shadow

Pengertian Manajemen Strategi

Pengertian Manajemen Strategi

Definisi manajeman strategi berkembang luas dan tiap para ahli mencoba membuat definisinya sendiri. Seperti menurut beberapa pendapat di bawah ini:

  1. Wahyudi, menurutnya manajemen strategi adalah suatu seni dan ilmu dari perumusan (formulating), penerapan (implementing), evaluasi (evaluating) dari keputusan-keputusan strategis antar fungsi yang memungkinkan organisasi dapat mencapai tujuannya di masa yang akan datang.
  2. Afdon, menurutnya manajemen strategi adalah proses yang berkesinambungan yang dimulai dari perumusan srtategi dilanjutkan dengan pelaksanaannya, kemudiann bergerak ke arah peninjauan dan kembali dan penyempurnaan strategi tersebut dikarenakan kondisi internal dan eksternal organisasi yang berubah.
  3. Hungerdan Wheelen, strategic manajement is the set of manajerial and action s that determinat the long term performance of corporation it influedis strategi formulation, strategi implementation and strategy evaluation.
  4. Miller, menurutnya strategy manajement is a process that combiness three mayor interrelated activities strategic implementation.

Dari definisi-definisi di atas, pada prinsipnya mereka mengutarakan pengertian yang sama, yaitu mereka menggabungkan pola berfikir strategis dengan fungsi-fungsi manajemen yaitu, perencanaan, penerapan, dan pengawasan. Maka, penulis  dapat menyimpulkan dua hal yang penting berdasarkan pengertian di atas, yaitu:

  1. Manajemen strategic terdiri dari tiga proses:
  2. pembuatan strategi yang meliputipengembangan misi dan tujuan jangka panjang, pengidentifikasian peluang dan ancaman dari luar serta kekuatan kelemanahan perusahan, pengembangan alternaitf-alternatif strategi dan penentuan strategi yang sesuai untuk di adopsi.
  3. Penerapan strategi, meliputi penentuan sasaran-sasaran operasional tahuanan, kebijakan perusahaan, memotivasi karyawan dan mengalokasikan sumber-sumber daya agar strategi yang telah ditetapkan dapat diimplementasikan.
  4. Evaluasi/control strategi, mencakup usaha-usaha unutk memonitor seluruh hasil-hasil dari pembuatan dan penerapan strategi termasuk mengukur kinerja individu dan perusahaan serta mengambil langkah-langkah perbaikan jikan diperlukan.
  5. Mananjemen strategik, memfokuskan pada penyatuan/penggabunga aspek-aspek pemasaran, riset dan pengembangan, keuangan/akuntansi dan produksi/operasional dari sebuah bisnis. Karena ia mengintegrasikan semua fungsi-fungsi bisnis.

Strategic selalu memberikan sebuah keuntungan, sehingga jika proses manajemen yang dilakukan oleh perusahaan gagal untk menciptakan keuntungan bagi perusahaan/organisasi maka proses manajemen tersebut tidak dapat disebut manajemen strategik.

Sumber :

https://mitranet.co.id/hati-hati-malware-berkedok-episode-game-of-thrones/