shadow

SMK Teknomedika Plus Upgrade Wawasan

SMK Teknomedika Plus Upgrade Wawasan

SMK Teknomedika Plus Upgrade Wawasan

SMK Teknomedika Plus Upgrade Wawasan
SMK Teknomedika Plus Upgrade Wawasan

SMK Teknomedika Plus kembali me- refresh kinerja para tenaga pendidiknya

dalam kegiatan in house training (IHT) dalam rangka workshop penyusunan Program Kerja Guru 2017/2018 SMK Teknomedika Plus, belum lama ini.Kepala SMK Teknomedika Plus, Sahono menjelaskan, kegiatan tahunan ini selalu dilakukan sebelum berlangsungnya tahun ajaran baru. “Kalau istilah kendaraan, ya in house training, kayak memanaskan mesin mobil yang sudah lama terparkir di garasi. Sama dengan tenaga pendidik, dipanaskan kembali semangatnya, bahkan diberikan terus skill-skill dan keterampilan yang baru agar terus berkembang dengan metode yang tidak itu-itu saja,” bebernya kepada Radar Bogor.

Dalam workshop tersebut, ada beberapa poin pembahasan. Yaitu tentang

spektrum mata pelajaran, struktur pembelajaran, rencana program pembelajaran (RPP), silabus, program semester dan juga program tahunan mereka.
Dengan menghadirkan narasumber dari pengawas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, yaitu Heri Mulyadi, sebanyak 50 guru SMK Teknomedika Plus mengikuti berbagai materi tersebut. Ia berharap, dengan workshop ini, para guru di SMK Teknomedika plus kembali terasah ilmu-ilmunya. Juga bisa memunculkan ide kreatif baru dalam program pembelajaran.

“Sehingga, dalam mengajar mereka terus kreatif, memperbarui cara kerja

dan program kerjanya, dan terus mengikuti perkembangan dunia, khususnya dunia pendidikan yang juga terus berkembang tiap tahunnya. ,Sehingga para guru terus ter-update wawasannya, tidak ketinggalan,” tandas Sahono.

 

Baca Juga :

Pramuka Jadi Relawan Peduli Lebaran

Pramuka Jadi Relawan Peduli Lebaran

Pramuka Jadi Relawan Peduli Lebaran

Pramuka Jadi Relawan Peduli Lebaran
Pramuka Jadi Relawan Peduli Lebaran

Kwarnas Gerakan Pramuka mengadakan Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran. Pramuka
Penegak dan Pramuka Pandega yang mengikuti aksi sosial ini tampak semangat dan ceria membantu
petugas di stasiun, terminal, bandara, dan pelabuhan untuk melancarkan mudik tahun 2017.

“Senang banget ikut kegiatan ini. Di sini, benar-benar kerja nyata, berbakti buat masyarakat beneran

kerasa,” ujar Nayon Kariza Niarifa (18) di sela-sela Pencanangan Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran
1438 H, di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Hal yang sama disampaikan Elvita Febriyani (16). Baginya, mengikuti kegiatan Karya Bakti Lebaran ini
me?nyenangkan. Kata dia, capek pun tidak terasa. Mereka mengaku, orang tua mereka tidak
mempermasalahkan putra-putrinya mengikuti kegiatan Karya Bakti Lebaran. Bahkan, orang tua mereka
sangat mendukung ke?giatan yang membantu pemudik ter?sebut. “Orang tuaku mendukung banget,
Kak. Ini suatu program yang positif,” kata Lintang Pamungkas (17) ini dengan rasa bangga, di Terminal
Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Ini juga dirasakan Galang Maulana (17). Katanya, orang tua mempersilakan dan sangat mendukung

kegiat dan sangat mendukung kegiatan tersebut, karena sangat positif dan membantu masyarakat.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault mengaku bangga dengan anggota Gerakan
Pramuka yang sukarela dan tetap semangat mengikuti kegiatan Karya Bakti Lebaran. Ia menjelaskan, ini aksi nyata dari Gerakan Pramuka untuk masyarakat.

“Terima kasih Kakak sampaikan. Orang-orang pada mudik, kalian bekerja keras. Itulah Pramuka,
mengamalkan Dasa Darma Pramuka,” pungkasnya.

Pencanangan kegiatan ini diketuai oleh Hasyim Nasution, Andalan Na?sional Kwarnas Gerakan

Pramuka. Kegiatan Karya Bakti Lebaran ini melibatkan Pramuka Penegak dan Pramu- ka Pandega dari
Kwartir-Kwartir, Gudep-Gudep, Saka-Saka serta berkoordinasi bersama kementerian/
lembaga/instansi untuk bergabung dengan posko-posko mudik di wilayah setempat. Kegiatannya antara
lain membantu memberikan informasi kelancaran arus mudik, membantu pemudik/masyarakat yang
mudik menggunakan kendaraan umum di stasiun-stasiun, terminal- terminal, pelabuhan, bandara dan
tempat-tempat umum.(

 

Sumber :

https://www.pesawarankab.go.id/pages/sejarah-komputer/

Nikmati Jepang di Festival Haru Matsuri

Nikmati Jepang di Festival Haru Matsuri

Nikmati Jepang di Festival Haru Matsuri

Nikmati Jepang di Festival Haru Matsuri
Nikmati Jepang di Festival Haru Matsuri

Memperingati mu­sim semi di Jepang, SMK Dar­mawan ikut memeriahkannya

dengan menggelar Festival Jepang yang mereka sebut Haru Matsuri, akhir pekan lalu.

Penyelenggara, Darmawan Education Center, selaku General Marketing Dewi Wahyuni menjelaskan, Festival Jepang yang kali pertama diadakan di kisaran Sentul hingga Babakan Madang ini merupakan kegiatan tahunan yang memberikan warna baru bagi masyarakat, khususnya masyarakat Sentul dan sekitarnya.

“Saya dan anak-­anak lebih ingin memperkenalkan kepada masya­rakat agar

mereka lebih mengenal dan menambah wawasan tentang budaya dari negara lain, untuk kali ini budaya Jepang,” bebernya kepada Radar Bogor.

Tentunya untuk masyarakat, SMK Darmawan ingin mengenalkan anak­anak didik, baik di SMK Darmawan, maupun para undangan dari SMP hingga SMA/K yang datang.
“Untuk menambah wawasan, lebih khususnya untuk anak­ anak pariwisata SMK Darmawan, mereka wajib mempelajari culture atau budaya semua negara, tidak hanya budaya negara sendiri,” ungkap Dewi.

Dalam kegiatan Haru Matsuri, mereka melakukan banyak kegiatan yang kental

dengan budaya Jepang. Seperi bazar makanan Jepang, yaitu sushi, kakigori, ramen, bento, Japan ice tea dan masih banyak yang lain.

Dalam kegiatan yang sama, anak-­anak didiknya pun mempertunjukkan tarian­-tarian tradisional Jepang. “Seperti sadako house, Japan movie. Kami juga menyediakan booth foto ala atau nuansa Jepang,” bebernya.

Dewi berharap, dengan terus dibekali kegiatan serupa seperti festival ini, anak­anak didiknya banyak memiliki bekal ilmu pengetahuan untuk pekerjaan mereka di masa depan.

 

Sumber :

https://www.pesawarankab.go.id/pages/sejarah-perkembangan-teknologi/

Jenis Makanan Yang Dapat Meningkatkan IQ Anak

Jenis Makanan Yang Dapat Meningkatkan IQ Anak

Banyak teknik yang dapat dilakukan untuk menambah prestasi anak di sekolah. Di samping memilih pola edukasi yang tepat, Anda pun harus menyerahkan asupan gizi yang tepat. Terutama dalam pemilihan makanan yang dapat menambah IQ anak.

Berdasarkan keterangan dari seorang berpengalaman nutrisi dari Amerika Serikat mempunyai nama Bethany Thayer, MS, RD, otak memerlukan asupan gizi yang tinggi. Dia juga menyarankan supaya para orangtua tidak menyerahkan makanan cepat saji untuk anak. Karena urusan tersebut dapat membuat pertumbuhan benak terganggu.

Karena masih dalam masa pertumbuhan, benak anak juga harus mendapat asupan makanan yang dapat menambah IQ mereka. Dengan begitu, anak pun dapat memiliki keterampilan menangkap informasi baru dengan lebih cepat. Berikut ini ialah tujuh jenis makanan yang dapat dipilih:

Ikan salmon

Jenis makanan kesatu yang memberikan akibat positif terhadap perkembangan benak anak ialah ikan salmon. Ikan ini dikenal mempunyai kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi. Para peneliti juga mengungkapkan bila konsumsi asalm lemak omega-3 dapat meningkatkan daya ingat.

Alternatif sumber omega-3 di samping salmon ialah ikan tuna. Hanya saja, kandungan omega-3 di ikan tuna tidak sejumlah seperti pada ikan salmon.

Telur

Pilihan makanan berikutnya yang menyerahkan asupan gizi positif guna perkembangan benak anak ialah telur. Harganya yang murah menciptakan telur dapat menjadi opsi terbaik. Terlebih, telur adalahbahan makanan yang mempunyai kandungan protein tinggi. Di samping itu, kolin yang terdapat pada kuning telur dapat meningkatkan daya ingat anak.

Gandum

Konsumsi gandum pun dapat menyerahkan damapk yang positif guna perkembangan benak anak. Gandung yang mempunyai kandungan vitamin B bermanfaat untuk mengawal kesehatan sistem saraf.

Hal ini pun diperlihatkan dalam sebuah riset yang mengikut sertakan sekelompok lansia yang mempunyai daya ingat rendah. Para peneliti meminta mereka guna mengonsumsi sekian banyak jenis vitamin B – vitamin B6, B9, dan B12 – secara rutin sekitar dua tahun. Hasilnya, kehancuran sel saraf pada otak merasakan pengurangan.

Selai kacang

Anda juga dapat membiasakan anak guna mengonsumsi selai kacang dan kacang tanah. Kandungan vitamin E dan antioksidan pada makanan ini dapat melindungi sel saraf pada otak. Di masa-masa yang sama, vitamin E juga bermanfaat untuk asupan energi untuk otak.

Tomat

Konsumsi tomat juga bermanfaat untuk menciptakan anak lebih cerdas. Hal itu dapat diperoleh berkat adanya karotenoid—zat yang memunculkan warna merah pada tomat. Zat ini bermanfaat sebagai antioksidan dalam tubuh yang pun memberikan perlindungan untuk otak, khususnya radikal bebas yang menjadi penyebab penyakit demensia dan alzheimer.

Bayam

Kandungan zat besi pada bayam ternyata pun menjadi sumber nutrisi yang penting untuk otak. Hasil riset mengungkapkan bila zat besi bermanfaat dalam menambah daya ingat serta keterampilan belajar. Di samping bayam, zat besi juga dapat dijumpai pada sayuran lain laksana kacang panjang dan kedelai.

Cokelat

Siapa sangka, cokelat ternyata memberikan akibat yang bagus untuk perkembangan benak anak. Kandungan polifenol flavonoid pada cokelat bermanfaat untuk mengayomi otak dari kerusakan. Di masa-masa yang sama, cokelat juga bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan belajar, faedah kognitif, serta keterampilan mengingat pada anak.

Hal ini juga terbukti dalam suatu penelitian, yakni seorang anak yang mengonsumsi cokelat masing-masing hari sekitar delapan minggu punya keterampilan mengingat, nilai dalam tes kognitif, serta kelancaran lisan yang lebih tinggi dikomparasikan anak lain.

Informasi laksana ini urgen untuk diketahui oleh semua orangtua. Kombinasi makanan bergizi dan pola edukasi yang tepat, dapat membuat anak punya prestasi tinggi di sekolah.

Sumber : https://lista-directoare.helponline.ro/pelajaran.co.id

IPB Galang Kerjasama Kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara untuk Kelautan 4.0

IPB Galang Kerjasama Kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara untuk Kelautan 4.0

IPB Galang Kerjasama Kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara untuk Kelautan 4.0

IPB Galang Kerjasama Kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara untuk Kelautan 4.0
IPB Galang Kerjasama Kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara untuk Kelautan 4.0

Pengelolaan pesisir dan laut sudah saatnya memanfaatkan teknologi baru 4.0

untuk menjamin presisi dan efisiensi.

Pengembangan teknologi baru seperti robotic, kecerdasan buatan, drone, satelit, big data, dan internet of things sudah menjadi keniscayaan seiring dengan kecenderungan revolusi industry 4.0.

Karena itu kerjasama antar universitas di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara sangat perlu diperkuat. Era saat ini adalah era kolaborasi dan bukan kompetisi.
Rektor IPB Arif Satria yang tampil sebagai pembicara utama pada East Asian Seas Congress (EAS Congress) 2018 Iloilo Filipina 27-30 November 2018.

Hal ini disampaikan Rektor IPB Arif Satria yang tampil sebagai pembicara utama pada East Asian Seas Congress (EAS Congress) 2018 Iloilo Filipina 27-30 November 2018.

Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan hasil riset karya dosen-dosen IPB

tentang smart aquaculture, smart coastal management, dan prospek riset-riset smart fisheries lainnya.

Pada kesempatan tersebut Dr.Ario Damar (Kepala PKSPL IPB) dan Dr. Luky Adrianto (Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB) juga diundang untuk menjadi moderator pada sesi-sesi di konferensi yang diselenggarakan oleh PEMSEA (Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia) tersebut.

Setiap 3 tahun sekali, dilakukan sebuah kongres yang dinamakan East Asian Seas (EAS) Congress yang bertujuan untuk memperkuat komitmen tiap negara dalam jaringan partnership pada aplikasi Integrated Coastal Management (ICM) di masing masing negara yang melibatkan unsur unsur pemerintah, institusi teknis dan kelompok industri yang mampu memperkuat jaringan saintifik, pemerintahan dan isu isu pengelolaan pada kawasan pesisir dan laut.

Untuk tahun 2018 ini, EAS Congress dilakukan di Iloilo Filipina, dengan tema “25

Years of Partnerships for Healthy Oceans, People and Economies: Moving as One with the Global Ocean Agenda”, Sejumlah kurang lebih 900 peserta menghadiri EAS Congress ini dari seluruh negara anggota PEMSEA (Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia) dan Sahabat PEMSEA di Kawasan Asia Bagian Timur.

Ajang kolaborasi antar negara menjadi focus utama dari acara 3 tahunan ini yang diharapkan mampu mengembangkan jaringan kerjasama dalam penerapan dan pencapaian Sustainable Development Goals khususnya SDG 14. Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) adalah sebuah organisasi lintas pemerintahan yang beroperasi di kawasan Asia Timur bertujuan untuk memperkuat dan menjamin keberlanjutan pemanfaatan kawasan pesisir dan laut yang sehat dan resilien.

Salah satu pendekatan yang dipromosikan oleh PEMSEA adalah pendekatan Integrated Coastal Management/ICM (Pengelolaan Pesisir Terpadu) di dalam pengelolaan Kawasan pesisir di masing masing negara di Kawasan Asia bagian Timur.

Salah satu komponen penting di dalam keberhasilan penerapan ICM adalah komponen Pusat Pembelajaran (Learning Center) yang berupa keterlibatan Pendidikan tinggi yang terwadahi dalam Pemsea Network on Learning Center (PNLC).

PNLC ini terdiri dari berbagai institusi Pendidikan Tinggi (Universitas) di Kawasan Asia Timur yang berpartisipasi di dalam penerapan pendekatan ICM di masing masing negara.

Berbagai terobosan teknis maupun social telah dikembangkan oleh PNLC di dalam mengawal keberhasilan aplikasi ICM di lokasi.

IPB melalui Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL IPB) merupakan anggota dari PNLC dan sejak 2017 menjadi Ketua (Chair) PNLC yang dijabat oleh Dr. Ario Damar (Kepala PKSPL IPB). Sebagai Ketua PNLC (2017-2018), IPB mengkoordinir 11 institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Bagian Timur di dalam pengembangan saintifik dan tehnology pada aplikasi ICM di masing masing negara. IPB juga menjadi pembina anggota beberapa anggota PNLC di beberapa universitas di Indonesia.

IPB melalui PKSPL IPB telah menjadi Chair (Ketua) dari Elemen Pendidikan Tinggi dari PEMSEA sejak 2017 merupakan elemen penting dalam keberhasilan penerapan praktek praktek ICM di Kawasan.

Keterlibatan IPB di dalam Jaringan PEMSEA selaras dengan kebijakan IPB yang baru saja melaunching IPB Agro Maritim 4.0 di Indonesia.

Agro Maritim 4.0 amat relevan dalam meningkatkan peran Pendidikan tinggi dalam kontribusi ilmiahnya di dalam penerapan berbagai aplikasi pembangunan berkelanjutan di Kawasan Asia Timur (East Asian Seas).

Berbagai Goals dalam SDG khususnya SDG 14 (Life below water) menjadi focus utama capaian pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir dan laut.

Dalam sejarah pengembangan ICM di Indonesia, PKSPL LPPM IPB menjadi pioneer dalam penerapan konsep pengelolaan wilayah pesisir terpadu.

Sejak awal berdirinya yaitu di tahun 1996, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) – LPPM Institut Pertanian Bogor telah berkontribusi secara aktif di dalam pengembangan pendekatan (approach) Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu (Integrated Coastal Management – ICM) di Indonesia.

PKSPL – LPPM Institut Pertanian Bogor senantiasa berada di depan khususnya dalam mengawal dan menjamin bahwa pendekatan yang dilakukan senantiasa berdasar kepada pendekatan yang saintifik.

Pendekatan keterpaduan di dalam pengelolaan wilayah pesisir yang telah terbukti secara global adalah pendekatan terbaik bagi pengelolaan pesisir perlu dikawal secara ilmiah.

Berbagai permasalahan lingkungan (environment) dan sosial di wilayah pesisir memerlukan solusi yang secara saintifik terbukti kebenarannya.

PKSPL LPPM IPB, tidak hanya terlibat dalam berbagai pendekatan teknis pemecahan masalah lingkungan seperti pengendalian pencemaran pesisir, pengelolaan kawasan konservasi dan rehabilitasi ekosistem, namun juga di dalam pendekatan sosial kelembagaan melalui peningkatan kapasitas (capacity development) pengelola kawasan pesisir, yaitu unsur pemerintah daerah, kelompok masyarakat dan individu.

Berbagai pelatihan seperti pelatihan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu dan berbagai pelatihan teknis seperti pengendalian pencemaran pesisir, rehabilitasi telah dilakukan oleh PKSPL IPB tidak hanya kepada insan akademis namun juga terhadap pegawai pemerintah (pusat dan daerah), kelompok masyarakat dan perusahaan swasta.

Sebagai penutup, kehadiran Institut Pertanian Bogor pada aspek pengelolaan wilayah pesisir dan laut terpadu menjadi signifikan dan mampu berperan penting dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan (sustainable development) tidak hanya secara nasional di Indonesia, namun juga di Kawasan (regional) Asia Bagian Timur

 

Baca Juga :

Kemendikbud Ingin Hidupkan Lagi Pelajaran PMP, Ini Respon Ketua MPR

Kemendikbud Ingin Hidupkan Lagi Pelajaran PMP, Ini Respon Ketua MPR

Kemendikbud Ingin Hidupkan Lagi Pelajaran PMP, Ini Respon Ketua MPR

Kemendikbud Ingin Hidupkan Lagi Pelajaran PMP, Ini Respon Ketua MPR
Kemendikbud Ingin Hidupkan Lagi Pelajaran PMP, Ini Respon Ketua MPR

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana menghidupkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) karena dianggap sangat penting untuk menguatkan pemahaman Pancasila pada anak-anak didik.

Rencana ini pun mendapat sambutan baik Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Sebab, mata pelajaran PMP yang sempat ada sebelum era reformasi bergulir adalah mata pelajaran baik karena mampu menguatkan karakter anak-anak didik Indonesia.

“Pelajaran PMP menurut saya penting. Lepas era reformasi, pelajaran tentang memahami Pancasila dan moral tersebut hilang dari kurikulum pendidikan Indonesia. Karena hilang, tidak disebut-sebut lagi maka anak bangsa tidak lagi peduli terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa yang penuh nilai-nilai yang baik,” kata Zulkifli Hasan saat audiensi dengan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Ruang Kerja Ketua MPR, Gedung Nusantara III, Kompeleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Menurut Zulhasan, tergerusnya atau tidak lagi disentuhnya Pancasila sebagai ideologi negara selama 20 tahun reformasi bergulir, dampaknya sangat berbahaya terutama kepada anak-anak muda bangsa.

“Karena mereka tidak mengenal Pancasila sebagai ideologi, maka mereka anak-anak muda

akan mencari ideologi-ideologi lain sesuai pemahamannya masing-masing, itu sangat berbahaya,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Zulhasan, kembalinya mata pelajaran PMP akan membuat mata dan hati serta jiwa anak-anak muda Indonesia kembali memahami bahwa Pancasila sebagai ideologi ternyata sarat akan nilai-nilai luhur yang mampu menjaga seluruh bangsa bersatu dalam wadah NKRI menuju cita-cita bersama menuju kesejahteraan bersama dan tidak perlu berpaling kepada ideologi lainnya.

“Tapi saya sarankan jika benar terwujud PMP menjadi mata pelajaran kembali

, maka metodenya harus disesuaikan dengan anak-anak muda zaman sekarang atau era kekinian. Tidak bisa lagi seperti dulu dengan doktrinasi harus begini dan begitu, anak muda sekarang tidak bisa lagi metodenya seperti itu. Dan Pendidikan Moral Pancasila harus diajarkan secara baik terus menerus bahkan dimulai dari level pendidikan dasar hingga perguruan tinggi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zulhasan menekankan juga agar pendidikan soal wawasan kebangsaan harus sepanjang zaman. Jangan sampai ganti pemerintahan lalu hilang tidak lagi diajarkan. Komitmen dan konsistensi sangat penting sekali dalam hal tersebut.

“Seperti anak-anak muda yang tergabung dalam IPPNU ini yang menemui saya ini.

Mereka adalah termasuk generasi muda bangsa yang aktif serta mampu berperan dalam perkembangan bangsa Indonesia. Pembekalan soal wawasan kebangsaan sangat penting ditanamkan kepada mereka. Dan saya sangat merasa terhormat bisa menyampaikan nilai-nilai kebangsaaan kepada mereka agar tumbuh karakter kebangsaan yang kuat dalam dada mereka, apalagi di tahun politik yang hingar bingar seperti ini. Pemahaman wawasan kebangsan yang baik juga akan diharapkan mampu menjadikan mereka mandiri, mampu menciptakan lapangan pekerjaan, mampu membangun ekonomi bangsa dan mampu bersaing dalam situasi apapun,” tandasnya.

Delegasi IPPNU sendiri dalam kesempatan tersebut menyampaikan undangan resmi kepada Ketua MPR RI Zulkifl Hasan untuk hadir dalam momen acara Kongres IPPNU yang akan digelar di Cirebon, Jawa Barat pada tanggal 21 Desember 2018

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/

IPB Dukung Program Kota Bogor Bebas Plastik

IPB Dukung Program Kota Bogor Bebas Plastik

IPB Dukung Program Kota Bogor Bebas Plastik

IPB Dukung Program Kota Bogor Bebas Plastik
IPB Dukung Program Kota Bogor Bebas Plastik

Institut Pertanian Bogor (IPB) mendukung upaya Pemerintah Kota Bogor dalam mengurangi jumlah penggunaan plastik.

Pemkot Bogor telah menerbitkan Peraturan Wali (Perwali) Kota Bogor Nomor 61 Tahun 2018 tentang pelarangan penyediaan kantong plastik di pusat perbelanjaan.

Hal ini disampaikan Dekan Sekolah Vokasi IPB, Dr. Ir. Arief Daryanto, MEc

, dalam Seminar “Bogor Zero Waste: No Plastics,

No Worries” yang diselenggarakan oleh Program Studi Komunikasi Sekolah Vokasi IPB, Minggu (25/11/2018) di Botani Square Bogor.

“Saya menyambut baik kegiatan ini, kami berharap bahwa acara semacam ini yang digagas oleh para mahasiswa harus diikuti dengan aksi

nyata di lapangan. Banyak gerakan melawan sampah plastik di dunia yang digagas oleh para generasi muda. “The youth environmental movement” di berbagai negara memiliki kontribusi yang sangat besar dalam mengurangi sampah plastik di dunia,” kata Dr. Arief.

Lebih lanjut Dr. Arief katakan bahwa saat ini Indonesia memproduksi plastik sebanyak 3.2 juta ton sampah plastik. Sekitar 1.29 jutaton dibuang di lautan.

“Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Georgia menempatkan Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua yang dibuang ke laut setiap tahun di seluruh dunia. Sektor daur ulang plastik di Indonesia saat ini tidak mampu mengatasi penggunaan kemasan plastik yang semakin meningkat. Hal ini menyebabkan masalah sosial dan lingkungan yang luar biasa bagi masyarakat,” tuturnya.

Menurut Dr. Arief agar efektif Peraturan Wali Kota tentang pelarangan plastik di Kota Bogor harus diikuti dengan layanan, insentif, fasilitas pendukung (support services) dan penegakan peraturan (law enforcement).

Wali Kota Bogor, Dr. Bima Arya dalam sambutannya menyatakan bahwa

berdasarkan Perwali tersebut, mulai 1 Desember 2018 Pemerintah Kota Bogor akan menerapkan kebijakan pelarangan penyediaan kantong plastik di retail modern dan pusat perbelanjaan.

“Setiap konsumen yang berbelanja diwajibkan untuk membawa kantong belanjaan ramah lingkungan pengganti plastik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Vania Herlambang, Puteri Indonesia Lingkungan 2018

, Miss International Indonesia 2018 dan Sahabat Citarum mengajak generasi muda untuk berpartisipasi secara aktif dalam mengurangi sampah plastik. Ia menampilkan bukti-bukti empiris mengenai betapa bahayanya sampah plastik.

Sampah telah terbukti membahayakan satwa di laut. Video viral karya Christine Figgener tentang penyelamatan penyu Olive Rildey dari sedotan plastik yang menusuk lubang hidung menjadi salah satu contoh. Ia juga menyatakan bahwa ikan paus yang mati di perairan Wakatobi ternyata juga menyimpan sampah plastik di perutnya.

Dalam seminar tersebut juga diperagakan berbagai produk pengganti kantong kresek plastik yang ramah lingkungan

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/

Kelemahan Wireless pada Lapisan Fisik

Kelemahan Wireless pada Lapisan Fisik

Kelemahan Wireless pada Lapisan Fisik

Kelemahan Wireless pada Lapisan Fisik
Kelemahan Wireless pada Lapisan Fisik

Wifi menggunakan gelombang radio pada frekwensi milik umum yang bersifat bebas digunakan oleh semua kalangan dengan batasan batasan tertentu. Setiap wifi memiliki area jangkauan tertentu tergantung power dan antenna yang digunakan. Tidak mudah melakukan pembatasan area yang dijangkau pada wifi.
Hal ini menyebabkan berbagai dimungkinan terjadi aktifitas aktifitas antara lain:
– Interception atau penyadapan
Hal ini sangat mudah dilakukan, dan sudah tidak asing lagi bagi para hacker. Berbagai tools dengan
mudah di peroleh di internet. Berbagai teknik kriptografi dapat di bongkar oleh tools tools tersebut.
– Injection
Pada saat transmisi melalui radio, dimungkinkan dilakukan injection karena berbagai kelemahan pada
cara kerja wifi dimana tidak ada proses validasi siapa yang sedang terhubung atau siapa yang
memutuskan koneksi saat itu.
– Jamming
Jamming sangat dimungkinkan terjadi, baik disengaja maupun tidak disengaja karena ketidaktahuan
pengguna wireless tersebut. Pengaturan penggunaan kanal frekwensi merupakan keharusan agar
jamming dapat di minimalisir. Jamming terjadi karena frekwensi yang digunakan cukup sempit
sehingga penggunaan kembali channel sulit dilakukan pada area yang padat jaringan nirkabelnya. S
– Locating Mobile Nodes
Dengan berbagai software, setiap orang mampu melakukan wireless site survey dan mendapatkan
informasi posisi letak setiap Wifi dan beragam konfigurasi masing masing. Hal ini dapat dilakukan
dengan peralatan sederhana spt PDA atau laptop dengan di dukung GPS sebagai penanda posisi.
– Access Control
Dalam membangun jaringan wireless perlu di design agar dapat memisahkan node atau host yang
dapat dipercaya dan host yang tidak dapat dipercaya. Sehingga diperlukan access control yang baik
– Hijacking
Serangan MITM (Man In The Middle) yang dapat terjadi pada wireless karena berbagai kelemahan protokol tersebut sehingga memungkinkan terjadinya hijacking atau pengambilalihan komunikasi yang sedang terjadi dan melakukan pencurian atau modifikasi informasi.

Baca Juga :

Kasus Pejabat Arogan Dua Pekan Terakhir

Kasus Pejabat Arogan Dua Pekan Terakhir

Kasus Pejabat Arogan Dua Pekan Terakhir

Kasus Pejabat Arogan Dua Pekan Terakhir
Kasus Pejabat Arogan Dua Pekan Terakhir
Dua pekan terakhir ini publik dikagetkan berita perilaku arogan beberapa pejabat negeri ini. Di awali dari cerita kasus pemukulan seorang pejabat terhadap pramugari Sriwijaya Air, hingga terakhir berita tentang perilaku arogan pejabat Kantor Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Hamburg, Jerman.

Bicara pejabat arogan jadi teringat komentar Abdullah Hehamahua, Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi menanggapi aksi pejabat pemukul Pramugari. Menurut dia, perilaku arogan pejabat itu pola-pola perilaku ‘bos’, ketika ditegur oleh rakyat tersinggung.
Berikut ini 4 perilaku arogan pejabat negeri ini dalam dua pekan terakhir:

1. Bupati tak pakai helm ancam demo DPRD
Pertama kisah Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto, mengancam akan mengerahkan massa untuk unjuk rasa di kantor DPRD. Gara-garanya, DPRD kabupaten setempat meminta Kapolres Inhu bersikap tegas kepada bupati yang touring tak mengenakan helm.

Bukanya meminta maaf, sang bupati malah mengancam akan mengerahkan massa mendemo DPRD. Dia beralasan naik motor di pedesaan tak perlu pakai helm.

“Saya tidak memakai helm karena saya menyapa masyarakat saya. Saya mengendarai motor di pedesaan, bukan di perkotaan, masa begitu saja di komentari,” ungkap Yopi kepada merdeka.com senin malam (10/6) melalui telepon selulernya.

Waktu itu Yopi Arianto dan sejumlah pejabat setempat touring menunggang motor trail. Dia menemui warga dan berkunjung ke Camp Granit, Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT), Kecamatan Batang Gangsal. Masalahnya, saat touring itu Yopi tak mengenakan helm.

2. Anggota DPRD Solo pukul warga

Anggota DPRD Kota Solo, Jawa Tengah Paulus Haryoto, dilaporkan ke Polresta setempat karena diduga telah memukul pedagang makanan keliling, Riza Satuhu Yuwono pada Selasa kemarin (11/6). Riza merupakan warga Kusumodilagan RT 2 RW 11 Pasar Kliwon.

Paulus memukul Riza hingga pelipis kirinya berdarah. Peristiwa tersebut berawal ketika korban beserta temannya hendak pulang, usai membeli makanan kecil dari sebuah toko kelontong di Jalan Patimura.

Namun tak disadari, saat parkir sepeda motor korban merintangi jalan. Pada saat bersamaan melintas mobil anggota DPRD Solo yang dikendarai bersama istri. Karena merasa terhalang oleh korban, Paulus kemudian beberapa kali membunyikan klakson.

Bukannya meminggirkan sepeda motor, korban yang mengaku kaget justru menegur Paulus. Bahkan korban sempat menggebrak mobil Paulus. Karena tak terima mobil digebrak, Paulus kemudian memukul Riza.

3. Kekerasan petugas KJRI Jerman

Sikap arogan juga di tunjukan oleh seorang petugas KJRI Hamburg, Jerman. Gara-gara bersenggolan, seorang mahasiswa asal Indonesia yang sedang mengikuti kegiatan olahraga di KJRI Hamburg mengalami penganiayaan, dikeroyok dan ditonjok oleh sang petugas.

Seperti siaran pers yang diterima merdeka.com dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman cabang Hamburg, Rabu (12/6), peristiwa bermula saat KJRI Hamburg menggelar kegiatan Peringatan HUT RI pada 8 Juni 2013 lalu.

Berdasarkan kronologi yang dibuat PPI Hamburg, pemukulan terjadi di lapangan sepakbola Stadtpark (Fussballplatz Neuewelt) Hindenburgstr. 1,22303 Hamburg. Korban bernama Puji Syukran (PS) yang merupakan anggota PPI Hamburg.

Sementara pelaku yang juga warga negara Indonesia merupakan staf lokal KJRI berinisial RG. “Sekitar Pukul 14.30 waktu Hamburg tiba-tiba Saudara PS ditabrak RG, pada saat RG ingin buang sampah tanpa PS mengetahui sebabnya.”

4. Kepala BKPM pukul pramugari

Terakhir kisah seorang pramugari maskapai penerbangan Sriwijaya Air, Febriyani menjadi korban pemukulan Zakaria Umarhadi, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Daerah Provinsi Bangka-Belitung. Febri dipukul karena Zakaria merasa tersinggung diminta mematikan telepon seluler saat di pesawat.

Company Profil KPK

Company Profil KPK

Company Profil KPK

Company Profil KPK
Company Profil KPK

 

Korupsi membunuh kebahagiaan kita.

Pemberantasan korupsi bukan barang baru. Dari Orde Lama hingga Orde Baru, upaya pemberantasan korupsi telah ada. Tapi ternyata, cara konvensional tidak ampuh. Karenanya, dibutuhkan pemberantasan korupsi yang luar biasa. KPK kemudian dilahirkan dengan semangat yang luar biasa. KPK diberi amanat melakukan pemberantasan korupsi secara profesional, independen, intensif, dan berkesinambungan. Tujuannya, untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

KPK merupakan lembaga negara yang dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya bebas dari kekuasaan manapun. Adapun tugas KPK yang dimaksud adalah koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan korupsi, supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan korupsi, melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi, melakukan tindakan-tindakan pencegahan korupsi, dan melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.

Selain itu, peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi terus didukung dalam bentuk partisipasi aktif warga dalam membangun budaya antikorupsi, mengawasi dan melaporkan perilaku-perilaku korupsi secara bertanggung jawab. Karena korupsi ada di sekitar kita, maka tak ada pilihan lain untuk terus melawan dan mencegah korupsi yang tampak oleh kita.

Sumber : https://filehippo.co.id/