shadow

Sejarah Perumusan dan Lahirnya NDP

Sejarah Perumusan dan Lahirnya NDP

Sejarah Perumusan dan Lahirnya NDPSejarah Perumusan dan Lahirnya NDP

Memang menjadi sebuah keniscayaan apabila sebuah organisasi harus memiliki acuan dasar, yaitu nilai-nilai yang digunakan sebagai landasan gerak perjuangan organisasi tersebut. HMI yang didirikan di Jogjakarta pada tanggal 5 Februari 1947 M (pasal 2 AD HMI), ternyata tidak memiliki landasan gerak perjuangan dalam bentuk rumusan khusus, hingga pada kongres ke- 9 di Malang tanggal 10 Mei 1969 M, seorang Nurcholis Madjid ‘memboyong’ ide tentang penciptaan Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI. Karena sulitnya membicarakan Nilai Dasar Perjuangan dalam kongres tersebut, akhirnya diputuskan untuk dikaji lebih jauh dan disempurnakan oleh; Endang Saifudin Anshori, Sakib Mahmud dan Nurcholis Madjid sendiri. Hingga tanggal 31 Maret 1986 dalam kongres ke-16 di Padang, lahirlah NDP yang namanya duganti menjadi NIK (Nilai Identitas Kader) dan pada tanggal 7 desember 1999 dalam kongres ke 22 di Jambi , nama NIK kembali menjadi NDP.

  1. Kedudukan NDP dalam Organisasi HMI

Semangat ke-Islaman yang menyertai suasana kelahiran HMI, mengharuskan HMI menjadikan islam sebagai roh dan karakternya. Semangat kesejarahan ini memberikan pengertian bahwa dalam keadaan bagaimanapun HMI tidak dapat melepaskan keterikatannya pada ajaran – ajaran Islam. Islam telah menjadi kodrat dan fitrah HMI sejak awal kelahirannya. Bagi HMI, Islam diyakini sebaagai kebenaran yang baik dan haq, tidak ada lagi kebenaran selain Islam. Sebagai pengakuan keyakinan akan kebenaran Islam secara yuridis, HMI meletakkan Nilai Islam dalam Muqoddimah AD HMI. Pengakuan Islam sebagai ajaran yang Haq dan ajaran yang sempurna dalam muqoddimah AD HMI, mengandung pengertian bahwa islam akan selalu menjiwai aturan-aturan pokok dan kebijakan organisasi yang menjadi pedoman dalam melakukan aktifitas organisasi.

RECENT POSTS