preferential-lite
shadow

SHOLAT UNTUK PENGOBATAN DAN KESEHATAN

SHOLAT UNTUK PENGOBATAN DAN KESEHATAN

SHOLAT UNTUK PENGOBATAN DAN KESEHATAN

SHOLAT UNTUK PENGOBATAN DAN KESEHATAN
SHOLAT UNTUK PENGOBATAN DAN KESEHATAN

SHOLAT DAN KESEHATAN FISIK, MENTAL, KECERDASAN, SPIRITUAL DAN UKHUWAH ISLAMIYAH

Selain melaksanakan perintah agama, mengobati kerinduan jiwa pada sang Pencipta, sholat juga punya efek yaitu menyehatkan tubuh. Seorang pakar ilmu pengobatan tradisional, Prof H Muhammad Hembing Wijayakusuma, telah melakukan penelitian yang mendalam tentang hal itu. Hasil penelitian itu disebarkannya kepada umat Islam, baik melalui media massa maupun buku yang berjudul “Hikmah Sholat untuk Pengobatan dan Kesehatan”. Bahkan, duduk Tasyahud diyakini bisa menyembuhkan penyakit tanpa operasi.

Apa hubungan sholat dengan kesehatan ? menurut Hembing, setiap gerakan-gerakan shalat mempunyai arti khusus bagi kesehatan dan punya pengaruh pada bagian-bagian tubuh seperti kaki, ruas tulang punggung, otak, lambung, rongga dada, pangkal paha, leher, dll. Berikut adalah ringkasan yang bermanfaat untuk

 

Mengetahui tentang daya penyembuhan di balik pelaksanaan sholat sebagai aktivitas spiritual.

1. Berdiri tegak dalam sholat
Gerakan-gerakan sholat bila dilakukan dengan benar, selain menjadi latihan yang menyehatkan juga mampu mencegah dan meyembuhkan berbagai macam penyakit. Hembing menemukan bahwa berdiri tegak pada waktu sholat membuat seluruh saraf menjadi satu titik pusat pada otak, jantung, paru-paru, pinggang, dan tulang pungggung lurus dan bekerja secara normal, kedua kaki yang tegak lurus pada posisi akupuntur, sangat bermanfaat bagi kesehatan seluruh tubuh.

2. Rukuk
Rukuk juga sangat baik untuk menghindari penyakit yang menyerang ruas tulang belakang yang terdiri dari tulang punggung, tulang leher, tulang pinggang dan ruas tulang tungging. Dengan melakukan rukuk, kita telah menarik, menggerakan dan mengendurkan saraf-saraf yang berada di otak, punggung dan lain-lain. Bayangkan bila kita menjalankan sholat lima waktu yang berjumlah 17 rakaat sehari semalam. Kalau rakaat kita rukuk satu kali, berarti kita melakukan gerakan ini sebanyak 17 kali.

3. Sujud
Belum lagi gerakan sujud yang setiap rakaat dua kali hingga junlahnya sehari 34 kali. Bersujud dengan meletakan jari-jari tangan di depan lutut membuat semua otot berkontraksi. Gerakan ini bukan saja membuat otot-otot itu akan menjadi besar dan kuat, tetapi juga membuat pembuluh darah dan urat-urat getah bening terpijat dan terurut. Posisi sujud ini juga sangat membantu kerja jantung dan menghindari mengerutnya dinding-dinding pembuluh darah.

 

Duduk tasyahud

Duduk tasyahud akhir atau tawaruk adalah salah satu anugerah Allah yang patut kita syukuri, karena sikap itu merupakan penyembuhan penyakit tanpa obat dan tanpa operasi. Posisi duduk dengan mengangkat kaki kanan dan menghadap jari-jari ke arah kiblat ini, secara otomatis memijat pusat-pusat daerah otak, ruas tulang punggung teratas, mata, otot-otot bahu, dan banyak lagi terdapat pada ujung kaki. Untuk laki-laki sikap duduk ini luar biasa manfaatnya, terutama untuk kesehatan dan kekuatan organ seks.

Salam

Bahkan, gerakan salam akhir, berpaling ke kanan dan ke kiri pun, menurut penelitian Hembing punya manfaat besar karena gerakan ini sangat bermanfaat membantu menguatkan otot-otot leher dan kepala. Setiap mukmin pasti bisa merasakan itu, bila ia menjalankan sholat dengan benar. Tubuh akan terasa lebih segar, sendi-sendi dan otot akan terasa lebih kendur, dan otak juga mempu kembali berfikir dengan terang. Hanya saja, manfaat itu ada yang bisa merasakannya dengan sadar, ada juga yang tak disadari. Tapi harus diingat, sholat adalah ibadah agama bukan olahraga.

HUBUNGAN SHOLAT DENGAN FISIK

Shalat memang suplier rohani dan pemompa mental. Tanpa shalat, jiwa manusia mungkin saja tak mampu menanggung beban dalam menjalani hidup. Bagi orang yang kerap mengalami penderitaan, shalatlah yang menjadi tempat menumpahkan segala permasalahan, menjadi kesempatan mengadu dan waktu mencurahkan harapan. Bagi seorang pejuang, seorang juru dakwah, shalat juga yang menjadikannya kuat memikul semua masalah dan tantangan yang menghadangnya. Bersyukurlah kita, Allah SWT mewajibkan shalat lima waktu sehari. Dalam lima kesempatan itu artinya, kita memperoleh masukan energy baru. Semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang merasakan nikmatnya shalat.

Mungkin kita pernah mendengar Rasulullah bersabda, “Berapa banyak orang yang menegakkan shalat hanya memperoleh letih dan payah” ( HR Nasa’i ). Shalat yang digambarkan Rasul dalam hadits tersebut, bukan hanya shalat yang bisa menjadi penyegar bagi jiwa. Shalat yang hanya bersifat ritual dan tidak memberikan kenikmatan bagi pelakunya. Shalat yang hanya gerakan fisik yang senyap dari kedamaian batin.

Salah satu syarat yang dapat memberi pencerahan batin,biasa disebut dengan khusyu’. Khusyu’ menurut Imam Ghazali adalah hudhurul qalbi kehadiran hati, konsentrasi, rasa tunduk, pasrah dan penghormatanyang tinggi kepada Allah SWT.

Amirul mukminin Umar ra mengatakan, “ Khusyu’ itu bukan menundukkan kepala, tapi khusyu’ itu ada di dalam hati.” Al Qur’an menyebutkan khusyu’ itu adalah tanda pertama orang-orang yang beruntung. “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu oran-orang yang khusyu’ dalam shalatnya.” (QS. Al Mukminun: 1-2). Tidak sedikit orang yang sulit menghadirkan kekhusyuan dalam shalatnya. Kita begitu dan nyaris tidak percaya, bila sahabat Rasulullah Ali rejustru melaksanakan shalat untuk menghilangkan rasa sakit ketika mata panah akan dicabut dari tubuhnya.

Orang yang belum biasa bekerja berat, akan merasa sangat sulit bekerja mencangkul dan mengolah sawah. Tangannya mungkin akan lecet, kulitnya terbakar oleh terik matahari dan seluruh tubuhnya terasa linu, itu dalam konteks pekerjaan fisik. Keadaannya tidak jauh berbeda dengan konteks pekerjaan batin. Khusyu’ adalah pekerjaan batin, orang yang tidak terbiasa khusyu’, dekat, pasrah, tunduk pada Allah di luar shalat, akan sulit menghadirkan kekhusyukan di dalam shalat. Khusyu’ di dalam shalat sangat terkait dengan khusyu’ di luar shalat. Kalau hati tidak pernah hidup, tidak ada link hubungan dengan Allah di luar shalat, tentu sulit menjalin hubungan yang baik hanya dalam shalat. Bagaimna kita merasakan nikmatnya bertani, mencangkul tanh, seperti yang dirasakan para petani, kalau kita sebelumnya jarang melakukan pekerjaan tersebut,? Begitu lebih kurang gambarannya, itulah rahasianya kenapa kita sulit khusyu’. Khusyu’ kepada Allah tidak hanya dengan menyebut Subhanallah, Alhamdulillah atau Allahu Akbar. Khusyu’diwujudkan dengan hati yang senantiasa berhubungan denagn Allah, meskipun lidah tidak menyebut nama Allah. Melihat ciptaan Allah, hati merasakan kebesaran Allah. Melihat peristiwa apapun semakin menyuburkan ingatan kepada Allah. Mendapat nikmat, hati mengatakan, “Syukur Allah tidak menjadikan aku menderita.” Hati tersentuh dan malu bila melakukan ketidaktaatan. Bila ditimpa musibah, hati mengatakan, “Mungkin saya berdosa pada Allah.” Sikap sikap seperti itulah yang semakin menambah kedekatan hatidengan Allah SWT. Itulah yang dimaksud dalam firman-Nya, “Mereka yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk dan berbarung.” Itulah sebabnya para ahli ibadah mengatakan, aku merasa damai meskipun sendiri.” Kenapa? Karena mereka dalam kondisi terus berdzikir dengan melihat semua fenomena alam dan hatinya mengingat Allah Jalla Wa’ala.

Ibarat orang yang sayang dan rindu kepada kekasihnya, setiap barang kepunyaan kekasihterlihat di depan mata membuat hati ingat dan terkait dengan kekasih. Kalau sudah ada benih khusyu’ di luar shalat, maka saat berwudhu pun sudah khusyu’.

Seorang muslim harus berusaha menghidupakan kedekatan hatinya denagan Allah, kapan pun dan dimanapun. Tokoh ulama Mesir Hasan Al Banna menyifatkan karakter seorang mujahid adalah bukan orang yang tidur sepenuh kelopak matanya, dan tidak tertawa selebar mulutnya. Maksudnya itu menggambarkan suasana keseriusan dan kesungguhan orang yang berjuang di jalan Allah. Apa rahasia dibalik kesungguhan dan keseriusan itu? Dalam shalat mereka sangat membesarkan dan mengagungkan Allah. Di luar shalat mereka juga tetap membesarkan Allah, hidup sesuai syari’at, menjauhkan diri dari kemungkaran dan maksiat. Maka Allah akan menaungi mereka, sebab ada hubungan sangat erat antara shalat dan perilaku-perilaku sosial. Merekalah yang dimaksud dalam sabda Rasulullah, “Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, maka Allah akan menyempurnakan hubungan-Nya dengan orang tersebut.” ( HR. Hakim )

Baca Juga : 

SIKAP SOSIAL

SIKAP SOSIAL

SIKAP SOSIAL

SIKAP SOSIAL
SIKAP SOSIAL

Pengertian Sikap Sosial

Sikap adalah kesadaran individu yang menentukan perbuatan yang nyata dalam kegiatan-kegiatan sosial. Maka sikap sosial adalah kesadaran individu yang menentukan perbuatan yang nyata, yang berulang-ulang terhadap objek sosial. Hal ini terjadi bukan saja pada orang-orang lain dalam satu masyarakat.

Tiap-tiap sikap mempunyai 3 aspek

1. Aspek Kognitif yaitu yang berhubungan dengan gejala mengenal pikiran. Ini berarti berwujud pengolahan, pengalaman, dan keyakinan serta harapan-harapan individu tentang objek atau kelompok objek tertentu.
2. Aspek Afekit berwujud proses yang menyangkut perasaan-perasaan tertentu seperti ketakutan, kedengkian, simpati, antipati, dan sebagainya yang ditujukan kepada objek-ojek tertentu.
3. Aspek Konatif: berwujud proses tendensi/kecenderungan untuk berbuatu sesuatu objek, misalnya kecenderungan memberi pertolongan, menjauhkan diri dan sebagainya
Di samping sikap sosial yang terdapat sikap individual, yaitu sikap yang hanya dimiliki oleh perseorangan, misalnya: Sikap atau kesukaan seseorang terhadap burung-burung tertentu, seperti perkutut, parkit, merpati, dan sebagainya.

Sikap sebagai tingkatan kecenderungan yang bersifat positif atau negatif yang berhubungan dengan objek psikologi. Objek psikologi di sini meliputi: simbol, káta kata, slogan, orang, lembaga, ide, dan sebagainya.

Orang dikatakan memiliki sikap positif terhadap suatu objeic psikologi apabila ia suka (like) atau memiliki sikap yang favorable, sebaliknya orang yang dikatakan memiliki sikap yang negatif terhadap objek psikologi bila ia tidak suka (dislike) atau sikapnya unfavorable terhadap objek psikologi (Back, Kurt W., 1977, hal.3)

John H. Harvey dan William P. Smith mendefinisikan sikap sebagai kesiapan merespons secara konsisten dalam bentuk positif atau negatif terhadap objek atau situasi.

Sedangkan Genmgan mendefinisikan bahwa pengertian attitude dapat diterjemahkan dengan kata sikap terhadap objek tertentu, yang dapat merupakan sikap, pandangan atau sikap perasaan, tetapi sikap mana disertai oleh kecenderungan unmk bertindak sesuai dengan sikap terhadap objek tadi itu. Jadi attitude itu lebih diterjemahkan sebagai sikap dan kesediaan beraksi terhadap suatu hal.

Meskipun ada beberapa perbedaan pcngertian tentang sikap, namun ada beberapa ciri yang dapat disetujui. Sebagian besar ahli dan peneliti sikap setuju bahwa sikap adalah predisposisi yang dipelajari yang mempengaruhi tingkah laku, berubah dalam hal intensitasnya, biasanya konsisten sepanjang wakru dalam situasi yang sama, dan komposisinya hampir selalu kompleks. Sehubungan dengan itu pula kami cenderung untuk mengemukakan pengertian sikap sebagai berikut: Sikap adalah kesiapan merespons yang sifatnya positif atau negatif terhadap objek atau situasi secara konsisten.

 

Demikianlah, sikap adalah konsep yang membantu kita

untuk memahami tingkah laku. Sejumlah perbedaan tingkah laku dapat merupakan pencerminan atau manifestasi dari sikap yang sama.

Sikap Sosial Dan Individual

1. Sikap Sosial
Sikap sosial dinyatakan tidak oleh seorang saja tetapi diperhatikan oleh orang-orang sekelompoknya. Objeknya adalah objek sosial (objeknya banyak orang dalam kelompok) dan dinyatakan berulang-ulang. Misalnya: sikap berkabung seluruh anggota kelompok karena meninggalnya seorang pahlawannya.
Jadi yang menandai adanya sikap sosial adalah:
a. Subjek orang-orang dalam kelompoknya.
b. Objek-objeknya sekelompok, objeknya sosial.
c. Dinyatakan berulang-ulang.

2. Sikap Individual
Ini hanya dimiliki secara individual seorang demi seorang. Objeknya pun bukan merupakan objek sosial. Misalnya: Sikap yang berupa kesenangan atas salah satu jenis makanan atau salah satu jenis tumbuh-tumbuhan.

Di samping pembagian sikap atas sosial dan individual sikap dapat pula dibedakan atas:
1. Sikap positif: sikap yang menunjukkan atau memperlihatkan, merima, mengakui, menyetujui, serta melaksanakan norma-norma yang berlaku di mana individu itu berada.
2. Sikapnegatif: sikap yang menunjukkan atau memperlihatkan penolakan atau tidak menyetujui terhadap norma-norma yang berlaku di mana individu itu berada.

Sikap positif/negatif ini tentu saja berhubungan dengan norma. Orang tidak akan tahu apakah sikap seseorang itu positif atau negatif tanpa mengetahui norma yang berlaku.

Oleh karena itu untuk menentukan apakah sikap ini positif/ negatifperlu dikonsultasikan dengan norma yang berlaku di situ. Di samping itu masing-masing kelompok atau kesatuan sosial memiliki norma sendiri-sendiri yang mungkin saling berbeda atau bahkan bertentangan. Sikap yang dliperlihatkan oleh individu dalam kelompok A dianggap atau dinilai sebagai sikap yang negatif, belum tentu sikap yang sama yang diperlihatkan oleh anggota kelompok B juga dinilai sebagai sikap negatif.

Pembentukan Dan Perubahan Sikap

Sikap timbul karena ada stimulus. Terbentuknya suatu sikap itu banyak dipengaruhi perangsang oleh lingkungan sosial dan kebudayaan misalnya: keluarga, norma, golongan agama, dan adat istiadat. Dalam hal ini keluarga mempunyai peranan yang besar dalam membentuk sikap putra-putranya. Sebab keluargalah sebagai kelompok primer bagi anak merupakan pengaruh yang paling dominan. Sikap seseorang tidak selamanya tetap. Ini bukan berarti orang tidak bersikap. Ia bersikap juga hanya bentuknya: diam.

Sikap tumbuh dan berkembang dalam basis sosial yang tertentu, misalnya: ekonomi, politik, agama dan sebagainya. Di dalam perkembangannya sikap banyak dipengaruhi oleh lingkungan, norma-norma atau group. Hal ini akan mengakibatkan perbedaan sikap antara individu yang sama dengan yang lain karena perbedaan pengaruh atau lingkungan yang diterima. Sikap tidak akan terbentuk tanpa interaksi manusia, terhadap objek tertentu atau suatu objek.

Sumber : https://kidblog.org/class/kelas-biologi-online/posts/7he7ner6kijj0sdxh8pca05bc?fbclid

ARTIKEL PROGRAM ASURANSI

ARTIKEL PROGRAM ASURANSI

ARTIKEL PROGRAM ASURANSI

ARTIKEL PROGRAM ASURANSI
ARTIKEL PROGRAM ASURANSI

 

Akhir-akhir ini di tanah air sering terjadi perubahan cuaca ekstrim

yang tidak menentu dan berakibat pada melemahnya sistem ketahanan tubuh sehingga banyak masyarakat yang terserang penyakit seperti gatal-gatal, diare, mual, muntah, flu, bahkan penyakit menular lainnya seperti muntaber dan malaria akibat seringnya pergantian cuaca yang tidak menentu. Tentunya penyakit-penyakit tersebut sudah banyak terjadi di tanah air khususnya di daerah terpencil seperti perkampungan atau bahkan di perkotaan yang kondisi dehedrainasenya tidak bagus atau di kota-kota besar seperti Jakarta, dengan kondisi kebersihan yang minim, dan sering terjadi langganan banjir sehingga penyakit-penyakit seperti dijelaskan di atas tidak sedikit menyerang masyarakat di sekitarnya.

 

Penyakit-penyakit akibat bencana alam, limbah pabrik, kondisi perairan yang kotor

atau kondisi pemukiman yang kurang sehat menjadi penyebab banyaknya masyarakat harus memilih resep ke dokter untuk berobat, bisa jadi mereka sembuh dengan berusaha berobat ke rumah sakit atau puskesmas, tetapi tidak jarang yang tidak cocok atau tidak sembuh hanya dengan satu dua kali berobat. Butuh waktu dan juga biaya yang tidak sedikit untuk satu kali berobat apalagi ke rumahsakit, sementara bagi orang-orang atau masyarakat tidak mampu, sakit merupakan suatu musibah yang sangat memberatkan, di samping penyakit yang diderita juga biaya yang sangat mahal menjadi satu faktor penyebab mereka enggan mendatangi rumahsakit atau puskesmas sekalipun, sementara ketika mereka sakit ternyata lebih memilih untuk berobat ke dokter atau dukun kampung, atau diobati secara manual atau bahkan didiamkan saja sampai mereka merasa sembuh sendiri.

        Sakit dan sekolah merupakan dua hal yang sangat berbeda tetapi sangat bersentuhan satu sama lain, apabila seseorang dalam keadaan sedang tidak sehat atau sakit badan tentu tidak dapat melakukan aktivitas atau rutinitas keseharian sebagaimana mestinya termasuk sekolah atau belajar sementara belajar membutuhkan badan yang fit sehat pikiran, akan tetapi bagaimana jika kita memiliki badan yang sehat tetapi akal pikiran tidak stabil atau sedang kacau? Tentu ini juga merupakan hal yang sangat perlu diwaspadai. Kesehatan dan pendidikan sama-sama penting dan sama-sama mahal dan butuh waktu untuk mendapatkannya.

        Pembangunan kesehatan adalah sebagai bagian dari pembangunan nasional, dalam pembangunan kesehatan tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal.  Kenyataan yang terjadi sampai saat ini derajat kesehatan masyarakat masih rendah khususnya masyarakat miskin, hal ini dapat digambarkan bahwa angka kematian ibu dan angka kematian bayi bagi masyarakat miskin tiga kali lebih tinggi dari masyarakat tidak miskin. Salah satu penyebabnya adalah karena mahalnya biaya kesehatan sehingga akses ke pelayanan kesehatan pada umumnya masih rendah.  Derajat kesehatan masyarakat miskin berdasarkan indikator Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia, masih cukup tinggi, yaitu AKB sebesar 35 per 1000 kelahiran hidup (Susenas, 2003) dan AKI sebesar 307 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI 2002-2003).

        Banyak faktor yang menyebabkan ketimpangan didalam pelayanan kesehatan terutama yang terkait dengan biaya pelayanan kesehatan, ketimpangan tersebut diantaranya diakibatkan perubahan pola penyakit, perkembangan teknologi kesehatan dan kedokteran, pola pembiayaan kesehatan berbasis pembayaran swadana (out of pocket). Biaya kesehatan yang mahal dengan pola pembiayaan kesehatan berbasis pembayaran out of pocket semakin mempersulit masyarakat untuk melakukan akses ke palayanan kesehatan.

        Selama ini dari aspek  pengaturan masalah kesehatan baru di atur dalam tataran Undang-Undang dan peraturan yang ada dibawahnya, tetapi sejak Amandemen UUD 1945 perubahan ke dua dalam Pasal 28H Undang–Undang Dasar Negara Republik Indonesia, yang menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Dalam Amandemen UUD 1945 perubahan ke tiga Pasal 34 ayat (3) dinyatakan bahwa Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas umum yang layak.

 

Untuk memenuhi dan mewujudkan hak bagi setiap warga negara

dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan kewajiban pemerintah penyediaan fasilitas kesehatan sebagai amanat UUD 1945 serta  kesehatan adalah merupakan kesehatan merupakan Public Good maka dibutuhkan intervensi dari Pemerintah.

        Sejak awal agenda 100 hari Pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu jilid satu telah berupaya untuk mengatasi hambatan dan kendala terkait dengan pelayanan kesehatan khusunya pelayanan kesehatan bagi  masyarakat miskin dan tidak mampu yaitu  kebijakan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin. Program ini diselenggarakan oleh Departemen Kesehatan melalui penugasan kepada PT Askes (Persero) berdasarkan SK Nomor 1241/Menkes /SK/XI/2004, tentang penugasan PT Askes (Persero) dalam pengelolaan program pemeliharaan kesehatan bagi masyarakat sangat miskin, miskin dan tidak mampu dengan nama Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (ASKESKIN). PT Askes (Persero) dalam pengelolaan Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (ASKESKIN).

 

Penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat sangat miskin

miskin dan tidak mampu dengan mana program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) mengacu pada prinsip-prinsip asuransi sosial

  1. Dana amanat dan nirlaba dengan pemanfaatan untuk semata-mata peningkatan derajat kesehatan masyarakat sangat miskin, miskin dan tidak mampu.
  2. Menyeluruh (komprehensif) sesuai dengan standar pelayanan medik yang cost effective dan rasional.
  3. Pelayanan Terstruktur, berjenjang dengan Portabilitas dan ekuitas.
  4. Transparan dan akuntabel.

Pada semester I tahun 2005, penyelenggaraan jaminan

pemeliharaan kesehatan bagi masyarakat miskin dikelola sepenuhnya oleh PT Askes (Persero) meliputi pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas dan jaringannya serta pelayanan kesehatan rujukan di RS dengan sasaran sejumlah 36.146.700 jiwa sesuai data BPS tahun 2004. Dalam perjalanannya pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin di semester I tahun 2005, ditemukan permasalahan yang utama yaitu perbedaan data jumlah masyarakat miskin BPS dengan data jumlah masyarakat miskin di setiap daerah disertai beberapa permasalahan lainnya antara lain: program belum tersosialisasi dengan baik, penyebaran kartu peserta belum merata, keterbatasan sumber daya manusia PT Askes (Persero) di lapangan, minimnya biaya operasional dan manajemen di Puskesmas, kurang aktifnya Posyandu dan lain-lain. Dengan pertimbangan pengendalian biaya pelayanan kesehatan, peningkatan mutu, transparansi dan akuntabiltas, serta mengingat keterbatasan pendanaan, dilakukan perubahan pengelolaan program Askeskin pada tahun 2008, dengan memisahkan  fungsi pengelolaan dengan fungsi pembayaraan dengan didukung penempatan tenaga verifikator di setiap Rumah Sakit. Selain itu mulai di berlakukannya Tarif Paket Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Miskin di Rumah Sakit dengan nama program berubah menjadi Jaminan Kesehatan Masyaraka (JAMKESMAS).

Sumber : https://penzu.com/public/dffb634b?fbclid

Tingkatkan Pelayanan Pos Indonesia Bersinergi Dengan 6 BUMN

Tingkatkan Pelayanan Pos Indonesia Bersinergi Dengan 6 BUMN

Tingkatkan Pelayanan Pos Indonesia Bersinergi Dengan 6 BUMN

Tingkatkan Pelayanan Pos Indonesia Bersinergi Dengan 6 BUMN
Tingkatkan Pelayanan Pos Indonesia Bersinergi Dengan 6 BUMN

BANDUNG-Bagian dari upaya untuk melakukan transformasi

di semua lini, PT Pos Indonesia melakukan penandatanganan kerjasama dengan 6 Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu dengan PT Bank Mandiri, Tbk. (Persero), PT Kimia Farma, Tbk. (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Bio Farma (Persero),

Direktur Utama PT Pos Indonesia, Gilarsi W Setijono

mengatakan, kesepakatan kerjasama ini sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada stacholder dengan prinsip manfaat dan mengunjungkan serta menjunjung semangat Sinergi BUMN.

“Kita memiliki jaringan yang luas yang tidak dimiliki oleh BUMN lain, kita saling manfaatkan bersama-sama untuk menjangkau dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Menurut Gilarsi, setelah melakukan penandatanganan kerjasama ini akan dilanjutkan dengan perjanjian kerjasama yang lebih detail.

“Di dalam MoU memang tidak nampak muncul

apa untungnya, tetapi nanti pada saat PKS dibuat akan muncul keuntungan ari masing-masing BUMN,” ucap Gilarsi, dalam acara penandatanganan nota kesepahaman di Graha Pos Indonesia, Selasa (29/12)

 

Baca Juga :

Rp 6,9 Triliun untuk Tahun Baru 2016

Rp 6,9 Triliun untuk Tahun Baru 2016

Rp 6,9 Triliun untuk Tahun Baru 2016

Rp 6,9 Triliun untuk Tahun Baru 2016
Rp 6,9 Triliun untuk Tahun Baru 2016

BANDUNG – Persediaan uang tunai KPw BI Jabar

untuk memenuhi kebutuhan perbankan dalam libur panjang dan hari Natal 2015 serta tahun baru 2016 mencapai Rp6,9 triliun. BI Jabar menyebutkan proyeksi kebutuhan perbankan untuk keperluan tersebut mencapai Rp5,3 triliun.

Kepala KPw BI Jabar Rosmaya Hadi menyatakan

dengan persiapan tersebut maka kecukupan persediaan mencapai 130%. “Dengan demikian kebutuhan perbankan di Jabar akan terenuhi dengan baik,” ujarnya dalam siaran pers, hari ini.

Sebagai informasi, selama tahun 2015 hingga bulan November

, arus kas inflow dan aoutflow di wilayah Jabar masing-masing tercatat Rp76,2 triliun dan Rp40,7 triliun.

“Bila dibandingkan dengan tahun lalu terdapat peningkatan inflow sebesar 3,65% dan outflow sebesar 14,53%,” ujar dia.

Uang masuk ke Jabar jauh lebih besar menunjukan jika Jabar merupakan pusat industri dan perdagangan serta banyaknya objek wisata yang dikunjungi terutama pada periode akhir tahun. jo

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148436723/apa-itu-voc/

DPRD Jabar Buka Tahun Sidang 2016

DPRD Jabar Buka Tahun Sidang 2016

DPRD Jabar Buka Tahun Sidang 2016

DPRD Jabar Buka Tahun Sidang 2016
DPRD Jabar Buka Tahun Sidang 2016

BANDUNG-DPRD Jabar,

membuka tahun sidang 2016, Selasa (6/1).

Sidang pembukaan tahun sidang dipimpin Ketua DPRD Jabar, Ine Purwadewi. Hadir dalam pembukaan tahun sidang tersebut Wagub Jabar H. Deddy Mizwar.

Hadir juga dalam kegiatan

tersebut para pimpinan OPD di lingkungan Pemprov. Jabar dan perwakilan undangan dari Forum Pimpinan Daerah.

Dari paparan Ketua DPRD Jabar

, sidang pembukaan tahun sidang 2016, akan dilanjutkan dengan pengumuman perubahan Alat Kelengkapan DPRD (AKD). NR

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148436557/apa-itu-tabel-periodik-unsur/

Karakter Anak Adalah Karakter Turunan

Karakter Anak Adalah Karakter Turunan

Kali ini kita bakal mengkaji perihal bagaimana sifat terbentuk secara turun temurun dan terkadang tidak disadari. Apakah bisa? Mungkin? Bisa dan mungkin, dan kebanyakan hal ini terbentuk dari Belief atau keyakinan atau keyakinan dari orangtua yang diturunkan kepada anak. Dan terkecuali keyakinan yang diturunkan salah, sampai 7 turunan pun bisa keliru terkecuali tidak diperbaiki. Baiklah, simak terus tulisan ini dan dapatkan rahasia pemahaman baru.

Belief atau keyakinan itu bukan kita berarti mengkaji persoalan agama atau keyakinan beribadah, yang dimaksud adalah suatu pemikiran yang terbentuk gara-gara pengalaman yang berulang-ulang atau pengalaman yang berkesan. hidroponik sederhana

Jadi secara sederhananya bisa kita katakan sebagai perasaan “pasti” bakal suatu hal hal. Contohnya kemungkinan anda membawa perasaan yang tentu perihal kapabilitas berhitung yang baik, menjadi anda punya belief atau keyakinan “wah aku itu pintar terkecuali berhitung”. Itu yang kita maksud dengan belief atau kepercayaan.

Belief bisa suatu hal yang kita idamkan atau yang tidak kita inginkan.Belief yang kita idamkan secara sadar, adalah belief yang terbentuk gara-gara kita mempelajari ajaran-ajaran agama yang kita anut itu sesungguhnya kita idamkan untuk terbentuk, atau belief yang terbentuk dari mempelajari masalah-masalah akademik.

Kita sesungguhnya idamkan itu supaya kita bisa seperti itu, misalkan kita studi matematika dan lain sebagainya. Belief yang terbentuk dari latihan-latihan olahraga gara-gara kita menginginkannya, kita bisa punya keyakinan yang kuat untuk persoalan olahraga contoh: “tendangan aku keras, lemparan aku tentu masuk”.

Nah selanjutnya adalah belief yang tidak kita idamkan secara sadar, namun toh kita tetap punya belief ini. Misalnya cemas pada gelap “Wah aku terkecuali di area gelap itu aku tentu merinding, aku tentu keringat dingin, aku tentu tidak berani” dan seterusnya. Itu suatu belief yang kita tidak idamkan secara mengerti namun itu masuk di dalam diri kita.

Berbagai fobia pada binatang, sesudah itu ketakutan-ketakutan pada guru kegelisahan pada pelajaran khusus kegelisahan membawa dampak tujuan teristimewa ya perasaan-perasaan diremehkan atau perasaan bersalah pada suatu hal ini adalah belief-belief yang tidak kita idamkan namun secara mengerti masuk di dalam diri kita ya.

Satu hal yang kemungkinan kudu kita utamakan adalah, mengapa belief atau keyakinan keliru yang diajarkan secara turun-temurun ini suatu hal yang kerap orangtua lakukan? Karena seringkali ada hal-hal yang sesungguhnya keyakinan ini yang keliru namun kita sampaikan kepada anak tanpa kita pertanyakan dulu, apakah itu belief yang bagus atau tidak?

Nah contohnya “Nak, jangan main hujan nanti masuk angin” atau “Ayo mandinya cepet nanti masuk angin” menjadi itu adalah belief-belief yang dibawa dari orangtua yang disampaikan kepada anak itu belum tentu tentu benar, namun terkecuali diulang berkesinambungan pada kelanjutannya bakal menjadi benar juga.

Sekarang telah bukan orangtua kembali yang menanamkan keyakinan yang salah, namun sarana tv, koran dan sarana yang lainnya juga peran dan juga di dalam hal ini. Apa yang menyebakan ini terjadi? Bagaimana belief bisa semudah itu tertanam dan membentuk perilaku kita?

Penjelasan ini amat panjang, kita kudu secara khusus mempelajari mekanisme anggapan manusia, bagaimana kata-kata bisa membentuk sifat manusia. Mudahnya, kata-kata yang kerap diulang-ulang bisa tertanam di di dalam memori manusia dan menjadi suatu sistem keyakinan. Banyaknya kesalahan di dalam memberi tambahan Info dan menanamkan keyakinan dipicu oleh ketidaktahuan bagaimana mekanisme anggapan itu bekerja. Karena kita tidak dulu studi secara khusus perihal mekanisme anggapan manusia.

Seingat aku pas dulu kuliah tidak ada yang pembahasan soal mekanisme pikiran, dan juga hal ini diperparah dengan pengecekan diri yang kurang baik supaya kita tidak sudi memikirkan kembali dampak dari suatu kata-kata atau tindakan pada anak kita.

Jika belief atau keyakinan yang anda turunkan kepada anak itu adalah suatu hal yang positif, itu amat baik sekali. Misalkan “Nak, mengerti tidak terkecuali kita ini keturunan orang pintar, anda tentu menjadi anak yang pintar dan cerdas”. Tetapi bisa juga belief atau keyakinan yang diturunkan itu negatif “Nak hidup ini itu susah, anda kudu studi yang rajin supaya bisa pekerjaan yang bagus” kemungkinan anda kerap mendengar nasehat seperti ini.

Saya dulu juga orang yang dinasehati seperti itu. Harus studi rajin supaya bisa pekerjaan yang bagus. Betul? Orangtua itu lupa berpikir apakah anaknya kudu menjadi karyawan saja? Apakah terkecuali nilainya di sekolah buruk dia tidak bisa sukses? Kenapa orangtua tidak menyatakan “Kamu kudu rajin studi supaya besok bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak sekali” betul? Jadi untuk jauhi kesalahan ini cobalah analisa tradisi anda di dalam mengomentari sesuatu. Ketika anda memandang suatu perihal dan mengomentari, cobalah acuhkan apakah kata-kata anda telah benar? Dan apa dampak dari perkataan itu kepada anak anda.

Semoga bermanfaat.

Bisakah Hypnosis Mengubah Karakter Anak?

Bisakah Hypnosis Mengubah Karakter Anak?

“Halo selamat pagi pak, saya Ibu Ani” nada diseberang sana yang lumayan saya kenal. Saya lagi menanyakan kabarnya “Hai bu ani, bagaimana kabarnya? Ada kabar apa nih Bu?” Sapa saya ke bu ani. “Begini, saya mengucapkan terima kasih pak, Cindy sudah tidak berkata kasar lagi, dan saat ini sudah tidak main tangan lagi” jawab Bu Ani. “Wah bagus Bu, apa yang ibu lakukan, agar Cindy beralih drastis?” bertanya saya. “Hanya melakukan yang papa sarankan, berkata pada cindy pada pas dia tidur”.

Pembaca yang budiman, tehnik yang saya memberikan kepada Ibu Ani adalah Hypnosleep, ini adalah tehnik yang lumayan enteng dan sangat ampuh untuk membuat perubahan karakter anak. Saya bakal bagikan caranya secara detil. Banyak persoalan untuk anak usia 10 th. kebawah, bahkan orang dewasapun (pasangan suami–istri), dapat menyelesaikan permasalahannya dengan Hypnosleep. contoh surat penawaran harga

Saya bagikan beberapa cerita singkat mengatasi persoalan dengan gunakan Hynosleep. Rekan saya Ibu Ani menelpon saya, dan berkeluh kesah terkecuali anaknya Cindy yang berusia 3,5 th. punyai perilaku agresif yang kurang menyenangkan.

Ibu Ani adalah pemilik salon, karyawati yang bekerja disalon selanjutnya sering dipukul dan ditarik rambutnya oleh Cindy. Jika Cindy kesal maka, Cindy bakal memukul siapa saja yang berada didekatnya, khususnya orang yang Cindy kenal.

Setelah melalui wawancara singkat melalui telepon, ternyata perilaku Cindy diperoleh berasal dari Ibu Ani sendiri. Ketika memarahi Cindy, Ibu Ani sering memukul kakinya. Dan pola layaknya ini di pelajari oleh Cindy, terkecuali dia sedang kesal maka dia bakal memukul.

Kemudian, saya mengajarkan tehnik Hypnosleep via telepon kepada Ibu Ani, dan juga memintanya untuk mempengaruhi cara dia meluapkan emosi kepada Cindy. Serta beri tambahan beberapa nasehat untuk membuat perubahan cara pandang Ibu Ani pada tumbuh kembang anak.

Selesai obrolan di telepon, 5 minggu lantas Ibu Ani menghubungi saya lagi. Ternyata perilaku memukul anaknya sudah hilang keseluruhan hanya gunakan Hypnosleep, dan membuat perubahan cara pandangnya pada tumbuh kembang anak. Tetapi tersedia hal lain yang dikeluhkan, “Sekarang Cindy terkecuali berkata kasar pak”, ungkap Ibu Ani pada saya. “Kasar layaknya apa?” bertanya saya. “Kalau orang tidak menyadari maksud Cindy, atau permintaan Cindy tidak terpenuhi maka dia berkata goblok, bodoh” jawab Ibu Ani.

Lalu saya mencoba mencari menyadari darimana dia belajar perkataan itu. Dan ternyata hal itu disebabkan oleh karyawati Ibu Ani yang sering bercanda dengan berkata kasar kepada sahabatnya, dan Cindy seringkali bermain dengan karyawati itu. Kemudian hal yang mirip saya minta kepada Ibu Ani untuk membuat perubahan lingkungannya, beri tambahan pengertian kepada karyawatinya, dan melakukan Hypnosleep. Apa yang terjadi? 1 Bulan kemudian, saya mendapat laporan Cindy sudah beralih drastis.

Rekan saya Ibu Mita, punyai suami yang punyai kebiasaan “lelet” pas pagi sehabis bangun tidur, agar Ibu Mita sering terlambat terkecuali sampai di tempat kerja. Setelah menceritakan hal itu, saya memberi saran gunakan Hypnosleep. Esok harinya Ibu Mita merasa keheranan, dikarenakan suaminya sudah beralih drastis, bangun tidur langsung mandi, tidak “lelet” lagi, dan berangkat kerja bersama.

Apakah Hypnosleep? Pada dasarnya mirip dengan Hypnosis, pastinya anda menyadari proses Hypnosis. Yaitu orang yang sadar, lantas dengan tehnik induksi diturunkan tingkat kesadarannya dengan berfokus pada satu hal (suara terapis), agar mengalami relaksasi yang didalam di semua tubuhnya lantas sugesti diberikan.

Itulah proses yang berlangsung pada Hypnosis. Nah, proses Hypnosleep adalah kebalikan Hypnosis. Dalam Hypnosleep kita menaikan kesadaran seseorang berasal dari suasana anak tertidur pulas ke suasana Hypnosis (Trance), lantas sugesti diberikan pada pas suasana Hypnosis (Trance), kita naikan kesadarannya, lantas diberikan sugesti dan sehabis itu anak ditidurkan lagi. Nah, cara – cara didalam beri tambahan Hypnosleep adalah:

1. Langkah awal adalah membuat sugesti yang bakal anda sampaikan secara tertulis, agar kita tidak berpikir menyusun kata-kata pas melakukan Hypnosleep. Hendaknya pendek, singkat dan jelas. Perhatikan juga pemakaian kata yang tepat. Intinya adalah mengatakan apa yang kita inginkan dengan kata-kata positif, menjauhkan kata-kata negatif (tidak, jangan, dan lain-lain).

2. Amati kuantitas tarikan napas anak. Hendaknya 6-8 tarikan napas per menit. Ini untuk menjamin bahwa anak tertidur pulas. Yang paling ideal adalah 6-7 tarikan napas per menit.

3. Dekati anak dengan lembut untuk melakukan bypass pada pikiran kritisnya. Goyang tubuh anak dengan memegang dagunya. Goyangkan sedikit ke kiri dan kanan sambil mengucapkan kata-kata dengan nada nada rendah dan datar. “Ini ….. (mama/papa) yang bicara. Kamu dapat dengar ….. (mama/papa) tetapi selalu tutup mata! Kamu dapat dengar ….. (mama/papa) tetapi selalu tutup mata! Kamu dapat dengar ….. (mama/papa) tetapi selalu tutup mata!”

4. Jika anak tertidur sangat lelap kata-kata diatas mungkin harus diulangi beberapa kali, agar dapat menembus level pikiran bawah sadarnya. Lanjutkan “Jika anda dengar gerakkan jari telunjuk atau ibu jari yang (mama/papa) sentuh. Jika anda dengar gerakkan jari telunjuk yang (mama/papa) sentuh. Kamu dapat dengar ….. (mama/papa) tetapi selalu tutup mata!”

5. Setelah itu bacakan sugesti yang sudah anda susun tadi 3 atau 4 kali untuk meyakinkan sampai ke bawah sadarnya.

6. Lalu tutup dengan kata-kata selanjutnya “Kalau saya berhenti berkata maka anda bakal lagi tidur nyenyak layaknya tadi. Kamu tidak bakal mengingat apa yang baru saya sampaikan tetapi anda merasakan suatu pergantian didalam dirimu saat bangun esok pagi dengan sangat segar. Sekarang tidurlah lagi dengan sangat nyenyak!”

7. Saat mengucapkan sugesti, hendaknya dengan suatu kepercayaan bahwa apa yang kita ucapkan diterima dan dipahami oleh anak. Keyakinan layaknya apa yang saya maksud? Seyakin terkecuali anda makan krupuk, maka krupuk selanjutnya tentu hancur didalam mulut anda.

8. Keesokan hari dan seterusnya berlakulah layaknya sudah berlangsung pergantian (kelanjutan berasal dari point no 7). Jika belum lihat pergantian nyata secara janganlah gusar dan berpikiran negatif. Biarkan proses pergantian berlangsung di didalam lebih dahulu. Bila harus anda ulangi Hypnosleep lagi pada malam harinya dengan kata-kata yang sama.

9. Disamping sugesti yang diberikan lingkungan juga harus dirubah untuk menunjang pergantian anak dan juga memfasilitasi pergantian anak, lingkungan di sini juga sikap ayah, ibu, pengasuh, serta. Misal anak suka berkata kasar, maka ciptakan lingkungan yang tidak tersedia lagi kata-kata kasar selanjutnya terucap.

10. Ketika ia merasa menunjukkan pergantian menjauhkan pemakaian kata-kata “Kok tumben ya saat ini ngomongnya baik?” atau kata-kata semacam itu. Sebaliknya dukung dengan kata-kata “Bagus jadi hari belajar itu jadi dapat berkata dengan sopan ya?”

11. Untuk tiap tiap persoalan yang anda sugestikan beri pas sampai berlangsung pergantian baru beralih ke persoalan yang lain.

Berikut ini misal sugesti untuk Hypnosleep:

Semakin hari belajar adalah aktivitas yang sangat menyenangkan
Mulai besok dan seterusnya anda bakal enteng bangun jam 6 pagi.
Semakin hari anda jadi sayang mirip adik / kakak kamu.
Mulai besok dan seterusnya enteng bagi anda untuk belajar berhitung
Semakin hari membaca adalah aktivitas yang menyenangkan.
Setelah membaca beberapa langkah di atas, saat ini kita menyadari bahwa Hypnosleep bukanlah jalan pintas satu-satunya. Ada prasyarat lain yang harus kita melakukan secara menyadari didalam suasana sehari-hari untuk menunjang sugesti yang sudah dimasukkan. Hal ini dimaksudkan agar pikiran bawah menyadari anak dapat diyakinkan untuk berubah.

Dan ingatlah bahwa pergantian dapat berlangsung dengan beberapa kemungkinan. Bisa langsung berlangsung seketika, dapat secara bertahap, dan dapat juga tidak berlangsung apa pun tetapi sehabis beberapa minggu berlangsung lompatan perilaku layaknya yang kita harapkan. Bagaimanapun tetaplah yakin bahwa yang berlangsung pada diri anak adalah yang terbaik.

Semoga bermanfaat.

Bisakah Hypnosis Mengubah Karakter Ana

Bisakah Hypnosis Mengubah Karakter Ana

“Halo selamat pagi pak, aku Ibu Ani” nada diseberang sana yang lumayan aku kenal. Saya ulang bertanya kabarnya “Hai bu ani, bagaimana kabarnya? Ada kabar apa nih Bu?” Sapa aku ke bu ani. “Begini, aku mengucapkan menerima kasih pak, Cindy telah tidak bicara kasar lagi, dan saat ini telah tidak main tangan lagi” jawab Bu Ani. “Wah bagus Bu, apa yang ibu lakukan, supaya Cindy berubah drastis?” tanya saya. “Hanya jalankan yang ayah sarankan, bicara terhadap cindy terhadap selagi dia tidur”.

Pembaca yang budiman, tehnik yang aku berikan kepada Ibu Ani adalah Hypnosleep, ini adalah tehnik yang lumayan gampang dan benar-benar ampuh untuk membuat perubahan karakter anak. Saya akan bagikan caranya secara detil. Banyak masalah untuk anak usia 10 tahun kebawah, apalagi orang dewasapun (pasangan suami–istri), sanggup menyelesaikan permasalahannya dengan Hypnosleep.

Saya bagikan beberapa cerita singkat menangani masalah dengan memanfaatkan Hynosleep. Rekan aku Ibu Ani menelpon saya, dan berkeluh kesah jika anaknya Cindy yang berusia 3,5 tahun memiliki prilaku agresif yang tidak cukup menyenangkan.

Ibu Ani adalah pemilik salon, karyawati yang bekerja disalon berikut kerap dipukul dan ditarik rambutnya oleh Cindy. Jika Cindy kesal maka, Cindy akan memukul siapa saja yang berada didekatnya, lebih-lebih orang yang Cindy kenal. contoh surat penawaran harga

Setelah melalui wawancara singkat melalui telepon, ternyata prilaku Cindy diperoleh berasal dari Ibu Ani sendiri. Ketika memarahi Cindy, Ibu Ani kerap memukul kakinya. Dan pola layaknya ini di pelajari oleh Cindy, jika dia sedang kesal maka dia akan memukul.

Kemudian, aku mengajarkan tehnik Hypnosleep via telepon kepada Ibu Ani, serta memintanya untuk memengaruhi cara dia meluapkan emosi kepada Cindy. Serta memberi tambahan beberapa nasehat untuk membuat perubahan cara pandang Ibu Ani terhadap tumbuh kembang anak.

Selesai percakapan di telepon, 5 minggu kemudian Ibu Ani menghubungi aku lagi. Ternyata prilaku memukul anaknya telah hilang total cuma memanfaatkan Hypnosleep, dan membuat perubahan cara pandangnya terhadap tumbuh kembang anak. Tetapi ada perihal lain yang dikeluhkan, “Sekarang Cindy jika bicara kasar pak”, ungkap Ibu Ani terhadap saya. “Kasar layaknya apa?” tanya saya. “Kalau orang tidak mengetahui maksud Cindy, atau keinginan Cindy tidak terpenuhi maka dia bicara goblok, bodoh” jawab Ibu Ani.

Lalu aku coba melacak mengetahui darimana dia belajar perkataan itu. Dan ternyata perihal itu disebabkan oleh karyawati Ibu Ani yang kerap bercanda dengan bicara kasar kepada sahabatnya, dan Cindy seringkali bermain dengan karyawati itu. Kemudian perihal yang mirip aku minta kepada Ibu Ani untuk membuat perubahan lingkungannya, memberi tambahan pengertian kepada karyawatinya, dan jalankan Hypnosleep. Apa yang terjadi? 1 Bulan kemudian, aku mendapat laporan Cindy telah berubah drastis.

Rekan aku Ibu Mita, memiliki suami yang memiliki tradisi “lelet” selagi pagi sesudah bangun tidur, supaya Ibu Mita kerap terlambat jika sampai di daerah kerja. Setelah menceritakan perihal itu, aku memberi saran memanfaatkan Hypnosleep. Esok harinya Ibu Mita mulai keheranan, sebab suaminya telah berubah drastis, bangun tidur segera mandi, tidak “lelet” lagi, dan berangkat kerja bersama.

Apakah Hypnosleep? Pada dasarnya mirip dengan Hypnosis, tentunya anda mengetahui proses Hypnosis. Yaitu orang yang sadar, kemudian dengan tehnik induksi diturunkan tingkat kesadarannya dengan berfokus terhadap satu perihal (suara terapis), supaya mengalami relaksasi yang didalam di seluruh tubuhnya kemudian sugesti diberikan.

Itulah proses yang berlangsung terhadap Hypnosis. Nah, proses Hypnosleep adalah kebalikan Hypnosis. Dalam Hypnosleep kita menaikan kesadaran seseorang berasal dari situasi anak tertidur pulas ke situasi Hypnosis (Trance), kemudian sugesti diberikan terhadap selagi situasi Hypnosis (Trance), kita naikan kesadarannya, kemudian diberikan sugesti dan sesudah itu anak ditidurkan lagi. Nah, cara – cara didalam memberi tambahan Hypnosleep adalah:

1. Langkah awal adalah memicu sugesti yang akan anda sampaikan secara tertulis, supaya kita tidak berpikir menyusun kalimat selagi jalankan Hypnosleep. Hendaknya pendek, singkat dan jelas. Perhatikan termasuk penggunaan kata yang tepat. Intinya adalah menyebutkan apa yang kita idamkan dengan kalimat positif, hindari kalimat negatif (tidak, jangan, dan lain-lain).

2. Amati kuantitas tarikan napas anak. Hendaknya 6-8 tarikan napas per menit. Ini untuk menanggung bahwa anak tertidur pulas. Yang paling ideal adalah 6-7 tarikan napas per menit.

3. Dekati anak dengan lembut untuk jalankan bypass terhadap asumsi kritisnya. Goyang tubuh anak dengan memegang dagunya. Goyangkan sedikit ke kiri dan kanan sambil mengucapkan kalimat dengan nada nada rendah dan datar. “Ini ….. (mama/papa) yang bicara. Kamu sanggup dengar ….. (mama/papa) tapi senantiasa tutup mata! Kamu sanggup dengar ….. (mama/papa) tapi senantiasa tutup mata! Kamu sanggup dengar ….. (mama/papa) tapi senantiasa tutup mata!”

4. Jika anak tertidur benar-benar lelap kalimat diatas mungkin wajib diulangi beberapa kali, supaya sanggup menembus level asumsi bawah sadarnya. Lanjutkan “Jika anda dengar gerakkan jari telunjuk atau ibu jari yang (mama/papa) sentuh. Jika anda dengar gerakkan jari telunjuk yang (mama/papa) sentuh. Kamu sanggup dengar ….. (mama/papa) tapi senantiasa tutup mata!”

5. Setelah itu bacakan sugesti yang telah anda susun tadi 3 atau 4 kali untuk memastikan sampai ke bawah sadarnya.

6. Lalu tutup dengan kalimat berikut “Kalau aku berhenti bicara maka anda akan ulang tidur nyenyak layaknya tadi. Kamu tidak akan mengingat apa yang baru aku sampaikan tapi anda merasakan suatu pergantian didalam dirimu disaat bangun esok pagi dengan benar-benar segar. Sekarang tidurlah ulang dengan benar-benar nyenyak!”

7. Saat mengucapkan sugesti, hendaknya dengan suatu kepercayaan bahwa apa yang kita ucapkan diterima dan dipahami oleh anak. Keyakinan layaknya apa yang aku maksud? Seyakin jika anda makan krupuk, maka krupuk berikut tentu hancur didalam mulut anda.

8. Keesokan hari dan setelah itu berlakulah layaknya telah berlangsung pergantian (kelanjutan berasal dari point nomor 7). Jika belum lihat pergantian nyata secara janganlah gusar dan berpikiran negatif. Biarkan proses pergantian berlangsung di didalam lebih dahulu. Bila wajib anda mengulangi Hypnosleep ulang terhadap malam harinya dengan kalimat yang sama.

9. Disamping sugesti yang diberikan lingkungan termasuk wajib dirubah untuk menopang pergantian anak serta memfasilitasi pergantian anak, lingkungan di sini termasuk sikap ayah, ibu, pengasuh, serta. Misal anak senang bicara kasar, maka ciptakan lingkungan yang tidak ada ulang kalimat kasar berikut terucap.

10. Ketika ia mulai perlihatkan pergantian hindari penggunaan kalimat “Kok tumben ya saat ini ngomongnya baik?” atau kalimat semacam itu. Sebaliknya dukung dengan kalimat “Bagus tambah hari belajar itu tambah sanggup bicara dengan sopan ya?”

11. Untuk setiap masalah yang anda sugestikan beri selagi sampai berlangsung pergantian baru berubah ke masalah yang lain.

Berikut ini perumpamaan sugesti untuk Hypnosleep:

Semakin hari belajar adalah kesibukan yang benar-benar menyenangkan
Mulai besok dan setelah itu anda akan gampang bangun jam 6 pagi.
Semakin hari anda tambah sayang mirip adik / kakak kamu.
Mulai besok dan setelah itu gampang bagi anda untuk belajar berhitung
Semakin hari membaca adalah kesibukan yang menyenangkan.
Setelah membaca langkah-langkah di atas, saat ini kita mengetahui bahwa Hypnosleep bukanlah jalur pintas satu-satunya. Ada prasyarat lain yang wajib kita jalankan secara mengetahui didalam situasi sehari-hari untuk menopang sugesti yang telah dimasukkan. Hal ini dimaksudkan supaya asumsi bawah mengetahui anak sanggup diyakinkan untuk berubah.

Dan ingatlah bahwa pergantian sanggup berlangsung dengan beberapa kemungkinan. Bisa segera berlangsung seketika, sanggup secara bertahap, dan sanggup termasuk tidak berlangsung apa-pun tapi sesudah beberapa minggu berlangsung lompatan prilaku layaknya yang kita harapkan. Bagaimanapun tetaplah percaya bahwa yang berlangsung terhadap diri anak adalah yang terbaik.

Semoga bermanfaat.

Cara Ampuh Mengatasi Persaingan Antar Saudara

Cara Ampuh Mengatasi Persaingan Antar Saudara

Jika anda mempunyai anak tunggal pasti tidak dapat mengalami kasus ini. Tetapi kalau anda mempunyai 2 orang anak atau lebih-lebih lebih, maka ini adalah sesuatu yang sanggup sebabkan kepala anda pusing, lebih-lebih barangkali sanggup sebabkan anda histeris.

Banyak orangtua sering mengeluhkan, “Saya tidak habis pikir dia itu sanggup mengirikan kakaknya?” atau “Bagaimana dia sanggup mengirikan adiknya? Kan saya udah berlaku adil pada mereka.” Ungkap orangtua pada umumnya.

Anda tidak mengetahui apa yang mesti dikerjakan dengan kasus ini? Persaingan antar saudara senang tidak senang pasti terjadi. Ini adalah sebuah kasus untuk perlihatkan jati diri berasal dari tiap-tiap anak. Setiap manusia lebih-lebih anak-anak mendambakan dirinya dianggap sebagai sosok individu yang spesial. Inilah yang berlangsung pada anak-anak kita.

Misalkan, seorang kakak dipuji sebab ia pintar menggambar atau pintar berhitung. Nah, si adik tentu saja juga mendambakan dipuji, namun bukan pada hal yang mirip mungkin. Mungkin ia dapat terasa “Saya tidak barangkali bersaing disitu sebab kakak saya lebih bagus” atau “Adik saya lebih bagus.” Maka ia dapat melacak bidang yang lain.

Jika anda tidak tanggap pada hal ini, inilah yang dapat sebabkan kompetisi itu jadi tambah sengit. Seringkali orangtua menyatakan “Aduh hebatnya kamu.” Nah, kala ia menyatakan ini di depan adik atau kakaknya, maka adik atau kakak selanjutnya sanggup jadi dapat terasa tersinggung “Kenapa dia yang dipuji, kok bukan saya.” Bagaimana mengatasi hal ini?

Sebenarnya simple sekali, misalkan anda berhadapan dengan anak nomer 1 dan anda mendambakan memuji dia. Anda sanggup menyatakan layaknya ini “Wah, hebat nih bagus sekali gambar kamu, mirip ya layaknya juga gambar adik.” Anda memuji anak anda yang nomer 1, namun anda juga memuji adiknya.

Atau sebaliknya anda berhadapan dengan anak anda yang nomer 2, dan di dekatnya tersedia anak nomer 1. Anda menyatakan “Nah, ini nih baru anak mama hebat mirip layaknya kakaknya.” Kebanyakan yang dikerjakan para orangtua adalah memuji secara personal anak yang bersangkutan.

Misalkan seorang adik sanggup menyelesaikan sebuah tugas dengan baik, umumnya orangtua segera memujinya “Nah, begitu hebat”. Jika anak anda yang pertama diam, bukan artinya dia tidak miliki perasaan apa-pun disana. Jika ini sering berlangsung dibawah sadarnya dia dapat terasa bahwa “Mama hanya sayan dengan adik, bukan dengan saya.”

Hal ini sanggup terjadi, jadi berhati-hatilah pada hal tersebut. Jika anda mendambakan memuji dan tersedia anak lain disana, pastikan memuji anak selanjutnya secara tidak langsung. Jika tidak tersedia anak lainnya anda boleh sampaikan pujian anda secara personal pada anak tersebut.

Masalah yang lain adalah sebab kurangnya pas teristimewa dengan tiap-tiap anak. Suatu hari pada pas selesai sebuah seminar, seorang bapak menghampiri saya dan menyatakan bahwa dia miliki problem untuk mengatasi kompetisi antara anak-anaknya. Dia miliki 2 orang anak dan dia menyatakan bahwa dia udah bersikap adil kepada mereka semua. Bahkan mereka selamanya keluar bersama-sama sebagai sebuah keluarga, namun mengapa hal ini masih sanggup terjadi.

Kemudian saya bertanya pada sang bapak ini. “Pak, apakah bapak pernah mengajak tidak benar seorang anak saja untuk pergi keluar dengan bapak sendiri? Atau barangkali dengan bapak dan ibu?” Jawabnya “Itu tidak pernah berlangsung sepanjang 13 th. saya menikah dan berkeluarga. Kita selamanya pergi bersama-sama.” Nah, inilah masalahnya “Loh, kok bisa?” Kata bapak itu terkejut.

Mungkin anda sanggup juga menyatakan “Bukankah itu juga hal yang bagus? Keluar bersama-sama sebagai sebuah keluarga. Bukankah itu menjalin sebuah kebersamaan?” Ya, itu sebetulnya menjalin sebuah kebersamaan, namun anak anda juga butuh sesuatu yang lain lagi. Dia mendambakan dianggap sebagai individu yang spesial.

Ketika anda keluar hanya dengan tidak benar satu anak saja, katakanlah dengan anak nomer 1 saja kali ini, maka dia dapat terasa bahwa dirinya spesial. Ia dapat terasa bahwa dirinya adalah yang diperhatikan untuk pas itu. Lain kali kala anda keluar dengan anak nomer 2 saja, dan dia dapat terasa bahwa dia juga diperhatikan.

Karena sebagai anak nomer 2, hal yang yang sering berlangsung adalah dia dapat selau terasa sebagai nomer 2, sebab sebetulnya itulah kenyataannya. Dia tidak dapat pernah merasakan kapan jadi nomer 1. Nah, sampai dia tua pun si kakak pasti jadi nomer 1 dan ia jadi nomer 2, bukankah layaknya itu.

Karena itu anda mesti mengantisipasi perasaan ini, dengan cara menjadikannya nomer 1 pada satu pas tertentu. Ajaklah dia keluar, istimewakan dia, bikin dia terasa bahwa dirinya nomer 1. Imbangi dengan sebuah nasihat bahwa kakaknya juga penting.

Katakan kepada anak anda yang nomer 2, misalkan pada pas anda barangkali mengajaknya makan di luar, “Bagaimana kalau kami belikan kakak makanan kesukaanya?” Disini anda membuatnya terasa penting, namun anda juga membuatnya untuk mempunyai rasa perduli pada saudaranya sendiri.

Nah, itu adalah hal-hal yang kecil yang sanggup anda lakukan, supaya persaingan-persaingan layaknya ini tidak mencuat jadi sebuah isu yang panas di dalam keluarga. Lakukan hal ini sejak mereka masih kecil.

“Bagaimana kalau anak saya udah besar?” Anda masih miliki pas untuk melakukannya sekarang. Perbaiki seluruhnya dan anda dapat memandang jalinan mereka dapat jauh lebih baik lagi, dan sebagai sebuah keluarga dapat sangat kokoh dan sangat kuat.

Semoga bermanfaat.

Baca juga :