shadow

Biografi Deddy Mizwar

Biografi Deddy Mizwar

Biografi Deddy Mizwar. Beliau bermunculan di Jakarta, 5 Maret 1955 ialah seorang aktor senior dan sutradara Indonesia. Kecintaan aktor pribumi Betawi ini pada dunia seni tidak terbantahkan lagi. Buktinya. selepas sekolah. ia sempat berstatus pegawai negeri pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Namun ayah dari 2 anak ini hanya kerasan 2 tahun saja sebagai pegawai sebab ia lebih gandrung main teater- ia bergabung di Teater Remaja Jakarta. Selebihnya. jalan hidupnya tidak sedikit ia baktikan pada dunia seni. lebih tepatnya seni peran. Darah seni tersebut rupanya mengalir deras dari ibunya. Ny. Sun’ah yang pernah memimpin sangar seni Betawi.

Di mula tahun 90-an. karir Deddy Mizwar menjangkau puncak. Melalui kekuatan aktingnya yang mengagumkan. popularitas terdapat dalam genggamannya. Meski namanya semakin populer. Deddy merasa hampa. Di tengah rasa hampa. pikirannya membawanya berpulang kepada masa kecilnya. Lahir di Jakarta 5 Maret 1955. ia tumbuh di tengah nuansa religius etnis Betawi. la terkenang keadaan pengajian di surau yang tenang dan sejuk. Jiwanya hendak kembali menyantap suasana teduh di masa kecil itu. Pergolakan batinnya akhirnya selesai setelah ia mempercayai bahwa hidup ini semata-mata beribadah untuk Allah. Sejak itu. Deddy belajar agama secara intens. Kini segala urusan harus bernilai ibadah untuk Deddy. Termasuk pada bidang yang digelutinya yaitu dunia perfilman dan sinetron.

Suami dari Giselawati ini lantas memutuskan guna terjun langsung memproduksi sinetron dan film bertemakan religius sebagai wujud ibadahnya kep3da Allah. Didirikanlah PT Demi Gisela Citra Sinema tahun 1996. Tekadnya telah bulat kendati pada pertumbuhan berikutnya tidak sedikit rintangan dan hambatan ditemui.

Ketika tersebut sinetron religius Islam masih menjadi barang langka dan kurang dapat diterima pihak stasiun televisi. Kondisi ini tidak menyurutkan langkahnya. Maka dibuatlah sinetron Hikayat Pengembara yang tayang di bulan Ramadhan. Usahanya berbuah hasil. Rating sinetron ini lumayan menggembirakan. Setelah tersebut hampirsemua stasiun televisi menayangkan sinetron religius bulan Ramadhan. Berjuangnya sungguh keras namun setelah tersebut semua orang dapat menikmati.’ kata Deddy bangga.

Ke depan. Deddy bakal terus berjuang konsisten memproduksi film dan sinetron religius.
la pun menyarankan supaya umat Islam menegakkan stasiun TV sendiri. sampai-sampai umat Islam memiliki pilihan dalam memilih stasiun TV maupun acaranya. “Sudah waktunya umat Islam memenuhi dan mengecat acara-acara TV. Saya menyaksikan potensi ke 3rah itu lumayan besar khususnya dari kalangan sineas muda dan mahasiswa. kata aktor yang telah memerankan sekitar 70 film layar lebar ini sarat optimisme. Sumber :  https://www.infobiografi.com