shadow

Permohonan Pencatatan Pembatalan Merek Terdaftar

Permohonan Pencatatan Pembatalan Merek Terdaftar

Permohonan Pencatatan Pembatalan Merek Terdaftar

Permohonan Pencatatan Pembatalan Merek Terdaftar
Permohonan Pencatatan Pembatalan Merek Terdaftar

Permohonan pencatatan pembatalan merek terdaftar diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia oleh pemohon dengan cara diketik rangkap 2 (dua);

  1. Pemohon wajib melampirkan :
  2. putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau fotokopi putusan tersebut yang dilegalisir oleh Pengadilan.
  3. surat kuasa khusus, apabila permohonannya melalui kuasa.

Bagian Ketujuh

Permohonan Petikan Merek Terdaftar

  1. Permohonan petikan merek terdaftar diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia oleh pemohon dengan cara diketik rangkap 2 (dua) dengan menyebutkan nama dan nomor pendaftaran merek yang dimohonkan petikannya.
  2. Pemohon wajib melampirkan :
  3. surat kuasa khusus, apabila permohonan diajukan melalui kuasa; dan
  4. bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp.75.000,- ( Tujuh puluh lima ribu rupiah).

Bagian Kedelapan

Keberatan atas Permohonan Pendaftaran Merek

  1. Permohonan keberatan atas permohonan pendaftaran merek diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia oleh pemohon dengan cara diketik rangkap 3 (tiga) dengan menyebutkan nama merek, tanggal dan nomor agenda permohonan pendaftaran merek, nomor dan tanggal pengumuman Berita Resmi Merek seri A yang memuat pengumuman permohonan pendaftaran merek yang dimohonkan keberatannya.
  2. Pemohon wajib melampirkan :
  3. surat kuasa khusus, apabila permohonan diajukan melalui kuasa; dan
  4. bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp.100.000,-(Seratus ribu rupiah).

Bagian Kesembilan

Permohonan Keterangan Tertulis Mengenai Daftar Umum

  1. Permohonan untuk mendapatkan keterangan tertulis mengenai Daftar Umum diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia oleh pemohon diketik rangkap 2 (dua);
  2. Pemohon wajib melampirkan :
  3. surat kuasa khusus, apabila permohonan diajukan melalui kuasa; dan
  4. bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp.125.000,- (Seratus dua puluh lima ribu rupiah).

Bagian Kesepuluh

Permohonan Keterangan Tertulis

Mengenai Persamaan Pada Pokoknya dengan Merek Terdaftar

  1. Permohonan untuk mendapatkan keterangan tertulis mengenai persamaan pada pokoknya dengan merek terdaftar diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia oleh pemohon dengan cara diketik rangkap 2 (dua) dengan menyebutkan merek dan nomor pendaftaran;
  2. Pemohon wajib melampirkan :
  3. 5 (lima) lembar contoh etiket merek yang dimohonkan keterangan tertulis;
  4. surat kuasa khusus, apabila permohonan diajukan melalui kuasa; dan
  5. bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp.125.000,-(Seratus dua puluh lima ribu rupiah).

Sumber : https://earlraytomblin.com/

Permohonan Pendaftaran Merek

Permohonan Pendaftaran Merek

Permohonan Pendaftaran Merek

Permohonan Pendaftaran Merek
Permohonan Pendaftaran Merek
  1. Permohonan pendaftaran merek diajukan dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan untuk itu dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap 4 (empat).

 

  1. Pemohon wajib melampirkan :
  2. surat pernyataan di atas kertas bermeterai cukup yang ditanda tangani oleh pemohon (bukan kuasanya), yang menyatakan bahwa merek yang dimohonkan adalah miliknya;
  3. surat kuasa khusus, apabila permohonan pendaftaran diajukan melalui kuasa;
  4. salinan resmi akte pendirian badan hukum atau fotokopinya yang dilegalisir oleh notaris, apabila pemohon badan hukum;
  5. 24 lembar etiket merek (4 lembar dilekatkan pada formulir) yang dicetak diatas kertas;
  6. fotokopi kartu tanda penduduk pemohon; bukti prioritas asli dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia, apabila digunakan dengan hak prioritas ; dan
  7. bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp.450.000,- (Empat ratus lima puluh ribu rupiah).

Bagian Kedua

Permohonan Perpanjangan Merek Terdaftar

  1. Permohonan perpanjangan pendaftaran merek diajukan dengan cara mengisi formulir yang khusus disediakan untuk itu dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap 4 (empat).
  2. Pemohon wajib melampirkan :
  3. surat pernyataan dari pemohon atau instansi terkait yang menyatakan bahwa merek yang dimohonkan perpanjangannya masih tetap digunakan;
  4. surat kuasa khusus, apabila permohonan perpanjangan pendaftaran merek diajukan melalui kuasa;
  5. salinan resmi akte pendirian badan hukum atau fotokopinya yang dilegalisir oleh notaris, apabila pemohon badan hukum;
  6. 24 lembar etiket merek (4 lembar dilekatkan pada formulir) yang dicetak diatas kertas;
  7. fotokopi kartu tanda penduduk pemohon; dan
  8. bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp.600.000,- (Enam ratus ribu rupiah).

Bagian Ketiga

Permohonan Pencatatan Pengalihan Hak Merek Terdaftar

  1. Permohonan pencatatan pengalihan hak merek terdaftar diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia oleh pemohon dengan cara diketik rangkap 2 (dua).
  2. Permohonan memuat dengan jelas tentang :

– nama merek dan nomor pendaftaran merek yang dimohonkan pencatatan pengalihan hak;

– nama dan alamat pemilik lama; dan

– nama dan alamat pemilik baru.

  1. Pemohon wajib melampirkan :
  2. bukti adanya pengalihan hak, dapat berupa:

– surat perjanjian jual beli;

– surat wasiat;

– surat hibah yang dibuat didepan notaris;

– surat penetapan waris oleh pengadilan.

  1. surat kuasa khusus, apabila permohonan pencatatan pengalihan hak diajukan melalui kuasa;
  2. salinan resmi akta pendirian badan hukum atau fotokopinya yang telah dilegalisir oleh notaris, apabila pemohon badan hukum;
  3. fotokopi bukti kepemilikan merek yang dialihkan, dapat berupa sertifikat, petikan resmi merek atau fotokopi merek dalam BRM seri B.
  4. fotokopi kartu tanda penduduk pemberi dan penerima hak;
  5. surat pernyataan dari penerima hak yang bermeterai cukup dengan menyatakan bahwa penerima hak masih akan tetap menggunakan merek tersebut; dan
  6. bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp.375.000,- (Tiga ratus tujuh puluh lima ribu rupiah).

Bagian Keempat

Permohonan Pencatatan Perubahan Nama dan Alamat

  1. Permohonan pencatatan perubahan nama dan/atau alamat pemilik merek terdaftar diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia oleh pemohon dengan cara diketik rangkap 2 (dua).
  2. Permohonan memuat dengan jelas tentang :

– nama merek dan nomor pendaftaran merek yang dimohonkan pencatatan perubahan nama dan atau alamat;

– nama dan atau alamat pemilik lama; dan

– nama dan atau alamat pemilik baru.

  1. Pemohon wajib melampirkan :
  2. bukti adanya perubahan nama dan atau alamat;
  3. surat kuasa khusus, apabila permohonan pencatatan perubahan nama dan/atau alamat diajukan melalui kuasa;
  4. salinan resmi akte pendirian badan hukum atau fotokopinya yang telah dilegalisir oleh notaris, apabila pemohon badan hukum;
  5. fotokopi sertifikat merek yang dimohonkan pencatatan perubahan nama dan atau alamat.
  6. fotokopi kartu tanda penduduk pemohon; dan
  7. bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp.150.000,- (Seratus lima puluh ribu rupiah).

Bagian Kelima

Permohonan Penghapusan Merek Terdaftar

  1. Permohonan penghapusan merek terdaftar diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia oleh pemohon dengan cara diketik rangkap 2 (dua);
  2. Permohonan wajib melampirkan :
  3. bukti identitas pemilik merek terdaftar;
  4. surat kuasa khusus, apabila permohonannya diajukan melalui kuasa;
  5. surat persetujuan tertulis dari penerima lisensi, apabila merek yang dimintakan penghapusannya masih terikat perjanjian lisensi;
  6. fotokopi sertikat merek yang dimohonkan penghapusan; dan
  7. bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp.150.000,- (Seratus lima puluh ribu rupiah).

Sumber : https://cloudsoftwareprogram.org/

Pencairan Dana BOS di Riau Terlambat

Pencairan Dana BOS di Riau Terlambat

Pencairan Dana BOS di Riau Terlambat

Pencairan Dana BOS di Riau Terlambat
Pencairan Dana BOS di Riau Terlambat

Pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan BOS Daerah (BOSDa)

di Provinsi Riau mengalami keterlambatan karena ada perubahan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahun 2017 tentang Juknis BOS.

“Untuk BOS SMA dan SMK negeri ada beberapa perubahan, salah satunya soal nomor rekening. Ini disosialisasikan Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) bulan Februari lalu,” urai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Kamsol di Pekanbaru, Minggu (16/4/2017).

Peraturan yang diberlakukan pasca peralihan kewenangan SMA/SMK

dari kabupaten/kota ke provinsi itu, kata Kamsol, telah mengubah mekanisme anggaran belanja tidak langsung menjadi belanja langsung. Sehingga sekolah diminta untuk menyiapkan rencana kegiatan dan anggaran (RKA).

“Artinya mengubah anggaran dari tidak langsung menjadi belanja langsung dengan rincian untuk belanja modal dan belanja barang dan jasa. Jadi sekolah-sekolah harus membuat RKA terkait penggunaan dana BOS. Seluruh anggaran yang akan diberikan bergantung pada permintaan sekolah,” terangnya.

Saat ini, Disdik tengah melakukan pendampingan kepada sekolah-sekolah untuk menyusun RKA

agar sesuai peraturan yang telah diterbitkan Kemendagri.”Pendampingan kepada sekolah-sekolah untuk menyusun RKA diperkirakan selesai dua minggu ini,” pungkasnya.

 

Baca Juga :

Sebanyak 3.157 Siswa SMA di Mandau Akan Ikuti UN

Sebanyak 3.157 Siswa SMA di Mandau Akan Ikuti UN

Sebanyak 3.157 Siswa SMA di Mandau Akan Ikuti UN

Sebanyak 3.157 Siswa SMA di Mandau Akan Ikuti UN
Sebanyak 3.157 Siswa SMA di Mandau Akan Ikuti UN

Ada yang berbeda pada pelaksanaan ujian nasional (UN) untuk tahun pelajaran 2016/2017

dari tahun sebelumnya. Perbedaannya adalah pada waktu pelaksanaan UN dua metode UNBK (ujian nasional berbasis komputer) dan UNKP (ujian nasional kertas pinsil).

Kepala Rayon II Bengkalis, Drs Akmal menyebutkan sesuai dengan surat edaran Badan Standar Nasional Pendidikan pelaksanaan UN dengan sistem UNKP dimulai lebih siang dari UN tahun lalu, yakni pukul 10.30 WIB.

Hal ini mungkin dikarenakan adanya pelaksanaan UN berbasis komputer yang dilakukan dua sesi yaitu sesi pertama pukul 07.30 WIB-10.00 WIB dan sesi kedua pukul 10.30-12.30, sehingga UNBK dan yang manual bisa secara bersamaan selesai.

“Jadi sekolah yang tidak melaksanakan UNBK akan memulai ujiannya pada pukul 10.30 WIB

hingga 12.30 WIB. Setiap harinya satu bidang study yang diujiankan. Siswa masih bisa lebih banyak waktu belajar dan mempersiapkan diri untuk UN,” kata Akmal, Minggu (9/4/2017) saat dikonfirmasi GoRiau.com (GoNews Grup).

Dijelaskannya lagi, peserta UN SMA/MA di Kabupaten Bengkalis mencapai 6.547 siswa dari 75 sekolah. Dari angka tersebut Kecamatan Mandau jumlah terbanyak peserta UN nya yang mencapai 3.157 siswa dari 23 sekolah.

“Untuk wilayah Kabupaten Bengkalis UNBK hanya dilaksanakan di 12 sekolah, sedangkan yang UNKP

sebanyak 63 sekolah. Di Mandau, SMA yang melaksanakan UNBK hanya SMAS Cendana Duri, 22 sekolah sisanya melaksanakan UNKP,” katanya menjelaskan secara rinci.

Menariknya lagi, di Kecamatan Pinggir, dari 12 sekolah yang ada dengan 805 siswa, 6 diantaranya melaksanakan UNBK dan 6 lainnya melaksanakan UNKP.

“Alhamdulillah pelaksanaan UNBK dan UNKP tingkat SMK sudah selesai. Di Mandau ada 5 SMK yang melaksanakan UNBK dan 3 sekolah UNKP. Di Kecamatan Pinggir, dari 3 SMK hanya 1 yang melaksanakan UNBK,” tandasnya.

Akmal menghimbau kepada seluruh peserta didik yang akan mengikuti UN ini agar datang tepat waktu dan mengikuti UN dengan fokus. “Jangan ada yang terlambat pula, waktu mulainya sudah agak siang,” harapnya.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/ddP63O8784HhuE8c5i90

Tradisi Anak – anak baru lulus SMA di Kecamatan Mandau dengan coret baju dan Konvoi

Tradisi Anak - anak baru lulus SMA di Kecamatan Mandau dengan coret baju dan Konvoi

Tradisi Anak – anak baru lulus SMA di Kecamatan Mandau dengan coret baju dan Konvoi

Tradisi Anak - anak baru lulus SMA di Kecamatan Mandau dengan coret baju dan Konvoi
Tradisi Anak – anak baru lulus SMA di Kecamatan Mandau dengan coret baju dan Konvoi

Tradisi Anak – anak baru tamat SMA di kecamatan Mandau memang sudah melekat

dengan coretan baju dengan cat semprot dan Spidol. Terlihat dari pantauan monitorriau.com (pmg) mereka memenuhi salah Indomaret di Jl. Mawar hingga membuat macet kendaraan yang lewat di Jl. Mawar.

“Ini sebagai luapan rasa bahagia kami yang lulus dari SMA dari Ujian Akhir Nasional, Kami tergabung dari beberapa sekolah di Kecamatan Mandau untuk merayakan kelulusan dari SMA.”kata Ririn salah satu Siswi SMA yang ada di Kecamatan Mandau kepada monitorriau.com (pmg) Selasa (2/5/17)

Ririn Juga menambahkan Kami juga keliling atau Konvoi di Kota Duri dengan membawa

sepeda motor hingga malam, Karena pengumuman kelulusan SMA dari Sekolah kami masing – masing baru sore ini sekitar pukul 15.00wib.”imbuh Ririn

Salah satu warga Duri bernama Roma juga mengatakan Hal seperti ini sudah biasa kita lihat di Kecamatan Mandau di Hari Kelulusan Anak – anak SMA dengan Tradisi coret baju dan Keliling atau Konvoi dengan sepeda motor hingga mengakibatkan terutama di Jl. Mawar ini macet.”Kata Roma

“Seharusnya pihak Sekolah menghimbau bagi para siswa – siswi nya yang baru kelulusan

jangan membuat macet Jalan dengan Konvoi mereka apalagi mereka juga dengan kebut – kebutan membawa sepeda motor yang mengakibatkan celaka buat mereka nantinya, Kalau coret – coretan baju boleh lah sebagai luapan mereka lulus dari SMA asalkan jangan konvoi tetapi kalau konvoi nya tertib gak apa – apa.”pungkasnya.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/YcRXWDlzMe1absd58b

Mengenalkan Huruf pada Anak Usia Dini

Mengenalkan Huruf pada Anak Usia Dini

mengenalkan huruf untuk anak lebih baik dilaksanakan ketika anak pada masa golden age, yakni anak pada umur 0 hingga 6 tahun saat kepintaran anak menjangkau 80%, itulah kenapa pada masa tersebut akan memprovokasi kehidupan anak besok ketika dewasa.

Mengenalkan anak baca, tulis, dan hitung pada umur dini barangkali dapat menjadi beban guna anak, namun kita dapat menyiasatinya dengan mengenalkan huruf dengan teknik yang menyenangkan, dengan teknik itu malah akan menjadi kelaziman yang baik guna anak.

Tentu saja anda dilarang memaksakan keterampilan anak sampai-sampai tidak memberi beban pada anak. Lalu bagaimana metodenya mengenalkan huruf dengan teknik yang menyenangkan untuk anak?

1. Berdialog
Pertama anda ajak anak berkomunikasi terlebih dahulu dan bimbing anak guna memverbalkan huruf yang anda kenalkan, contohnya huruf AIUEO. Pertama kali anda kenalkan 5 huruf ini dengan teknik memperdengarkan untuk anak, tidak boleh dulu mengindikasikan seperti apa cerminan huruf itu sebelum anak dapat memverbalkan huruf tersebut.

2. Bernyanyi
Menyanyi ialah hal yang dapat disenangi anak, anda bimbing anak mengenal huruf lewat lagu.

3. Bercerita
Untuk menemukan perhatian anak, anda bacakan anak sebuah kisah atau dongeng yang masih bersangkutan dengan huruf yang akan anda kenalkan.

4. Permainan
Lewat permainan pun akan memancing rasa keingintahuan anak terhadap sesuatu. Buatlah suatu permainan yang dapat membuat anak senang pasti saja disisipi dengan pembelajaran didalamnya.

Sumber : studybahasainggris.com/

Jenis Komitmen Karyawan

Jenis Komitmen Karyawan

Jenis Komitmen Karyawan

Jenis Komitmen Karyawan
Jenis Komitmen Karyawan
Jenis komitmen menurut Allen dan Meyer (Dunham.1994:370) terbagi atas tiga komponen, yaitu :
a. Komponen afektif berkaitan dengan emosional, identifikasi, dan keterlibatan pegawai di dalam suatu organisasi. Pegawai dengan afektif tinggi masih bergabung dengan organisasi karena keinginan untuk tetap menjadi anggota organisasi.
b. Komponen normatif merupakan perasaan pegawai tentang kewajiban yang harus diberikan kepada organisasi. Komponen normatif berkembang sebagai hasil dari pengalaman sosialisasi, tergantung dari sejauh apa perasaan kewajiban yang dimiliki pegawai. Komponen normatif menimbulkan perasaan kewajiban kepada pegawai untuk memberikan balasan atas apa yang pernah diterimanya dari organisasi.
c. Komponen continuance berarti komponen yang berdasarkan persepsi pegawai tentang kerugian yang akan dihadapinya jika meninggalkan organisasi. Pegawai dengan dasar organisasi tersebut disebabkan karena pegawai tersebut membutuhkan organisasi. Pegawai yang memiliki komitmen organisasi

 

dengan dasar afektif memiliki tingkah laku yang berbeda dengan pegawai dengan dasar continuance. Pegawai yang ingin menjadi anggota akan memiliki keinginan untuk berusaha yang sesuai dengan tujuan organisasi. Sebaliknya pegawai yang terpaksa menjadi anggota organisasi akan menghindari kerugian financial dan kerugian lain, sehingga mungkin hanya melakukan usaha yang tidak maksimal. Menurut Mowdey, Porter dan Steers, komitmen karyawan dikenal sebagai pendekatan sikap terhadap organisasi. Komitmen karyawan memiliki dua komponen yaitu sikap dan kehendak untuk bertingkah laku. Sikap mencakup identifikasi dengan organisasi yaitu penerimaan tujuan organisasi, di mana penerimaan ini merupakan dasar komitmen karyawan. Identifikasi pegawai tampak melalui sikap menyetujui kebijaksanaan organisasi, kesamaan nilai pribadi dan nilai-nilai organisasi, rasa kebanggaan menjadi bagian dari organisasi. Sikap juga mencakup keterlibatan seseorang sesuai peran dan tanggungjawab pekerjaan di organisasi tersebut. Pegawai yang memiliki komitmen tinggi akan menerima hampir semua tugas dan tanggungjawab pekerjaan yang diberikan padanya. Selain itu sikap juga mencakup kehangatan, afeksi, dan loyalitas terhadap organisasi merupakan evaluasi dari komitmen, serta adanya ikatan emosional dan keterikatan antara organisasi dengan pegawai. Pegawai dengan komitmen tinggi merasakan adanya loyalitas dan rasa memiliki terhadap organisasi.
Sedangkan yang termasuk kehendak untuk bertingkah laku adalah kesediaan untuk menampilkan usaha. Hal ini tampak melalui kesediaan bekerja melebihi apa yang diharapkan agar organisasi dapat maju. Pegawai dengan komitmen tinggi, ikut memperhatikan nasib organisasi. Keinginan juga termasuk kehendak untuk tetap berada dalam organisasi. Pada pegawai yang memiliki komitmen tinggi, hanya sedikit alasan untuk keluar dari organisasi dan berkeinginan untuk bergabung dengan organisasi yang telah dipilihnya dalam waktu lama.
Jadi seseorang yang memiliki komitmen tinggi akan memiliki identifikasi terhadap organisasi, terlibat sungguh-sungguh dalam pegawai dan ada loyalitas serta afeksi positif terhadap organisasi. Selain itu tampil tingkah laku yang berusaha ke arah tujuan organisasi dan keinginan untuk tetap bergabung dengan organisasi dalam jangka waktu lama.

Komitmen Karyawan ADAlah

Komitmen Karyawan ADAlah

Komitmen Karyawan ADAlah

Komitmen Karyawan ADAlah
Komitmen Karyawan ADAlah

Manajmen Sumber Daya Manusia. Beberapa definisi komitmen menurut Beberapa ahli:

a. Menurut Porter Komitmen karyawan adalah kekuatan yang bersifat relatif dari individu dalam mengidentifikasikan keterlibatan dirinya ke dalam bagian organisasi. Hal ini dapat ditandai dengan tiga hal yaitu :

1. Penerimaan terhadap nilai-nilai dan tujuan organisasi.
2. Kesiapan dan kesediaan untuk berusaha dengan sungguh-sungguh atas nama organisasi.
3. Keinginan untuk mempertahankan keanggotaan di dalam organisasi (Mowday.1982:27).

b. Menurut Richard M. Teers (Teers.1985:50) Komitmen karyawan adalah :
1. Rasa identifikasi yaitu kepercayaan terhadap nilai-nilai organisasi.
2. Keterlibatan yaitu kesediaan untuk berusaha sebaik mungkin demi kepentingan organisasi yang bersangkutan.
3. Loyalitas yaitu keinginan untuk tetap menjadi anggota organisasi.

Yang semuanya itu dinyatakan oleh pegawai terhadap organisasinya. Steers berpendapat bahwa komitmen karyawan merupakan kondisi di mana pegawai sangat tertarik terhadap tujuan, nilai-nilai, dan sasaran organisasinya. Komitmen karyawan lebih dari sekedar keanggotaan formal, karena meliputi sikap menyukai organisasi dan kesediaan untuk mengusahakan tingkat upaya yang tinggi bagi kepentingan organisasi demi pencapaian tujuan. Jadi komitmen karyawan mencakup unsur loyalitas terhadap organisasi, keterlibatan dalam pekerjaan, dan identifikasi terhadap nilai-nilai dan tujuan organisasi. Di samping itu komitmen karyawan mengandung pengertian sebagai suatu hal yang lebih dari sekedar kesetiaan yang pasif melainkan menyiratkan hubungan pegawai dengan perusahaan secara aktif. Karena pegawai yang menunjukkan komitmen tinggi memiliki keinginan untuk memberikan tenaga dan tanggungjawab yang lebih dalam menyokong kesejahteraan dan keberhasilan organisasinya.

Peran Departemen SDM

Peran Departemen SDM

Peran Departemen SDM

Peran Departemen SDM
Peran Departemen SDM

Peran Departemen Sumber Daya Manusia

Dalam hubungannya dengan para manajer dan untuk melaksanakan fungsi-fungsinya, departemen sumber daya manusia memiliki peran yang diharapkan dapat membantu para manajer untuk mencapai tujuan perusahaan. Menurut Cherrington (1995:8) peranan departemen sumber daya manusia terdiri dari :

a. Advisory/Counseling Role

Dalam peran ini, departemen sumber daya manusia berperan sebagai konsultan internal yang bertugas mengumpulkan informasi, menentukan pennasalahan, menentukan solusi atas masalah tersebut, dan memberikan bantuan serta panduan dalam memecahkan permasalahan sumber daya manusia yang dihadapi oleh perusahaan. Peran departemen sumber daya manusia ini tampak dalam tanggung jawabnya mengenai staffing, performance evaluation, program pelatihan, dan pemutusan hubungan kerja. Dalam hal ini,

departemen sumber daya manusia menyediakan masukan yang membantu para manajer untuk mengambil keputusan.
b. Service Role

Dalam peran ini departemen sumber daya manusia melakukan aktivitas yang memberikan pelayanan secara langung kepada pihak manajer. Penari kan, pelatihan orientasi, melakukan pencatatan, dan melaporkan pekerjaan merupakan contoh peranan ini.

c. Control Role

Dalam melaksanakan peran ini, departemen sumber daya manusia bertugas untuk mengendalikan fungsi manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan. Departemen sumber daya manusia mengeluarkan kebijakan dan mengendalikan sumber daya manusia melalui kebijakan tersebut, sehingga departemen sumber daya manusia berperan sebagai wakil pihak top management perusahaan. Dengan adanya berbagai peraturan, peran ini semakin penting dalam mengatur masalah keselamatan kerja, kesempatan kerja yang sama, hubungan tenaga kerja, dan kompensasi.

 

Sumber : https://fascinasiansblog.com/