siapa (anak itu)? “ Jawab Abdul Mutthalib, “ Aku memberinya nama Muhammad. “Mereka bertanya lagi, “Mengapa engkau lebih memilih nama itu ketimbang menamainya dengan salah satu nama leluhurnya?” Dia menjawab, “ (Karena) aku ingin Allah yang di langit memujinya dan semua manusia yang ada di muka bumi ini memujinya pula.

RECENT POSTS

Posted in:
Articles by:
Published: