shadow

Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah

Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah

Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah

Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah
Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah

Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah salah satu kabupaten yang terletak pada provinsi Sumatra Barat Indonesia

Kabupaten ini dibentuk berdasarkan UU RI No. 49 Tahun 1999 dan dinamai menurut nama asli geografisnya. Kabupaten ini terdiri dari 4 kelompok pulau utama yang berpenghuni yaitu Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan yang dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Mentawai. Selain itu masih ada beberapa pulau kecil lainnya yang berpenghuni namun sebahagian besar pulau yang lain hanya ditanami dengan pohon kelapa.

Geografis

Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan kabupaten kepulauan yang terletak memanjang dibahagian paling barat pulau Sumatera dan dikelilingi oleh Samudera Hindia.

Kepulauan Mentawai merupakan bagian dari serangkaian pulau non-vulkanik dan gugus kepulauan itu merupakan puncak-puncak dari suatu punggung pegunungan bawah laut.

Kependudukan

Suku Mentawai sebagai penduduk utama di kabupaten ini, secara garis besar masyarakat ini tidak mempunyai gambaran yang jelas tentang asal usul mereka, walaupun ada diantara mereka mengenal beberapa mitologi yang kadang agak kabur dan sukar dipercaya. Masyarakat setempat menyebut negeri mereka dengan nama Bumi Sikerei.

Sebahagian besar penghuni pulau-pulau di kabupaten Kepulauan Mentawai berasal dari pulau Siberut. Masyarakat suku Mentawai secara fisik memiliki kebudayaan agak kuno yaitu zaman neolitikum dimana pada masyarakat ini tidak mengenal akan teknologi pengerjaan logam, begitu pula bercocok tanam maupun seni tenun.

Penduduk di kabupaten ini separuhnya adalah penganut animisme, kemudian sebahagian beragama Kristen dan Islam. Setelah kemerdekaan masyarakat di kabupaten ini telah membaur dengan suku-suku bangsa lain yang ada di Indonesia terutama setelah kabupaten ini menjadi salah satu daerah transmigrasi.

Pemerintahan

Pusat pemerintahan dari kabupaten Kepulauan Mentawai adalah berada di Tuapejat, sebelah utara dari pulau Sipora.

Pembangunan dan potensi daerah

Daerah ini memiliki potensi alam yang banyak, selain dalam bidang perkebunan, pertanian dan perikanan. Daerah ini memiliki potensi untuk menjadi daerah kawasan wisata. Hasil laut merupakan salah potensi yang terus dikembangkan di kabupaten ini terutama ikan kerapu yang laku untuk di ekspor.

Untuk menyokong pembangunan di daerah ini pemerintah pusat dan daerah merencanakan akan membangun PLTU Tuapejat dengan kapasitas 6 MW

Baca Juga :

Merpati Yang Tidak Pernah Ingkar Janji

Merpati Yang Tidak Pernah Ingkar Janji

Keluarga Merpati sedang berkumpul. Tampaknya, mereka sedang membicarakan sesuatu.

“Kita harus sudah berada di rumah sebelum malam tiba. Ingat, pesta akan diadakan malam nanti,” ucap Ayah Merpati. Rupanya, malam itu akan diadakan pesta.

Sebenarnya, Merpati sudah ada janji dengan teman-temannya. Mungkin, ia akan berada di luar sampai malam. Namun, pesta itu juga sangat penting. Ia tak bisa meninggalkannya.

“Kalau aku terlambat, tidak apa-apa, kan?” Merpati akhirnya meminta izin.

“Tidak! Kau harus pulang sebelum malam tiba!” tegas Ayah Merpati.

“Baiklah, Ayah. Aku berjanji, aku akan kembali sebelum malam tiba,” janji Merpati.

Merpati pun bergegas ke suatu tempat. Ia akan menemui teman-temannya di sana. Sayangnya, teman-teman Merpati tidak menepati janji. Mereka datang terlambat.

“Huh! Kenapa hanya aku yang selalu tepat waktu? Padahal, kami sudah berjanji akan bertemu di sini,” keluh Merpati.

Tak selang berapa lama, teman-teman Merpati datang.

“Maaf, aku terlambat Aku harus membantu ibuku,” ucap Kelinci, memberi alasan.

“Aku pun harus membantu Ayah terlebih dahulu,” sahut Kelelawar, ikut memberi alasan.

Mereka tampak tak merasa bersalah.

Mau tak mau, Merpati memaafkan keduanya. Ia ingin urusannya cepat selesai, dan memenuhi janji kepada ayahnya. Rupanya, banyak yang harus Merpati kerjakan. Saat hari hampir beranjak malam, barulah Merpati dapat pulang ke rumah.

Di tengah perjalanan, Merpati melihat Semut. Olala, Semut itu hanyut terbawa arus air. Merpati pun kebingungan.

“Jika aku menolong Semut, bisa-bisa aku terlambat pulang ke rumah,” pikir Merpati.

Sementara itu, Semut terus meminta tolong.”Tolong aku!” teriak Semut.

Merasa kasihan kepada Semut, Merpati pun menolong Semut. Ia rnengangkat Semut dari aliran sungai, dan membawanya ke tempat yang lebih arnan.

Hari semakin gelap saat Merpati usai menolong Semut.Wah, sepertinya Merpati terlambat pulang ke rumah.

“Lebih baik aku bergegas pulang. Aku sudah berjanji dengan Ayah,” gumam Merpati sambil mempercepat terbangnya.

Benar saja. Merpati sampai ke rumah ketika langit telah gelap.

“Maafkan aku.Ayah.Aku terlambat pulang ke rumah:” ucap Merpati penuh penyesalan.

“Tidak apa-apa, Merpati. Yang penting, kau menepati janji. Merpati tak pernah ingkar janji. Lagi pula. Ayah tahu kenapa kamu terlambat,” ucap ayah dengan bijak.

Tiba-tiba, Semut muncul dari balik Ayah Merpati. Rupanya, ia telah menceritakan semua yang terjadi. Betapa senangnya Merpati, karena ayahnya tak marah kepadanya, dan ia bisa tetap datang ke pesta.

Baca Juga :

Dua Pemancing Yang Hebat

Dua Pemancing Yang Hebat

Dua Pemancing Yang Hebat

Dua Pemancing Yang Hebat
Dua Pemancing Yang Hebat

Diceritakan tentang sebuah kejadian yang dialami dua orang pemancing yang sama-sama hebat, berinisial A dan B. Kedua pemancing itu selalu mendapatkan banyak ikan. Pernah kedua pemancing tersebut didatangi oleh 10 pemancing lain ketika memancing di sebuah danau. Seperti biasa, kedua pemancing itu mendapatkan cukup banyak ikan. Sedangkan 10 pemancing lainnya hanya bisa gigit jari, karena tak satupun ikan menghampiri kail mereka.Ke sepuluh pemancing amatir itu ingin sekali belajar cara memancing kepada kedua pemancing hebat tersebut. Tetapi keinginan mereka tidak direspon oleh pemancing berinisial A. Sebaliknya, pemancing berinisial A tersebut menunjukkan sikap kurang senang dan terganggu oleh kehadiran pemancing-pemancing amatir itu.

Tetapi pemancing berinisial B menunjukkan sikap yang berbeda. Ia bersedia menjelaskan tehnik memancing yang baik kepada ke-10 pemancing lainnya, dengan syarat masing-masing diantara mereka harus memberikan seekor ikan kepada B sebagai bonus jika masing-masing diantara mereka mendapatkan 10 ekor ikan. Tetapi jika jumlah ikan tangkapan masing-masing diantara mereka kurang dari 10, maka mereka tidak perlu memberikan apapun.

Persyaratan tersebut disetujui, dan mereka dengan cepat belajar tentang tehnik memancing kepada B. Dalam waktu dua jam, masing-masing diantara pemancing itu mendapatkan sedikitnya sebakul ikan. Otomatis si B mendapatkan banyak keuntungan. Disamping mendapatkan `bonus’ ikan dari masing-masing pemancing bimbingannya, si B juga mendapatkan 10 orang teman baru. Sementara pemancing A, yang pelit membagi ilmu, tidak mendapatkan keuntungan sebesar keuntungan yang didapatkan oleh
si B.

Pesan:
Kisah di atas menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan akan jauh lebih bermanfaat bila diamalkan. “Hanya dengan cara kita mengembangkan orang lain yang membuat kita berhasil selamanya,” kata Harvey S. Fire Stone. Karena tindakan tersebut disamping menjadikan kita lebih menguasai ilmu pengetahuan, kita juga mendapatkan keuntungan dari segi finansial, pengembangan hubungan sosial, dan lain
sebagainya. “Jika Anda membantu lebih banyak orang untuk mencapai impiannya, impian Anda akan tercapai,” imbuh Zig Ziglar, seorang motivator ternama di Amerika Serikat.

Baca Juga : 

Antara Cacing, Burung, dan Manusia

Antara Cacing, Burung, dan Manusia

Antara Cacing, Burung, dan Manusia

Antara Cacing, Burung, dan Manusia
Antara Cacing, Burung, dan Manusia

Bila kita sedang mengalami kesulitan hidup karena himpitan kebutuhan materi, maka cobalah kita ingat pada burung dan cacing. Kita lihat burung tiap pagi keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Tidak terbayang sebelumnya kemana dan dimana ia harus mencari makanan yang diperlukan. Karena itu kadangkala sore hari ia pulang dengan perut kenyang dan bisa membawa makanan buat keluarganya, tapi kadang makanan itu cuma cukup buat keluarganya, sementara ia harus “puasa”. Bahkan seringkali ia pulang tanpa membawa apa-apa buat keluarganya sehingga ia dan keluarganya harus “berpuasa”. Meskipun burung lebih sering mengalami kekurangan makanan karena tidak punya “kantor” yang tetap, apalagi setelah lahannya banyak yang diserobot manusia, namun yang jelas
kita tidak pernah melihat ada burung yang berusaha untuk bunuh diri. Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menukik membenturkan kepalanya ke batu cadas. Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menenggelamkan diri ke sungai. Kita tidak pernah melihat ada burung yang memilih meminum racun untuk mengakhiri penderitaannya. Kita lihat burung tetap optimis akan makanan yang dijanjikan Allah. Kita lihat, walaupun kelaparan, tiap pagi ia tetap berkicau dengan merdunya. Tampaknya burung menyadari benar bahwa demikianlah hidup, suatu waktu berada diatas dan dilain waktu terhempas ke bawah. Suatu waktu kelebihan dan di lain waktu kekurangan. Suatu waktu kekenyangan dan dilain waktu kelaparan.

Sekarang marilah kita lihat hewan yang lebih lemah dari burung, yaitu cacing. Kalau kita perhatikan, binatang ini seolah-olah tidak mempunyai sarana yang layak untuk survive atau bertahan hidup. Ia tidak mempunyai kaki, tangan, tanduk atau bahkan mungkin iajuga tidak mempunyai mata dan telinga. Tetapi ia adalah makhluk hidup juga dan, sama dengan makhluk hidup lainnya, ia mempunyai perut yang apabila tidak diisi maka ia akan mati.Tapi kita lihat , dengan segala keterbatasannya, cacing tidak pernah putus asa dan frustasi untuk mencari makan. Tidak pernah kita menyaksikan cacing yang membentur-benturkan epalanya ke batu.

Sekarang kita lihat manusia. Kalau kita bandingkan dengan burung atau cacing, maka sarana yang dimiliki manusia untuk mencari nafkah jauh lebih canggih. Tetapi kenapa manusia yang dibekali banyak kelebihan ini seringkali kalah dari burung atau cacing ? Mengapa manusia banyak yang putus asa lalu bunuh diri menghadapi kesulitan yang dihadapi? Padahal rasa-rasanya belum pernah kita lihat cacing yang berusaha bunuh diri karena putus asa. Rupa-rupanya kita perlu banyak belajar banyak dari burung dan cacing.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Pandangan tentang wanita

Pandangan tentang wanita

Pandangan tentang wanita

Pandangan tentang wanita
Pandangan tentang wanita

Wanita itu hakikatnya adalah lembut dan lemah, laki-laki itu hakikatnya adalah kuat
dan perkasa, tetapi laki-laki tanpa wanita adalah seperti pohon tak memiliki akar, akan mudah tumbang dan goyang.

Wanita yang menurut ceritanya dia diambil dari tulang rusuk laki-laki, jika tuhan ingin mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan jadi seimbang dan saling melengkapi. memang terkadang kita terganggu dengan sifat yang berbeda dari pasangan kita. contoh Memang terkadang wanita itu “agak cerewet” tapi itualah wanita, dan laki-laki “cenderung lebih diam”.

Wanita itu adalaha penolongmu yang sepadan, bukan lawan yang sepadan seperti dalam satu kesebelasan dalam sepak bola, laki-laki cenderung menjadi penyerang, dan wanita cenderung seperti ” karena keeper” kerena wanita akan menjadi penjaga ketika ada sesuatu yang terlewat oleh laki-laki, dan wanita akan dapat menjadi menutupi kekurangan mu.

Wanita itu ada atau ditakdirkan melengkapi apa yang tidak dimiliki oleh laki-laki, ketika laki-laki tidak memiliki Perasaan, emosi, kelemah lembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan. dan terkadang mengurusi hal-hal yang dianggap laki-laki itu sebagai hal sepele. sehingga tanpa kita sadari pria akan lebih kuat dengan kehadiran wanita disisinya. Maka sayangilah wanita.

Laki-laki atau pria itu keras dan kuat, tetapi wanita itu tanpa kita sadari lebih kuat, meraka dapat mengurus rumah tangga, anak, keluarga, tanpa mengeluh dan dapat melayani pria dengan baik. dan wanita dapat mencairkan kekerasan laki-laki hanya dengan sebuah senyum.

Wanita tidak memelukan tidak memerlukan laki-laki yang kuat secara fisik, tapi dia memerlukan orang yang bisa melindungi dan mengayomi sehingga merasa aman dekat berada dengannya. Jika laki-laki memikirkan perasaan wanita maka hanya memerlukan sepersekian dari harinya, tetapi jika wanita memikirkan hidupnya dia akan menyita seluruh hidupnya.

Ketika kita menemukan seseorang yang menarik hati itu bukan pilihan itulah kesempatan. bertemu dengan seseorang dalam suatu peristiwa itu bukan pilihan itulah kesempatan.

Wanita dan pria tidaklah sempurna, mereka saling melengkapi, kita didunia bukan lah mencari seseorang yang sempurna tetapi mencari orang yang mencintai tatapi terkdang untuk belajar mencitai orang yang tidak sempurna dengan cara sempurna. karena tidak ada yang sempurna di dunia ini.

Seperti yang saya tulis pada awal tulisan ini, karena wanita yang katanya diciptkan dari tulang rusuk laki-laki yang diambil satu, jadi waita itu adalah bagian dari laki-laki. karena wanita dan pria adalah satu. dan wanita adalah diri pria yang tak ada sebelumnya.

Wanita membutuhkan rasa cinta dan kesetian, dan pria membutuhkan sebuah penghargaan dan dihormati. itulah sedikit tips yang saya ketahui tentang pria dan wanita.

Belajar dari wanita-wanita hebat yang hadir dalam kehidupan saya

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Ekstrak Water Lily Bagi Kelembapan Wajah

Ekstrak Water Lily Bagi Kelembapan Wajah

Kepentingan mengawal keprimaan kulit masing-masing harinya menjadikan pelembab kawan setia kulit guna terus tampil segar, sehat, dan bercahaya. Terlebih jenis kulit kombinasi, yang mempunyai tantangannya sendiri dalam perawatan.

Kini Nuxe, suatu brand keelokan asal Paris, baru saja merilis susunan terbaru eksklusif perawatan kulit kombinasi guna mendapatkan kulit segar alami sepanjang hari dengan menggabungkan dua bahan aktif alami, White Water Lily dan Natural Origin Hyluronic Acid, yakni Aquabella.

Bunga Teratai putih (White Water Lily) adalahsimbol dari kemurnian, dikenal dengan khasiat memberi asupan oksigen dan memurnikan air. Nuxe memanfaatkan ekstrak bunga teratai putih hasil budidaya di Madagaskar yang mempunyai kandungan tannin dan polifenol guna mengurangi kegiatan bakteri di lokasi wajah berminyak. Serta Hyluronic Acid yang bermanfaat memberikan kelembapan yang lengkap dan dapat bermanfaat untuk memberi batas berkurangnya kadar air selayaknya spons yang menjaga molekul air di semua area kulit wajah.

Rangkaian Aquabella terdiri dari tiga produk, yakni Aquabella Micro-Exfoliating Purifying Gel Daily Use untuk mencuci secara mendalam tanpa mengeringkan kulit pun menghilangkan sebum berlebih, Aquabella Beauty-Revealing Moisturising Emulsion guna melembabkan lokasi yang kering dan menghilangkan kilap berlebih pada lokasi berminyak, dan Aquabella Beauty-Revealing Essence-Lotion untuk membetulkan dan menambah kualitas kulit serta mengencangkan pori-pori.

Baca Juga :

Keistimewaan Ja’far Ath-Thayyar

Keistimewaan Ja’far Ath-Thayyar

Nama lengkapnya adalah Ja’far bin Abu Thalib bin Abdul Muthalib bin Hasyim. Ia punyai gelar Abu Al-Masakin yang berarti bapak orang-orang miskin karena ia senang berdialog bersama mereka. Juga gelar Dzu Al-Janahain yang berarti pemilik dua sayap serta Ja’far Ath-Thayyar yang berarti orang yang dapat terbang.

Ia ikut hijrah ke Habsyi dan kebolehan berdiplomasinya ia memanfaatkan untuk menangkal hasutan kaum musyrikin kepada Raja Habsyi yang bernama Negus.

Suatu saat, Rasulullah saw diberi sadar oleh Malaikat Jibril bahwa kelak kala Ja’far berperang dan syahid, Allah telah sediakan baginya dua sayap hijau yang terbungkus bersama intan dan yaqut untuknya di surga. Dia terbang bersama ke dua sayapnya bersama malaikat.

Rasulullah saw senang mengetahuinya. Beliau pun menanyakan kepada Ja’far, “Wahai Ja’far, putra Abu Thalib. Amalan apa yang kaulakukan sehingga Allah memuliakanmu?”

Ja’far menjawab, “Wahai Rasulullah. Aku tidak sadar pasti amalan apa yang telah saya kerjakan. Hanya saja kala saya kafir dan sehabis masuk Islam sampai sementara ini, saya selalu menjauhi diri berasal dari bicara bohong, berzina, dan mabuk-mabukkan.”

Rasulullah saw menanyakan kembali, “Memang ketiga perkara itu diharamkan oleh Islam. Lalu, bagaimana engkau menghindar diri berasal dari ketiga pembawaan itu kala kafir? Bukankah tidak ada larangan untuk itu?”

Ja’far menjelaskan, “Aku berpendapat bahwa orang yang berbohong didalam ucapannya dapat selalu dicurigai oleh orang lain. Dan jika kebohongannya diketahui oleh orang, pasti dapat malu sekali. Oleh karena itulah, saya tidak rela berbohong.

Sedangkan, untuk kelakuan zina, saya tidak menghendaki ada orang lain yang berzina bersama istri atau anakku. Sungguh orang tersebut dapat tercela didalam pandanganku. Karena itulah saya membenci kelakuan zina.

Lalu, saya menjauhi mabuk-mabukkan karena saya menghendaki akalku tetap berkembang dan melampaui asumsi orang lain. Mabuk-mabukan dapat menghalau akal sehingga ia dapat mengeluarkan kalimat tidak bermanfaat dan tertawa-tawa tanpa alasan. Karena itulah saya menghindar diriku berasal dari minuman yang memabukkan,”

Malaikat Jibril berkunjung dan berkata, “Ja’far bicara benar. Allah menjadikan dua sayap untuknya disebabkan karena menghindar diri berasal dari ketiga perkara tersebut sehingga pantas terkecuali Ja’far dekat bersama Allah!”

Akhirnya, benarlah kisah itu kala Ja’far syahid didalam Perang Muktah, Rasulullah saw memberitakan, “Aku masuk ke didalam surga dan saya menyaksikan Ja’far terbang bersama para malaikat, namun ke dua sayapnya penuh bersama lumuran darah.”

Kemudian Rasulullah saw menyatakan bahwa Allah SWT mengganti sayap tersebut bersama sayap yang baru sehingga ia dapat terbang bersama sayap itu ke surga. Karena itulah ia dijuluki Ja’far Ath-Thayyar.

Sumber : tokoh.co.id/

Baca Juga :

Tidak Takut Dikatakan Bodoh

Tidak Takut Dikatakan Bodoh

Imam Malik adalah sosok alim ulama yang rendah hati. Meskipun ia senantiasa belajar dan menimba ilmu dari 900 orang guru, ia tidak dulu terasa dirinya paling pintar. Imam Malik berkata, “Sering kali saya tidak tidur semalam suntuk untuk memikirkan jawaban atas problem yang diajukan kepadaku.”

Suatu hari tidak benar seorang muridnya datang dari suatu area yang jauh. Masyarakat area ia tinggal punyai masalah perlu yang belum terselesaikan. Sang murid punya niat untuk menanyakan hal berikut kepada gurunya, Imam Malik.

Akan tetapi, Imam Malik tidak dapat memberi tambahan jawaban kepadanya karena sebenarnya beliau tidak sadar jawaban atas problem tersebut. Dengan sejujurnya, beliau berkata, “Aku tidak tahu.”

Tentu saja sang murid menjadi kecewa. Lalu, ia berkata, “Apakah saya perlu menyebutkan kepada orang-orang bahwa Imam Malik tidak tahu?”

“Ya!” Jawab Imam Malik, “Katakanlah kepada kaummu bahwa saya tidak tahu!”

Pernyataan Imam Malik ini bisa saja bagi sebagian orang pandai terasa dapat menjatuhkan harga dirinya karena akan dianggap bodoh. Bahkan, untuk hindari supaya tidak disebut orang bodoh, ia akan berusaha untuk mengada-adakan jawaban tanpa memedulikannya, apakah dapat dipertanggungjawabkan atau tidak.

Hal itu tidak berlaku bagi Imam Malik. Jika sebenarnya tidak punyai jawaban atas pertanyaan itu, beliau lebih memilih menyebutkan sejujurnya bahwa tidak sadar jawaban daripada perlu menyebutkan bahwa ia sadar semua tanpa ilmu.

Ia mewarisi cii-ciri jujur Nabi saw saat memastikan suatu jawaban atas permasalahan. Jika Rasulullah saw menanti wahyu untuk sadar jawabannya, Imam Malik akan belajar dan belajar ulang sampai menemukan ilmu yang benar untuk menjawab problem di atas.

Baca Juga :

Manfaat Kursus Bahasa Jepang

Manfaat Kursus Bahasa Jepang Untuk Masa Depan Karirmu

Kenapa kamu harus mengikuti kursus bahasa Jepang? Alasannya belajar bahasa Jepang tidak sesulit yang kamu pikirkan. Bahasa Jepang terlihat sulit karena pengucapan atau bentuk tulisan yang terlihat ribet tapi nyatanya tidak. Ketika kamu sudah mulai belajar bahasa Jepang kamu akan mengerti secara perlahan kalau sebenarnya belajar bahasa Jepang tidak sesulit yang kamu pikirkan.

Saat ini untuk bisa menguasai bahasa Jepang juga dapat dilakukan dengan mudah. Mengikuti kursus bahasa Jepang dapat menjadi salah satu cara bagi kamu untuk mempelajari bahasa Jepang. Dengan mulai belajar bahasa Jepang berarti kamu siap mendapatkan manfaat seperi berikut ini:

Meningkatkan Kemampuan Diri Sendiri

Mempelajari bahasa Jepang tentunya akan membantu diri kamu untuk berkembang dan mengetahui berbagai hal yang tidak kamu ketahui sebelumnya. Berawal dari kamu tidak memiliki kemampuan untuk berbahasa asing maka, dengan mempelajari bahasa Jepang kamu membuat diri kamu memiliki kemampuan untuk berbicara dengan bahasa Jepang. Bahkan kamu menguasai kemampuan berbahasa Jepang yang tidak dimiliki banyak orang dan bermanfaat untuk karir kamu.

Memberikan Kesempatan Untuk Mendapat Pekerjaan di Perusahaan Asing

Memiliki kemampuan untuk berbicara dengan bahasa Jepang akan menjadi poin lebih ketika kamu mencari perkerjaan untuk mengalahkan saingan kamu pada saat melakukan interview kerja misalnya. Menguasai bahasa Jepang dan mendaftar di Perusahaan Jepang akan menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk menerima kamu.

Perlu diingat bahwa ketika kamu melamar pekerjaan tentunya kamu harus memiliki kemampuan di bidang tersebut selain kemampuan bahasa Jepang. Selain itu, kamu juga memiliki kesempatan untuk bekerja di Negara Jepang langsung.

Dapat Menambah Teman Baru

Pada saat kamu mengikuti kursus bahasa Jepang kamu juga akan berinteraksi dengan orang lain. Teman kamu dikelas kursus bahasa Jepang dan guru bahasa Jepang atau istilahnya Sensei dapat menjadi lingkup baru untuk menambah teman baru juga.

Dengan menambah teman baru ini artinya kamu juga memperluas Link kamu yang berguna untuk dunia kerja nantinya. Melalui Link dari teman-teman ini akan membantu kamu menemukan pekerjaan yang saat ini sulit dicari.

Menguasai Bahasa Jepang Mempermudah Kamu Melakukan Traveling

Bagi kamu yang ingin melakukan liburan atau traveling ke Jepang dengan memahami bahasa Jepang melalui kursus bahasa Jepang akan membantu kamu selama liburan di Jepang.

Dengan kursus bahasa Jepang kamu akan mempelajari tulisan-tulisan bahasa jepang yang memiliki 3 jenis tulisan yaitu: Hiragana, Katakana, dan Kanji. Apa itu tulisan Hiragana, Katakan, dan Kanji, kamu bisa memahami itu dengan menguasai bahasa Jepang.

Dapat Dijadikan Peluang Usaha

Setelah kamu mengikuti kursus bahasa Jepang, ilmu yang kamu dapat bisa kamu bagi kepada orang lain. Setelah menyelesaikan kurus kamu dapat memberikan les kepada orang lain untuk mempelajari bahasa Jepang.

Selain menjadi guru les kamu juga dapat menjadi tour guide. Berbicara mengenai berwisata banyak para turis yang berasal dari Jepang yang berlibur ke Indonesia. Dengan menguasai bahasa Jepang kamu dapat menajdi tour guide bagi wisatawan asal Jepang yang sedang berlibur ke Indonesia.

Seiring perkembangan bahasa dan masuknya budaya asing lainnya ke Indonesia maka, penting bagi kamu untuk terus berkembang agar dapat bersaing. Minimal kamu mampu mempelajari bahasa asing dapat menjadi modal awal untuk terus berkembang baik dalam kehidupan maupun dalam karir pekerjaan kamu.

Baca Juga:

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google
Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Mau tahu kapan matahari terbit atau terbenam di suatu wilayah? Google memiliki sebuah cara sederhana untuk melakukan itu.

Saat mengunjungi suatu wilayah, ada kalanya kita perlu tahu kapan waktu matahari terbit dan terbenam di tempat itu. Kegunaannya cukup banyak, misalnya untuk memperkirakan kapan waktu Subuh berakhir dan Maghrib dimulai bagi pemeluk agama Islam.

Fungsi lainnya, ini akan berguna sekali bagi mereka yang mau melakukan sesi pemotretan. Mengetahui kapan waktu matahari tenggelam untuk dijadikan latar akan sangat membantu dalam membuat rencana pergi ke lokasi.

Nah, lewat Google, hal itu bisa dilakukan dengan langkah mudah berikut ini:

  1. Buka Google.com
  2. Ketikkan “sunrise [nama kota]” (tanpa tanda kutip, ganti [nama kota] dengan kota yang diinginkan). Contohnya: “Sunrise Jakarta” akan memunculkan informasi waktu 5:49 pm ditambah keterangan ‘6 hours 58 minutes from now‘ di bawahnya
  3. Untuk waktu matahari terbenam, ganti “sunrise” dengan “sunset”

Baca Juga :