shadow

Marginal Physical Product of input daam islam

Marginal Physical Product of input daam islam

            Marginal Physical Pproduct (MPP) adalah jumlah Output fisik sebagai akibat dari adanya kenaikan sala satu input fisik, sementara jumlah input fisik lainnya alah konstan

  1. Penyebab Berubahnya Marginal Physical Product of Input

            Sebagai ilustrasi adalah suatu proses roduksi yang menggunakan dua tahap : tahap I dan Tahap II. Dalam Tahap I peralatan yang dignakan adalah peralatan II. Asumsikan bahwa waktu yang digunakan untuk menyeleaikan pada masing-masing tahap adalah sama dan jumlah tenaga kerja yang dipakai dalam proses produksi ini hanya satu. Dalam situasi seperti ini maka bisa dibayangkan bahwasanya terdapat kapasitas peralatan yang menganggur. Ketika tenaga kerja sedang menangani proses pada tahap I, maka peralatan II menganggur demikian juga ketika tenaga kerja sedang  menangani pada proses tahap II peralatan I menjadi tdak terpakai. Dengan cara produks seperti ini, maka jumlah produksi adalah 0 unit per hari.  Sekarang dengan tambahan tenaga kerja satu orang lagi, sementara hal-hal lain tetap konstan, maka jumlah produksi bisa meningkat sebesar 18 unit dalam 1 hari. Kita lihat disini terjadi adanya peningkatan output dari 10 unit menjadi 18 unit. Peningkatan ini mudah ditelusuri asal muasalnya

RECENT POSTS

Produksi  Dengan  Modal  Tetap

Produksi  Dengan  Modal  Tetap

  1. Fungsi  Produksi

Fungsi produksi menunjukan berapa besar output, dengan kandungan berkah tertentu ,bisa diproduksikan dengan input-input yang disuplai kedalam proses produksi dan dengan jumlah modal/capital yang tertentu . Fungsi produksi  seperti ini bisa dilihat dibawah ini:

Q=T F(K,HK,L,E,M,B)

            Fungsi produksi sebagaimana yang disampaikan diatas bisa direduksi , untuk keperluan  analisis , menjadi sebagi berikut:

Q=T F (K,HK,L,B)

            Mengingat bahwa human capital melekat pada tenaga kerja, maka ekpresi di atas bisa ditulis dalam bentuk sebagai berikut:

Q=T (K,L,B)

            Sedangkan mengingat bahwa berkah melekat pada setiap input yang lain, maka fungsi praduksi bisa ditulis menjadi:

Q=T F (K,L)

Foresubscript  B dalam ekpresi diatas menunjukkan adanya kandungan berkah di masing-masing input:

            Selain keberadaan berkah yang harus ada dalam setiap produksi, islm memandang bahwa manusia merupakan faktor produksi yang sangat penting. Manusia mempunyai sifat yang sangat berbeda dengan input-input yang lain. Subsitusi yang terjadi antara kapital dengan teknologi tidak menimbulkan masalah, namun subsitusi yang terjadi antara kapital dengan tenaga kerja yang nota bene manusia akan menimbulkan permasalahan kemanusiaan. Sebagaimana telah dibahas sebelumnya subsitusi yang dipaksakan (forced substitution) antara tenaga kerja dengan input/faktor produksi yang lain tidak semestinya terjadi pada kondisi seperti ini. Dalam situasi seperti ini maka konstruksi dari foresubscript K dalam fungsi produksi di atas menjadi sebagai berikut:

 

Sumber :

https://zalala.co.id/pusat-riset-apple-diharapkan-dorong-konten-lokal/

  LATAR BELAKANG MUNCULNYA TEORI EKONOMI MAKRO

  LATAR BELAKANG MUNCULNYA TEORI EKONOMI MAKRO

Di lihat dari sejarah pertumbuhannya, ekonomi mikro tumbuh dan berkembang lebih dulu daripada ekonomi makro . Sejak munculnya Adam Smith, dalam bukunya yang berjudul ” An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nation ” , yang lebih populer dengan sebutan The Wealth of Nation, telah berhasil meletakkan dasar-dasar ilmiah bagi lahirnya ilmu ekonomi modern, yang isinya menerangkan cara-cara meningkatkan kekayaan/kemakmuran suatu negara dan bagaimana kekayaan itu didistribusikan. Adam Smith kemudian oleh Karl Mark dijuluki sebagai aliran klasik karena dalam cara menyelesaikan mengenai persoalan ekonomi yang muncul bersifat klasik(kolot). Tradisi klasik itulah yang mendasari bagi perkembangan ilmu ekonomi mikro. Ahli-ahli ekonomi klasik lainnya yang mempelopori tumbuhnya ekonomi mikro, yaitu ;  Alfred Marshall, dalam bukunya ” Principles of economics ”, Thomas Robert Malthus, dalam bukunya yang lebih dikenal dengan ” Essay on The Principles of Population ”. Jean Babtiste Say, yang terkenal dengan hukumnya dan dijadikan dasar pemikiran bagi kaum klasik. Say’s law atau hukum Say yang berbunyi ” Supply always creats it’s own demand ”, Tokoh berikutnya adalah David Ricardo, buku karangannya yang terkenal berjudul ” The Principle of Political Economy and Taxation.  Sedangkan John Stuart Mill, terkenal dengan teorinya yang disebut  “ Law of Reciprocal Demand “. Bahwa harga dalam perdagangan internasional ditentukan oleh hokum permintaan yang timbale balik. Kemudian tokoh-tokoh lainnya seperti JH Von Thunen, dan Nassau William Senior.

Apa yang telah dikembangkan oleh Adam Smith  tentang pemikirannya masalah ekonomi adalah hasil dari kemenangannya dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kebebasan individu di lapangan ekonomi. Seperti halnya perjuangan kebebasan dan kemerdekaan di lapangan politik yang membuahkan revolusi di Perancis ( 1789 )

Ketika terjadi depresi besar tahun 1930-an yang melanda dunia melahirkan ekonom baru yaitu John Maynard Keynes yang sekaligus merupakan babak baru pemikiran ekonomi yang bersifat makro. Keynes menjadi populer sejak menerbitkan bukunya yang berjudul ” General Theory of Employment, Interest and Money” ( 1936) , Jika aliran kalsik mendasarkan pada bekerjanya mekanisme pasar persaingan maka kelompok Keynesian menganggap perlu adanya campur tangan pemerintah dalam kegiatan perekonomian. Di dalam pembahasan teori ekonomi pendapat klasik yang berpangkal pada hukum Say, ternyata dengan adanya depresi besar, terjadinya over produksi, pengangguran yang hebat, dan laju inflasi yang tinggi membuktikan bahwa pandangan klasik dapat disebut sebagai teori yang gagal.

Sumber :

https://pulauseribumurah.com/game-anak-sholeh-sajikan-petualangan-hingga-kisah-untuk-anak/

Klasifikasi Industri berdasarkan subjek pengelola

Klasifikasi Industri berdasarkan subjek pengelola

Berdasarkan subjek pengelolanya, industri dapat dibedakan menjadi:

  • Industri rakyat, yaitu industri yang dikelola dan merupakan milik rakyat, misalnya: industri meubeler, industri makanan ringan, dan industri kerajinan.
  • Industri negara, yaitu industri yang dikelola dan merupakan milik Negara yang dikenal dengan istilah BUMN, misalnya: industri kertas, industri pupuk, industri baja, industri pertambangan, industri perminyakan, dan industri transportasi.
  1. Klasifikasi Industri berdasarkan cara pengorganisasian

Cara pengorganisasian suatu industri dipengaruhi oleh berbagai factor, seperti: modal, tenaga kerja, produk yang dihasilkan, dan pemasarannya. Berdasarkan cara pengorganisasianya, industri dapat dibedakan menjadi:

  • Industri kecil, yaitu industri yang memiliki ciri-ciri: modal relatif kecil, teknologi sederhana, pekerjanya kurang dari 10 orang biasanya dari kalangan keluarga, produknya masih sederhana, dan lokasi pemasarannya masih terbatas (berskala lokal). Misalnya: industri kerajinan dan industri makanan ringan.
  • Industri menengah, yaitu industri yang memiliki ciri-ciri: modal relative besar, teknologi cukup maju tetapi masih terbatas, pekerja antara 10-200 orang, tenaga kerja tidak tetap, dan lokasi pemasarannya relative lebih luas (berskala regional). Misalnya: industri bordir, industri sepatu, dan industri mainan anak-anak.
  • Industri besar, yaitu industri yang memiliki ciri-ciri: modal sangat besar, teknologi canggih dan modern, organisasi teratur, tenaga kerja dalam jumlah banyak dan terampil, pemasarannya berskala nasional atau internasional. Misalnya: industri barang-barang elektronik, industri otomotif, industri transportasi, dan industri persenjataan.
  1. Klasifikasi Industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian

Selain pengklasifikasian industri tersebut di atas, ada juga pengklasifikasian industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 19/M/ I/1986 yang dikeluarkan oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Adapun pengklasifikasiannya adalah sebagai berikut:

  • Industri Kimia Dasar (IKD)

Industri Kimia Dasar merupakan industri yang memerlukan: modal yang besar, keahlian yang tinggi, dan menerapkan teknologi maju. Adapun industri yang termasuk kelompok IKD adalah sebagai berikut:

1)      Industri kimia organik, misalnya: industri bahan peledak dan industri bahan kimia tekstil.

2)      Industri kimia anorganik, misalnya: industri semen, industri asam sulfat, dan industri kaca.

3)      Industri agrokimia, misalnya: industri pupuk kimia dan industri pestisida.

4)      Industri selulosa dan karet, misalnya: industri kertas, industri pulp, dan industri ban.

  • Industri Mesin Logam Dasar dan Elektronika (IMELDE)

Industri ini merupakan industri yang mengolah bahan mentah logam menjadi mesin-mesin berat atau rekayasa mesin dan perakitan. Adapun yang termasuk industri ini adalah sebagai berikut:

 

Sumber :

https://okabawes.co.id/peringatan-lalu-lintas-mahasiswi-its-juara-kompetisi-astra/

Definisi Kapasitor

Definisi Kapasitor

Kapasitor adalah alat yang dapat menyimpan energy di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kapasitor memiliki satuan yang disebut Farad, sesuai dari nama sang penemu Micahel Farad (1 Farad = 9 x 1101). Kondensator juga dikenal sebagai “kapasitor”, namun kata “kondensator” masih dipakai hingga saat ini. Pertama disebut oleh Alessandro Volta seorang ilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari bahasa Itali condensatore), berkenaan dengan kemampuan alat untuk menyimpan suatu muatan listrik yang tinggi dibanding komponen lainnya.

Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan-bahan dielektrik yang umum dikenal misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain-lain. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik, maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi.

Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. Muatan elektrik ini tersimpan selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. Di alam bebas, phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan-muatan positif dan negatif di awan.

Kapasitor atau kondensator atau biasa disebut dengan kapasitor polar, identik dengan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negative dan memiliki cairan elektrolit, biasanya berbentuk tabung. Sedangkan kapasitor yang satunya disebut kapasitor non polar, kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif ataupun negative pada kakinya, berbentuk pipih dan berwarna hijau, merah, dan coklat. Mirip seperti kancing atau tablet.

RECENT POSTS

Adam Smith

  1. Adam Smith

Hukum Alam, Adam Smith meyakini berlakunya hukum alam dalam persoalan ekonomi. Ia menganggap bahwa setiap orang sebagai hakim yang paling tahu akan kepentingannya sendiri yang bebas mengejar kepentingannya demi keuntungan dirinya sendiri. Setiap orang jika dibiarkan bebas akan berusaha memaksimalkan kesejahteraan dirinya sendiri, karena itu jika semua orang dibiarkan bebas akan memaksimalkan kesejahteraan mereka secara agregat. Smith pada dasarnya menentang campur tangan pemerintah dalam industri dan perniagaan.

Pembagian Kerja adalah titik mula dari teori pertumbuhan ekonomi Adam Smith, yang meningkatkan daya produktvitas tenaga kerja. Ia menghubungkan kenaikan itu dengan meningkatnya keterampilan kerja; penghematan waktu dalam memproduksi barang; penemuan mesin yang sangat menghemat tenaga. Penyebab yang terakhir bukan berasal dari tenaga kerja melainkan dari modal.

Proses Penumpukan Modal. Smith menekankan,  penumpukan modal harus dilakukan terlebih dahulu daripada pembagian kerja. Smith menganggap pemupukan modal sebagai satu syarat mutlak bagi pembangunan ekonomi; dengan demikian permasalahan pembangunan ekonomi secara luasa adalah kemampuan manusia untuk lebih banyak menabung dan menanam modal. Dengan demikian tingkat investasi akan ditentukan oleh tingkat tabungan dan tabungan yang sepenuhnya diinvestasikan.

Agen Pertumbuhan, menurutnya para petani, produsen dan pengusaha, merupakan agen kemajuan dan pertumbuhan ekonomi. Fungsi ketiga agen tersebut saling berkaitan erat. Bagi Smith  pembangunan pertanian mendorong peningkatan pekerjaan konstruksi dan perniagaan. Pada waktu terjadi surplus pertanian sebagai akibat pembangunan ekonomi, maka permintaan akan jasa perniagaan dan barang pabrikan meningkat pula; ini semua akan membawa kemajuan perniagaan dan berdirinya industri manufaktur. Pada pihak lain, pembangunan sektor tersebut akan meningkatkan produksi pertanian apabila petani menggunakan teknologi yang canggih. Jadi pemupukan modal dan pembangunan ekonomi terjadi karena tampilnya para petani, produsen dan pengusaha.

Menurut Smith, proses pertumbuhan ini bersifat komulatif (menggumpal). Apabila timbul kemakmuran sebagai akibat kemajuan di bidang pertanian, indusrtri manufaktur, dan perniagaan, kemakmuran itu akan mengarah pada pemupukan modal, kemajuan teknik, meningkatnya produk, perluasan pasar, pembagian kerja, dan kenaikan secara terus menerus. Dilain pihak naiknya produktifitas akan menyebabkan upah naik dan ada akumulasi kapital. Tetapi karena Sumber Daya Alam terbatas adanya, maka keuntungan akan menurun karena berlakunya hukum penambahan hasil yang semakin berkurang. Pada tingkat inilah perkembangan mengalami kemacetan.

Kelemahan Teori Adam Smith

RECENT POSTS

PERBEDAAN PEMBANGUNAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

PERBEDAAN PEMBANGUNAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

Pertumbuhan ekonomi sebagai suatu ukuran kuantitatif yang menggambarkan perkembangan suatu perekonomian dalam suatu tahun tertentu apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Perkembangan tersebut selalu dinyatakan dalam bentuk persentase perubahan pendapatan nasional pada suatu tahun tertentu dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Maksud dari pernyataan itu adalah: pada tahun 2005 pendapatan nasional riil negara itu telah mengalami kenaikan sebanyak 5% apabila dibandingkan dengan tahun 2004.

Dengan menghitung menurut harga tetap, pendapatan nasional riil yang dihitung dari tahun ketahun menggambarkan perkembangan produksi barang dan jasa yang sebenarnya berlaku dalam perekonomia. Dengan demikian, tingkat pertumbuhan ekonomi menggambarkan mengenai perkembangan kegiatan ekonomi yang berlaku dalam satu tahun tertentu. Ia menggambarkan sampai dimana barang dan jasa telah bertambah pada satu tahun tertentu apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sumber :

https://busbagus.co.id/xiaomi-mi-mix-2-segera-mendarat-di-india/

Sifat Kimia Hormon Vertebrata

Sifat Kimia Hormon Vertebrata

                Terdapat banyak jenis hormon Vertebrata dengan banyak pola aksi, tetapi berdasar struktur dan sifat kimianya, hormon-hormon Vertebrata dapat dikelompokkan menjadi 3 , yaitu kelompok hormon steroid, hormon peptida dan protein, dan hormon yang berasal dari tirosin. Struktur dan sifat kimia hormon menentukan pola aksi hormon terhadap sel sasaran.

            Hormon steroid berasal dari kolesterol, dengan struktur dasar 3 cincin karbon (tersusun atas 6 atom karbon) dan satu cincin karbon yang tersusun dari 5 atom karbon. Perbedaan struktur kimia sedikit saja akan mengakibatkan perbedaan efek fisiologi yang besar. Sebagai contohnya adalah sedikit perbedaan struktur kimia pada estradiol dan testosteron mengakibatkan dua jenis hormon steroid tersebut mempunyai  pengaruh yang berlawanan.

            Hormon-hormon yag tergolong dalam kelompok ini adalah hormon androgen, estrogen, progesteron, dan kortikosteroid. Hormon-hormon yang termasuk ke dalam kelompok hormon peptida dan protein dapat dilihat pada Tabel berikut.

Tabel 1.  Klasifikasi hormon Vertebrata berdasar struktur dan sifat kimia

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/bateri-iphone-8-plus-dilaporkan-membengkak/

Hambatan dan Tantangan Hak Asasi Manusia di Indonesia

Hambatan dan Tantangan Hak Asasi Manusia di Indonesia

Hambatan dan Tantangan Hak Asasi Manusia di IndonesiaHambatan dan Tantangan Hak Asasi Manusia di Indonesia

    Tantangan bagi penegakan hak asasi manusia adalah adanya ancaman dan tindak pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi. Ancaman terhadap hak asasi manusia dapat terjadi dalam kondisi sebagai brerikut:

  • Terjadi kerusuhan, pertikaian dan peperangan yang berkepanjangan.
  • Tidak adanya penghargaan antar sesama.
  • Manusia/bangsa berada di bawah penindasan dan penjajahan manusia/bangsa lain.
  • Adanya penguasa negara yang bertindak sewenang-wenang dan serba menguasai.
  • Belum ditegakannya hukum dan aturan yang menjamin HAM.
  • Belum tegaknya pengadilan HAM yang menangani HAM.
  • Belum tegaknya sistem politik demokrasi di dalam negara.

Ancaman dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi secara terus menerus dapat mengakibatkan hal-hal seperti tersebut di bawah ini.

  • Penindasan atas harkat dan martabat manusia oleh manusia lain.
  • Penderitaan lahir batin yang berkepanjangan.
  • Sakit hati dan dendam pada diri korban.
  • Keretakan hubungan sosial kemasyarakatan.
  • Kesewenangan penguasa atau pihak yang berkuasa.
  • Kegagalan integrasi dan keamanan nasional.
  • Bertikaian, konflik, kekerasan, dan perang antar suku, bangsa, dan antar negara.
  • Diisolasi dan dikucilkan masyarakat internasional.
  • Kehancuran masa depan kehidupan umat manusia.

 

RECENT POSTS

 

Berpartisipasi dalam penegakan HAM

Berpartisipasi dalam penegakan HAM

Berpartisipasi dalam penegakan HAMBerpartisipasi dalam penegakan HAM

  1. Proses Penegakan HAM di Indonesia

     Sebelum diundangakan UU No.26 Tahun 2000 tentang pengadilan Hak Asasi Manusia, di Indonesia terjadi beberapa peristiwa yang dinilai merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berat. Antara lain dapat kita catat seperti dibawah ini:

v  Tragedi Tanjung Periok di Jakarta Tahun 1984

v  Tragedi pembunuhan pekerja Marsinah tahun 1993

v  Tragedi pembunuhan wartawan Fuad Muhammad Syarifudin tahun 1996

v  Tragedi penyrangan kantor DPP PDI tahun 1996

v  Tragedi Trisakti tahun 1998

v  Tragedi aksi pembakaran dan penjarahan tahun 1998

      Kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia yang berat tersebut terjadi antara kelompok penduduk sipil dengan kelompok penduduk yang lain. Akan tetapi, ada juga yang dilakukan oleh negara terhadap penduduk sipil. Jadi, pelanggaran hak asasi manusia bisa dilakukan oleh masyarakat, individu, atau aparat selaku penyelenggara negara.

      Untuk mengatasi permasalahan tersebut, UU No. 26 Tahun 2000 Pasal 43 mrenyatakan bahwa dapat dibentuk pengadilan Hak Asasi Manusia Ad Hoc yang diberi wewenang utuk memeriksa dan memutus perkara pelanggaran hak asasi manusia berat yang terjadi sebelum keluarnya UU No. 26 Tahun 2000 tentang pengadilan HAM.

       Pengadilan Hak Asasi Manusia Ad Hoc seperti yang di maksudkan UU No. 26 Tahun 2000 Pasal 43 ini berada di lingkungan peradilan umum. Pembentukan pengadilan HAM Ad Hoc atas usul DPR berdasarkan peristiwa pelanggaran hak asasi manusia berat yang terjadi di tempat tertentu.

         Perlindungan hak asasi manusia diwujudkan melalui proses peradilan bagi para pelaku pelanggaran hak asasi manusia dalam UU No. 26 tahun 2000 tentang pengadilan Hak Asasi Manusia telah di atur mengenai langkah-langkah penyelesaian perkara pelanggaran berat hak asasi manusia.

          Penyelesaian perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat dapat juga di lakukan di luar pengadilan hak asasi manusia. Pasal 47 UU No. 26 Tahun 2000 menyatakan bahwa penyelesaian perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat dapat dilakukan oleh suatu komisi, yaitu Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. Komisi ini di bentuk dengan suatu undang-undang.

Sumber :

https://okabawes.co.id/chipset-terbaru-samsung-akan-tingkatkan-performa-baterai-galaxy-s9/